ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Demi Linux, Microsoft akan Gratiskan 60.000 Patennya

adam
16 October 2018 | 10:00
rubrik: Digital
Demi Linux, Microsoft akan Gratiskan 60.000 Patennya

Demi Linux, Microsoft akan Gratiskan 60.000 Patennya

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sempat melancarkan perang paten terhadap sistem operasi mobile Android yang berbasis Linux, Microsoft mendadak berbalik arah dengan bergabung ke komunitas Open Invention Network (OIN).

Sekitar 60.000 paten teknologinya ikut dibawa dan dibebaskan dari royalti untuk cross-licensing sesama anggota komunitas OIN, yang jumlahnya mencapai hampir 2.700 perusahaan, termasuk Google dan IBM.

CEO OIN, Keith Bergelt menyambut baik keputusan Microsoft untuk bergabung.

“Ini mencakup semua (paten) terkait yang dimiliki Microsoft, termasuk semua hal berkaitan dengan teknologi open source lama seperti Android, kernel Linux, dan OpenStack,” ujar Bergelt.

“Termasuk juga teknologi yang lebih baru seperti LG Energy dan HyperLedger, berikut versi terdahulu dan selanjutnya,” ujarnya seperti dikutip ZDNet.

Dengan kata lain, Microsoft tak bakal lagi menarik royalti dari paten-paten teknologinya yang digunakan oleh Linux dan sistem operasi mobile Android yang berbasis sistem tersebut, misalnya terkait file sistem FAT 32 Windows yang banyak dipakai.

Langkah ini terbilang mengejutkan, karena Microsoft sebelumnya dikenal gigih mempertahankan dan menarik royalti dari paten-paten teknologi yang dimilikinya.

Pada 2014 misalnya, Microsoft mendulang pendapatan 3,4 miliar dollar AS dari paten-patennya yang digunakan oleh sistem operasi dan perangkat Android.

Dari salah satu pabrikan saja, Samsung, Microsoft diketahui menarik biaya lisensi 1 miliar dollar AS pada 2013. Beralih mendukung open source dengan membuat 60.000 patennya bebas royalti, Microsoft pun tak lagi menarik biaya lisensi dari penggunaan puluhan ribu properti intelektual tersebut. Padahal jumlahnya bisa sangat besar seperti tersebut di atas.

“Kami menyadari bahwa keputusan Microsoft bergabung dengan OIN mungkin mengejutkan buat beberapa pihak. Bukan rahasia bahwa Microsoft bersinggungan dengan komunitas open-source terkait masalah paten di masa lalu,” tulis Corporate VP Microsoft, Erich Andersen dalam sebuah posting di situs perusahaan.

BACA JUGA:  Empat kasus penggunaan terbaik untuk Azure Stack

Dia meyakinkan bahwa Microsoft kini telah beralih mendukung open-source. Kata-kata Andersen diamini oleh Executive Vice President Microsoft, Scott Guthrie.

“Kami ingin melindungi proyek-proyek open-source dari gugatan hukum terkait properti intelektual, jadi kami membuka portofolio paten kami ke OIN,” ujar Guthrie dalam sebuah wawancara.

Menurut Andersen, dukungan open-source pada akhirnya akan menguntungkan Microsoft dan industri secara keseluruhan, dengan tidak membatasi developer kepada pilhan berdasarkan platform, misalnya Windows versus Linux, atau .NET versus Java.

“Mereka (developer) ingin menerapkan teknologi di perangkat apa pun, untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ujar Andersen.

Sudah sejak lama tanda-tanda dukungan Microsoft terhadap open-source sebenarnya sudah terendus. Pada 2014, perusahaan yang bermarkas di Redmond tersebut membuka developer framework .NET.

Lalu, pada pertengahan tahun ini, Microsoft mengumumkan akuisisi Github, layanan code repository online yang banyak digunakan oleh developer, untuk menyimpan kode software mereka dan dikenal bersahabat terhadap komunitas open-source.

Microsoft memiliki 20.000 karyawan di GitHub, berikut 2.000 proyek open-source. “Kami adalah pendukung proyek open-source terbesar di dunia,” ujar Guthrie.

Terakhir, pada awal bulan ini, Microsoft bergabung dengan LOT Network, sebuah komunitas non-profit yang bertujuan melindungi anggotanya dari gugatan hukum oleh patent troll (pihak yang menyalahgunakan kepemilikan paten untuk memeras pihak lain yang dianggap melanggar paten tersebut).

“Lewat partisipasinya di OIN, Microsoft terang-terangan mengakui pentingnya software open source untuk perkembangannya di masa depan,” sebut CEO OIN Keith Bergelt.

OIN sendiri antara lain didirikan oleh IBM dan Red Hat pada 2005 sebagai “pool” untuk mengumpulkan paten, di mana para anggotanya saling melisensikan (cross-licensing) paten, agar menghindari sengketa hukum terkait properti intelektual tersebut.

BACA JUGA:  Telkomsel dan Microsoft Kembangkan Kecerdasan Buatan dan IoT di RI

Tujuan awal pendirian OIN adalah melindungi komunitas open-source Linux dari gugatan hukum atas pemakaian teknologi yang dipatenkan.

Kini OIN telah ikut mencakup teknologi-teknologi open source dengan cakupan yang lebih luas.

 

 

Tags: linuxMicrosoftopen source
Previous Post

Begini Cara WeChat Blokir Konten-konten Hoax di Tiongkok

Next Post

Grab akan Blokir Akun Pelanggan yang Sering ‘Cancel’ Pesanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto