Jakarta,Itech- GO-FOOD Festival yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), kian mendapat respons besar dari masyarakat Jakarta dan sekitar. Melalui kegiatan ini, Go-Jek, sebagai penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia melalui layanan Go-food, bertekad menjadi agregator kuliner terbesar di Indonesia untuk membantu pengusaha UMKM kuliner agar bisa terus bertumbuh dan memperluas pasar.
“Kegiatan GBK GO-FOOD Festival ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kuliner Nasional. Sejak dibuka (5/5) lalu hingga hari ini respons masyarakat cukup antusias. Biasanya pengunjung mulai ramai pada sore hari. Dengan lokasinya yang strategis, banyak warga sepulang kerja yang menyempatkan mampir.Apalagi di sekitar sini juga banyak perkantoran. Memang nuansanya sengaja kita buat dengan dukungan dekorasi dan penataan yang meriah, supaya orang banyak tertarik untuk datang di wisata kuliner ini, termasuk untuk keluarga,” ungkap Michael Say selaku VP Corporate Communications Go-Jek pada wartawan di acara “Media Experience Hari Kuliner Nasional & GBK GO-FOOD Festival” (9/5), di GKB-Jakarta.
Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan big data (data besar) dalam usaha e-commerce dan online, serta menjelaskan banyak hal tentang kriteria dibalik pemilihan merchant di GO-FOOD Festival, serta menjawab beberapa pertanyaan terkait Hari Kuliner Nasional & GBK GO-FOOD Festival ini. Untuk mendukung awak media, juga disediakan media center sebagai tempat penulisan berita serta menyediakan akses Wi-Fi dan voucher GO-PAY.
Para awak media juga diberi kesempatan untuk berkeliling dan merasakan megahnya suasana pesta UMKM kuliner serta mencicipi ragam kuliner dari mitra-mitra UMKM sukses yang telah bergabung bersama GO-FOOD. Saat ini sudah 60 mitra UMKM yang bergabung dan sebagian masih dalam persiapan yang ditargetkan menjadi 100 mitra yang ikut berjualan di ajang ini. Tak hanya dari Jakarta dan sekitar, namun merchant juga ada yang berasal dari luar kota dalam Go-Food Festival GBKL ini. Seperti Aming Coffe dari Pontianak, Ayam Asap De Harmony Palembang, Jankjaankwings Surabaya & Malang, Ayam Penyet Hang Dihi bandar lampung dan lainnya.
Melalui GBK Go-Food Festival ini, Go-Jek bertekad untuk terus mendukung usaha kuliner nusantara dari UMKM agar bisa terus bertumbuh dan memperluas pasarnya. Komitmen ini juga ditunjukkan dengan penyelenggaraan Hari Kuliner Nasional Go-Food yang dilakukan serentak di 11 kota di Indonesia, termasuk Makassar. Kegiatan kuliner raksasa terbesar di Indonesia yang pertama kali dilakukan oleh GO-JEK tersebut diikuti oleh lebih dari 7.000 merchant outlet Go-Food dan rekan usaha Go-Pay.
Ditambahkan, layanan Go-Food kini telah tumbuh menjadi salah satu layanan pesan antar terbesar di dunia, di luar Tiongkok. Saat ini telah menggandeng 150 ribu merchant di seluruh Indonesia. Melalui layanan ini, pihaknya optimistis bisa terus membantu UMKM untuk lebih berkembang sehingga Go-Jek bisa makin memberikan dampak positif bagi perekonomian di Indonesia, terutama melalui pemberdayaan UMKM yang selama ini bisa menjadi penopang besar bari roda pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Red-AC)














