ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Cara Kecerdasan Buatan Berperang Melawan Nyamuk

Teguh Imam Suyudi
19 May 2020 | 11:00
rubrik: Digital
Ini Cara Kecerdasan Buatan Microsoft Berperang Melawan Nyamuk

Ini Cara Kecerdasan Buatan Microsoft Berperang Melawan Nyamuk

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti di Wold Mosquito Program telah menyempurnakan cara memperkenalkan Wolbachia ke sel-sel nyamuk dan kini mereka sibuk membiakkan nyamuk modifikasi untuk dilepaskan ke sejumlah komunitas di seluruh dunia.

Seorang anak laki-laki di Puducherry, India Selatan, membuka sebuah tabung dan mengocok keluar ratusan nyamuk sembari ia berjalan menyusuri lingkungannya yang miskin. Di sebuah desa dekat Yogyakarta, seorang perempuan menuangkan air yang berisi telur nyamuk ke dalam kolam.

Aktifitas yang sama terjadi di komunitas-komunitas di Kolombia dan Brazil. Dan di Vietnam, seorang pria menusuk tutup tabung plastik ketika dia duduk di kursi belakang sebuah skuter di pasar kota Vinh Luong. “Saat kami melepaskan nyamuk-nyamuk ini, rasanya seperti kami memberikan harapan,” tutur Samu Tuidraki, Kepala Desa  Narewa, sebuah desa di Fiji.

“Kami akan mampu melepaskan nyamuk-nyamuk Wolbachia dengan analisis efek paling besar pada skala nasional, dibandingkan pada skala daerah,” kata Ben Green,  Senior Project Delivery Manager, World Mosquito Program, dalam siaran pers ke media (19/5).

Negara Bagian Queensland di Australia Utara pada dasarnya telah dinyatakan bebas dari demam berdarah untuk pertama kalinya dalam 200 tahun, setelah diberlakukannya kampanye rilis yang intensif. Upaya lain yang ditargetkan adalah membuat kemajuan yang pesat di Asia dan Amerika Selatan, yang telah lama berusaha untuk menghapus populasi nyamuk dengan insektisida.

“Metode Wolbachia kami bersifat natural dan berkelanjutan,” kata Green. “Sebagai perantara kesehatan publik berskala besar, kami percaya bahwa metode ini akan menghemat biaya. Bukti yang ada menunjukan bahwa metode ini akan bertahan di populasi lokal hingga tujuh tahun. Dan kami berharap ini terus berlanjut.”

BACA JUGA:  Security Intelligence Report (SIR) Asia Pasifik, untuk Meningkatkan Ketahanan Dunia Siber

Bagaimana machine learning dan kecerdasan buatan dapat membantu perlawanan global

Mitra data science World Mosquito Program, Gramener, tengah mengembangkan machine learning untuk model kecerdasan buatan. Ini akan menggabungkan titik rilis yang ada serta berbagai seperangkat data lainnya tentang kepadatan populasi manusia, penggunaan lahan, lokasi industri, cuaca, dan variabel lainnya. Citra satelit akan menjadi bagian besar dalam memetakan daerah perkotaan besar dengan akurasi strategis dan granular.

Tujuannya adalah untuk menentukan berbagai titik rilis yang memberikan dampak terbaik dalam area paling kecil 100 meter persegi.

“Kami ingin menargetkan lingkungan yang paling membutuhkan bantuan kami,” kata Green. “Kami bisa melepaskan nyamuk Wolbachia di daerah yang bisa memberikan manfaat paling besar pada skala nasional daripada skala lokal. Ambisi kami adalah melihat satu negara dan menjalankan model untuk seluruh wilayah perkotaannya dan memberikan gambaran yang bisa memberikan dampak terbesar. ”

Joppa mengatakan machine learning dan kecerdasan buatan adalah alat ampuh untuk organisasi nirlaba yang ingin mengatasi tantangan besar tetapi memiliki sumber daya terbatas.

“World Mosquito Program dimulai dengan tujuan mencari solusi untuk mengatasi suatu masalah. Dalam hal ini, mereka mencari cara untuk menetralisir kemampuan nyamuk pembawa penyakit. Setelah itu, mereka harus mencari lokasi yang ideal untuk melepaskan nyamuk-nyamuk ini.”

“Pada saat peneliti mulai mengumpulkan banyak data, hasilnya bakal menjadi masalah karena besarnya set data yang berbeda untuk mencari cara paling efisien untuk digunakan.”

“Pada akhirnya, di sinilah machine learning dapat membantu dengan mengambil semua data untuk mencari satu estimasi probabilitas serta memetakannya. Ini akan menghemat biaya, dan berskala elastis (scalable). Dari pada mencari visualisasi data dan analitik untuk satu area tertentu, Anda sekarang dapat melakukannya untuk satu kota, satu negara, atau untuk seluruh dunia.”

BACA JUGA:  Hytera P30, Solusi Push-to-Talk Terbaru Hytera Dukung Komunikasi Lancar BNI Indonesian Masters 2024

“Itu karena set data yang mereka gunakan dapat disamaratakan secara global. Satu model yang bekerja di wilayah ini dapat bekerja di wilayah mana saja.”

Baca: Microsoft Memberantas Demam Berdarah Dengan Kecerdasan Buatan

Tags: AIMicrosoft
Previous Post

Bidik Pelanggan Korporasi, Telkomsel Luncurkan Platform myenterprise

Next Post

Kemenkeu Ungkap Ruangguru Paling Banyak Dipilih Peserta Prakerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto