ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Diaspora AS Diajak Buat Bisnis Digital di Tanah Air

Ahmad Churi
6 August 2018 | 11:43
rubrik: Event
Pemerintah Permudah Regulasi Perizinan Pendirian Startup
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Itech-Para diaspora atau perantau Indonesia di Amerika Serikat (AS) diajak untuk bersama membangun industri digital di Tanah Air. Selain prospeknya menjanjikan, infrastruktur dan ekosistem digital yang ada di Indonesia saat ini, sudah lebih mendukung.

“Tahun 2015-2016, waktu itu saya katakan, jangan kembali ke Indonesia sekarang untuk masuk ke dunia digital. Karena ekosistemnya belum siap, nanti yang ada frustasi. Tapi saat ini, saya menilai waktu yang tepat untuk kembali ke Indonesia untuk masuk industri digital, karena ekosistemnya sudah lebih baik dan  berkembang pesat. Bahkan saat ini sudah ada empat start up unicorn Indonesia serta Palapa Ring untuk mendukung internet kecepatan tinggi. jadi kalau sekarang, saya berani mengatakan, kembalilah ke Indonesia,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika menyampaikan kondisi tren digitalisasi di Tanah Air dan ekosistem ekonomi digital di hadapan alumni serta mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS), pada (04/8), di Hotel Novotel Mangga Besar, Jakarta sebagaimana dilansir Biro Humas Kementerian Kominfo.

Dikatakan, tahun 2030 Indonesia akan mencapai puncak bonus demografi, yaitu kondisi penduduk Indonesia usia produktif menjadi dua kali lebih banyak dibanding yang tidak produktif. Karena itu, untuk mendorong kreatifitas kaum muda, pemerintah saat ini terus memfasilitasi ketersediaan ekosistem ekonomi digital di seluruh pelosok daerah Indonesia. Berbagai fasilitas tersebut bisa mulai dari pembangunan infrastruktur sampai mempermudah perizinan pengembangan jasa usaha start up.

Pemerintah juga menargetkan membangun akses internet cepat (broadband internet) untuk seluruh ibukota kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, bahkan mencakup daerah kabupaten dan pulau yang terpencil. Kebijakan keberpihakan atau affirmative policy ditujukan untuk menyiapkan ekosistem ekonomi digital. Pemerintah di antaranya sudah membuat kebijakan keberpihakan (affirmative) yang intinya seluruh masyarakat memiliki hak akses terhadap internet. Dalam kaitan ini telah dibuat dan diluncurkannya Program Palapa Ring yaitu Tol Informasi yang ditargetkan tahun 2019 selesai. Sebanyak 514 ibukota kabupaten dan kota di Indonesia akan terkoneksi dengan akses internet cepat tersebut.

BACA JUGA:  Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Datascrip & Leica Geosystems Gelar 'Innovate ASIA Tour 2024' di Jakarta

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi dengan membangun serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer. Selain jaringan serat optik, akan diluncurkan pula Satelit Palapa Ring untuk mengintegrasikan jaringan backbone yang telah ada (existing network) dengan yang baru dibuat (new network). Jaringan backbone Palapa Ring akan menjadi andalan para penyelenggara telekomunikasi serta pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia. Saat ini telah terbangun konstruksi fiber optik di Indonesia bagian barat yang sudah beroprasi sejak Maret 2018. Sedangkan di Indonesia bagian tengah akan beroperasi akhir september dan Indonesia bagian timur ditargetkan rampung pada Desember nanti.

“Banyak potensi yang dapat dikembangkan dalam industri digital di Indonesia. Beberapa permasalahan bisa menjadi peluang untuk menghadirkan solusi digitalisasi. Setiap permasalahan itu kesempatan, ada proses bisnis di dalamnya. Kalau jadi start up itu mempermudah proses bisnis. Go-Jek mengubah proses bisnis, biasanya ojek mangkal, sekarang kita panggil,” paparnya.

Acara pertemuan dan diskusi PERMIAS terselenggar atas kerja bersama PERMIAS dengan Indonesian Diaspora Network-United (IDN-U). Diskusi mengangkat tema 3 Generasi B3rkolaborasi untuk RI yang dirancang sebagai ajang temu dan diskusi antara alumni AS, mahasiswa yang sedang berkuliah di AS, dan para pelajar yang akan atau tertarik untuk berkuliah di AS. Pertemuan tiga generasi PERMIAS kali ini merupakan pertemuan yang pertama kali digelar sejak organisasi itu berdiri tahun 1961.

“Saya amat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh panitia dan teman-teman yang telah mengumpulkan alumni, kemudian mahasiswa yang sedang belajar dan yang akan belajar di Amerika Serikat. Acara seperti ini kita harapkan bisa menjadi ajang silaturhami dan berdialog untuk kemajuan bangsa ke depan,” ujarnya. (Red-AC)

BACA JUGA:  FIFGroup Gelar Kompetisi Menulis untuk Universitas
Tags: Diaspora PERMIAS
Previous Post

Huawei Jadi Vendor Smartphone Pertama yang Pakai Gorilla Glass 6

Next Post

Generasi muda Indonesia harus menguasai bahasa coding

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Hadapi 40 Juta Ancaman di 2025, Kesenjangan Keterampilan Siber Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto