ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Baidu Ancam “Bunuh” Google Jika Kembali ke Tiongkok

adam
10 August 2018 | 17:00
rubrik: Digital
Raksasa Teknologi China, Alibaba Hingga Tencent Memerangi Virus Corona

Robin Li (CEO Baidu)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Perusahaan raksasa mesin pencari Google tidak akan menyerah untuk bisa beroperasi di pasar Tiongkok, mengingat Tiongkok memiliki populasi penduduk terbesar di dunia dan pasar smartphone nomor satu di dunia.

Bahkan, Google rela membuat mesin pencari khusus Tiongkok beserta layanan cloud-nya.

Sontak, kabar itu pun sampai ke telinga Robin Li (CEO Baidu), mengingat Baidu adalah mesin pencari terbesar di Tiongkok. Google dan Baidu adalah sama-sama pemain yang bergerak di bidang mesin pencarian, internet, layanan cloud, dan pengembangan kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) untuk produk-produknya.

Dalam akun resmi WeChat-nya, Li mengancam akan mengusir Google jika mereka berani kembali ke Tiongkok.”Google memutuskan kembali ke Tiongkok, kami dengan sangat percaya diri akan melakukan ‘PK’ dan akan menang lagi,” tulisnya seperti dilansir The Verge.

Inisial PK merupakan kepanjangan dari istilah “Player Kill” yang merupakan bahasa slang Tiongkok dalam game MOBA yang berarti “membunuh” pemain lain.

Li juga mengatakan Baidu telah tumbuh lebih besar sejak Google meninggalkan Tiongkok pada 2010. “Kami telah memimpin negeri ini dan faktanya seluruh dunia menyontek apa yang telah kami lakukan,” pungkasnya.

Dragonfly

Google menyiapkan sebuah mesin pencari khusus yang telah dibuat sedemikian rupa dengan mengikuti regulasi sensor pemerintah Tiongkok. Proyek bernama Dragonfly itu sudah dimulai sejak 2017 lalu. Mesin pencari ini nantinya akan memblokir kata kunci yang sensitif seperti demokrasi, hak asasi manusia, aksi damai dan agama.

Proyek itu diperkirakan akan selesai dan tersedia di Tiongkok dalam beberapa bulan ke depan, paling lambat akan hadir sekitar awal 2019. Google pun sedang membuat serangkaian aplikasi dan telah merangkul pengembang lokal agar dapat bertahan di daratan Tiongkok.

BACA JUGA:  Google Hadirkan Program "Tangkas Berinternet"

Kabar rencana masuknya Google di China ini ternyata malah mendapat banyak hujatan, bahkan dari karyawan Google sendiri karena cara Google yang tunduk pada aturan Tionkok dengan memberlakukan sensor pada kata kunci yang dianggap sensitif.

Padahal selama ini, Google dikenal sebagai salah satu perusahaan yang menjunjung tinggi kebebasan informasi, demokrasi dan hak asasi manusia seperti dikutip Bloomberg.

Tags: BaiduGoogle
Previous Post

HTC Menyerah Jualan Smartphone?

Next Post

Hari ini, Tidak Ada Gambar Porno Berseliweran di Internet Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Hadirkan Layanan Car EV di Jabodetabek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Temuan Penting Dewan Juri di TOP Digital Awards 2022

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei MatePad 11.5 PaperMatte Edition Resmi Rilis di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto