ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Segala sesuatu yang Anda ingin ketahui tentang blockchain

Teguh Imam Suyudi
22 June 2018 | 16:30
rubrik: Digital, Expert
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/Cara-kerja-blockchain.png

Cara kerja blockchain yang mendukung bitcoin (weforum.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa itu blockchain dan bagaimana cara kerjanya?

Blockchain adalah salah satu kata kunci terbesar dalam teknologi saat ini. Tetapi apakah itu? Dan mengapa semua teman dan keluarga membicarakannya?

Mari mulai dari awal. Aplikasi besar pertama dari teknologi blockchain adalah bitcoin yang dirilis pada tahun 2009. Bitcoin adalah cryptocurrency dan blockchain adalah teknologi yang mendukungnya.

Cryptocurrency mengacu pada koin digital yang berjalan pada blockchain.

Memahami bagaimana blockchain bekerja untuk bitcoin akan memungkinkan kita untuk melihat bagaimana teknologi blockchain dapat ditransfer ke banyak kasus penggunaan di dunia nyata lainnya.

Bitcoin adalah gagasan dari orang atau sekelompok orang misterius yang dikenal sebagai Satoshi Nakamoto. Tidak ada yang tahu identitas Nakamoto, tetapi visi mereka tertuang dalam whitepaper yang terbit tahun 2009 dengan judul “Bitcoin: Sistem Kas Elektronik Peer-to-Peer.”

Bitcoin didukung teknologi blockchain

Teknologi blockchain yang ada di belakang bitcoin adalah sejenis buku besar umum, atau general ledger dalam akuntasi, yang mencatat dari setiap transaksi yang telah terjadi. Itu tidak bisa dirusak atau diubah secara retrospektif. Para pendukung teknologi tersebut mengatakan hal itu membuat transaksi bitcoin terlindungi dan lebih aman daripada sistem yang ada saat ini.

Berikut beberapa fakta tentang bitcoin:

  • Tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat.
  • Ada batasan jumlah yang beredar yaitu 21 juta bitcoin.
  • Saat ini hanya lebih dari 17 juta bitcoin yang beredar.
  • Identitas pencipta bitcoin yaitu Satoshi Nakamoto tetap menjadi misteri.
  • Bitcoin sering digunakan untuk membeli produk terlarang seperti narkoba.

Transaksi pertama menggunakan bitcoin secara luas diyakini dilakukan oleh programmer bernama Laszlo Hanyecz, yang menghabiskan 10.000 bitcoin untuk membeli dua pizza Papa John’s pada tahun 2010.

BACA JUGA:  Dalam Tiga Bulan, Kominfo Selesaikan Akses Internet di 3.126 Fasyankes

Baca juga: XBlockchain Summit Akan Diselenggarakan di Bali

Bagaimana cara kerjanya?

Bitcoin dengan teknologi blockchain, adalah “desentralisasi,” yang berarti tidak dikontrol oleh satu otoritas pusat.

Sementara mata uang tradisional dikeluarkan oleh bank sentral, sedangkan bitcoin tidak memiliki otoritas pusat. Sebaliknya, bitcoin blockchain dikelola oleh jaringan orang yang dikenal sebagai miner atau penambang.

Para “penambang,” ini kadang-kadang disebut “node” di jaringan, adalah orang-orang menjalankan komputer yang dibangun khusus yang benar-benar bersaing untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks untuk membuat transaksi menggunakan komputer tersebut.

Misalnya, katakanlah ada banyak orang melakukan transaksi bitcoin. Setiap transaksi berasal dari dompet yang memiliki “kunci pribadi.” Ini adalah tanda tangan digital dan memberikan bukti matematis bahwa transaksi telah datang dari pemilik dompet itu.

Sekarang bayangkan banyak transaksi terjadi di seluruh dunia. Transaksi individu ini dikelompokkan bersama menjadi satu blok, yang diatur oleh aturan kriptografi yang ketat. Blok tersebut dikirimkan ke jaringan bitcoin, yang terdiri dari orang-orang yang menjalankan komputer berkekuatan tinggi.

Komputer-komputer ini bersaing untuk memvalidasi transaksi dengan mencoba memecahkan teka-teki matematika kompleks.

Pemenangnya lalu menerima penghargaan dalam bentuk bitcoin.

Blok yang divalidasi ini kemudian ditambahkan ke blok sebelumnya untuk menciptakan rantai blok yang disebut blockchain.

Baca juga: HSBC membuat transaksi keuangan perdagangan pertama di dunia menggunakan blockchain

Blockchain memiliki karakteristik tamperproof alias tidak dapat diubah

Salah satu keunggulan dari blockchain adalah bahwa ia tidak dapat dirusak. Setiap blok yang ditambahkan ke rantai yang sudah ada akan membawa referensi kriptografis yang solid dan aman ke blok sebelumnya.

Referensi itu adalah bagian dari masalah matematika yang perlu dipecahkan untuk membawa blok berikutnya itu masuk ke dalam jaringan dan rantai yang sudah ada. Bagian dari memecahkan teka-teki itu melibatkan pekerjaan menghasilkan nomor acak yang disebut “nonce.” Nonce, dikombinasikan dengan data lain seperti ukuran transaksi, menciptakan sidik jari digital yang disebut hash. Hash ini lalu dienkripsi, sehingga membuatnya aman.

BACA JUGA:  Pekerjaan di bidang blockchain sedang booming di Asia

Setiap hash adalah unik dan harus memenuhi kondisi kriptografi tertentu. Setelah hal ini terjadi maka blok itu selesai dan ditambahkan ke rantai atau jaringan. Jika ingin mengutak-atiknya lagi, itu mengharuskan untuk mengubah setiap blok yang sudah ada sebelumnya, yang jumlahnya lebih dari setengah juta, dan akan membutuhkan teka-teki kriptografi untuk ditambang ulang, dan itu berarti hal yang tidak mungkin.

Intinya, setiap blok baru terbentuk dan ditambahkan ke jaringan atau rantai maka tidak mungkin untuk diubah.

Penulis: Arjun Kharpal, koresponden teknologi CNBC.com

Sumber: CNBC.com

 

Tags: Bitcoinblockchain
Previous Post

Waspada Titik Wi-fi Publik Piala Dunia 2018 Punya Masalah Keamanan

Next Post

Google Luncurkan Fitur Swipe untuk Gmail

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dan UNSRI Perkuat Riset Keamanan Siber dan Blockchain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cloudera dan VAST Data Berkolaborasi Hadirkan Platform Data AI di Mana Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Rilis SSD 990 Terbaru, Suguhkan Performa Tinggi dan Efisiensi Daya Lebih Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto