ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Smartfren Targetkan Punya 20 Ribu Lebih Menara BTS Tahun ini

adam
25 February 2019 | 11:00
rubrik: Telco
Inilah Strategi Smartfren di Masa New Normal

Inilah Strategi Smartfren di Masa New Normal

Share on FacebookShare on Twitter

Operator seluler Smartfren berencana  mengekspansi jaringannya ke luar Pulau Jawa. Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys mengatakan bahwa target terdekatnya saat ini adalah Pulau Natuna. Termasuk Pembangunan Menara BTS.

“Bulan depan kita akan buka area baru, yakni Pulau Natuna. Ini salah satu implementasi Palapa Ring yang kita lakukan,” jelas Merza ditemui di Bursa Efek Indonesia.

Pengoperasian jaringan di Pulau Natuna ditargetkan akan dimulai pertengahan Maret mendatang. Ia menambahkan nantinya tidak hanya Pulau Natuna saja, namun akan ada banyak arean lain yang akan dibuka.

Smartfren Andalkan Internet Murah, Bidik 10 Juta Pelanggan Baru

Merza sangat mengapresiasi adanya proyek Palapa Ring yang dibangun pemerintah. Saat ini, pembangunan Palapa Ring Barat telah rampung 100 persen, Palapa Ring Tengah sudah mencapai 99 persen, dan Palapa Ring Timur hampir 90 persen.

Ekspansi ke luar Jawa, menurut Merza, mempertaruhkan capex (capital expenditur) yang dimiliki perusahaan. Namun dengan adanya Palapa Ring, beban capex bisa berkurang, sebab pembangunan backbone di luar Jawa membutuhkan ongkos besar.

Smartfren Targetkan Punya 20 Ribu Lebih Menara BTS Tahun ini

Sayangnya, Merza enggan menyebut seberapa persen beban capex setelah adanya Palapa Ring.

“Saya tidak bisa mengatakan berapa persen. Karena backbone itu tergantung daerahnya ke mana. Gak bisa dirata-rata”, ujarnya.

Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

Nilai capex Smartfren sendiri tahun ini diklaim Merza mencapai 200 juta dollar AS (sekitar Rp 2,8 triliun). Merza menyebut alokasi capex masih akan fokus ke perluasan jaringan dengan membangun sejumlah BTS (Base Transceiver Station) baru.

“Sekarang kita punya hampir 17.000 BTS, targetnya bisa lebih dari 20.000 sampai akhir tahun,” ungkap Merza.

Isu Smartfren Merger dengan XL Axiata

Smartfren santer digosipkan bakal merger dengan XL Axiata.

BACA JUGA:  Sayonara Layanan Ring Back Tone Ponsel

Hal ini menyusul imbauan pemerintah agar operator telekomunikasi melakukan konsolidasi demi efisiensi industri.

Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys, tak membantah atau mengiyakan kabar tersebut. Ia mengatakan tak menutup kemungkinan adanya penggabungan perusahaan, tetapi belum tahu dengan operator mana.

“Yang sebenarnya terjadi adalah diskusi-diskusi ini masih terus berlangsung dan sangat intens,” kata Merza.

Menurut dia, ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan untuk merger. Di antaranya adalah nilai saham, teknologi, pasar modal, global investor, spektrum, dan sebagainya.

Smartfren Targetkan Punya 20 Ribu Lebih Menara BTS Tahun ini

Berbicara soal spektrum, Merza mengatakan Smartfren masih menunggu aturan baru yang kabarnya sedang disiapkan pemerintah. Aturan tersebut membahas seputar fleksibilitas spektrum.

“Kalau mengikuti berita-berita, Pak Rudiantara mengatakan akan menerbitan satu peraturan baru untuk merger dan akuisisi, di mana penggunaan spektrum akan fleksibel,” ucapnya.

Tahun Ini, XL Axiata Fokus Perkuat Jaringan 4G di Sumatera

Merza mengatakan aturan itu menjadi aspek yang harus dipertimbangkan pula sebelum melakukan merger. Ia tak ingin buru-buru mengambil keputusan. Karenanya, tak ada target waktu konsolidasi yang ditetapkan.

Diketahui, pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah dari dulu menganjurkan perusahaan telekomunikasi di luar PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk untuk berkonsolidasi. Namun, hingga kini tak ada satupun yang sudah mencapai mufakat.

Tags: SmartfrenXL Axiata
Previous Post

MWC 2019: Inilah 15 Primadona Ponsel Terkeren Tahun ini

Next Post

Big Data: BPJS Kesehatan Buka Data Sampel Kepesertaan dan Pelayanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HP Indonesia dan Intel Perkenalkan OmniBook Berbasis AI, Dorong Cara Baru Bekerja dan Berkreasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Hadir Laptop OLED Layar Ganda yang Mengutamakan Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot Konektivitas Digital Antar-Pulau, Biznet Operasikan Kabel Bawah Laut BNCS-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto