ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BJ Habibie : Riset harus Miliki Nilai Tambah

Ahmad Churi
10 May 2018 | 09:40
rubrik: E-Gov
BJ Habibie : Riset harus Miliki Nilai Tambah
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Presiden ke-3 RI BJ Habibie mengingatkan pentingnya riset yang perlu memberi nilai tambah. Bahkan di Dewan Riset Nasional (DRN) dan Dewan Riset Daerah harus membuat garis besar haluan sebagai acuan untuk mengembangkan potensi yang bangsa ini miliki. “DRN bekerja sama dengan parpol untuk susun garis besar haluan negara. Diperjuangkan jadi garis besar haluan negara jangan sebaliknya itu dihilangkan,” ungkapnya dalam dialog nasional Meningkatkan Inovasi Iptek untuk Mendorong Industri Dalam Negeri, Mewujudkan Ekonomi Pancasila yang digelar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di Jakarta, Rabu (9/5).

Hadir pula dalam acara tersebut, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Kepala BPPT Unggul Priyanto serta Anggota DPR-RI Dyah Pitaloka.

Selain itu, BJ Habibie menekankan pentingnya Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang terbarukan, yaitu bukan hanya pintar dari sisi pengetahuan tetapi juga memegang prinsip prinsip kebudayaan, agama dan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pasalnya, SDM terbarukan adalah manusia yang sehat, dibina perilakunya antar sesama manusia, sehingga tidak cukup hanya diasah otaknya.

“Kita harus konsentrasi pada SDM, pendidikan itu sudah jelas, tapi bagaimana dengan budayanya. Jika orang pintar tapi tidak berbudaya bisa bahaya loh. Keduanya harus berjalan beriringan. Sama halnya jika ingin menjadikan suatu negara maju dan berdaya saing, SDM terbarukan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) harus dioptimalkan. Untuk itu semua dibutuhkan teknologi. Tidak ada satu teknologi yang hanya berakar dari satu disipilin ilmu, tapi multidisiplin ilmu,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Megawati pun mendorong penguatan peran BPPT sebagai institusi penting dalam bidang pengkajian dan penerapan teknologi untuk mendorong daya saing bangsa. Tak hanya itu, dia   pun mendukung revolusi industri 4.0 yang digelorakan Presiden RI Joko Widodo. Untuk itu peran riset harus diperkuat. Tak hanya itu, jika ingin riset kuat maka anggaran riset pun perlu ditingkatkan.

BACA JUGA:  e-voting Dinilai Tepat Untuk Pemilukada Langsung

Bahkan Megawati pun menyinggung minimnya anggaran riset di Indonesia yakni  hanya 0,25 persen dari produk domestik bruto berdasarkan data UNESCO tahun 2016. Kemudian di 2018 anggaran riset dari seluruh kementerian dan lembaga Rp24,9 triliun dari total APBN Rp2.221 triliun. Anggaran murni riset hanya 43,7 persen sekitar Rp10,89 triliun atau hanya 0,49 persen. “Dari dulu saya bilang kenapa masih nol koma terus, satu persen saja sudah lumayan loh. Bahkan saya pernah minta ke pak Nasir (Menristekdikti) coba diusulkan jadi 5 persen,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPPT Unggul Priyanto berpandangan, saat ini Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi dengan meningkatkan SDM iptek. Kesejahteraan dan kemandirian bangsa ini akan semakin hebat dengan dikuasainya inovasi dan teknologi. Inovasi yang dimaksud harus memberikan nilai tambah. Hasil riset pun harus bisa dihilirisasi. “Ke depan jika iptek menjadi dasar pengambilan kebijakan hendaknya berdasarkan kewenangan dan fungsi suatu institusi. Hal ini dimaksudkan agar masukan berdasarkan kajian iptek tersebut tepat,” tambahnya.

Lebih lanjut Kepala BPPT mengungkapkan, dialog nasional ini merupakan tonggak penting bagi peningkatan peran dan kontribusi teknologi, guna mendorong pembangunan industri nasional yang mandiri dan berdaya saing untuk mewujudkan ekonomi Pancasila.

“Melalui dialog ini kami harapkan tercipta solusi yang fokus dan komprehensif tentang peningkatan kontribusi dan peran lembaga litbang kaji terap, dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi/alih teknologi dan inovasi yang dibutuhkan untuk mendorong pembangunan industri nasional yang mandiri dan berdaya saing,” paparnya.

Disebutkan, perekonomian Indonesia saat ini, ada pada tingkatan ekonomi berbasis peningkatan efisien. Hal ini perlu didorong untuk mencapai tingkatan ekonomi berbasis inovasi dan kecanggihan, agar mampu mengejar ketertinggalan dan menciptakan lompatan. Untuk itu, sebagai solusi diperlukan optimalisasi, atau lebih diberdayakannya peran institusi riset dalam mendukung kebijakan nasional. Sebagai contoh adalah peran masing-masing lembaga yang ada sekarang, yakni LIPI yang lebih mengutamakan pada riset-riset dasar, sementara itu BPPT lebih mengutamakan kegiatan di hilir. (red)

BACA JUGA:  Begini Cara Kerja Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT untuk Atasi Banjir
Tags: bppt
Previous Post

Aplikasikan Teknologi Berkelas Gansu Perkuat Pasar Indonesia

Next Post

Bukan Mewah, Orang Indonesia Lebih Suka Laptop Ringan dan Baterai Tahan Lama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Muaro Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui ‘House of Future’, V2 Indonesia Hadirkan Pengalaman Baru Nikmati Teknologi Terkini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geber Digitalisasi, BTN Grand Launching Super Apps bale by BTN

    2 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto