Fortinet, perusahaan produsen perangkat jaringan asal Amerika Serikat, terus melakukan inovasi di dunia IT. Inovasi terbaru dengan memperbarui jajaran perangkat firewall untuk data center yang tercepat di dunia.
Perangkat terbaru itu: FortiGate 3700D yang memiliki beragam kelebihan bahkan didukung inovasi-inovasi terbaru Fortinet, yang diposisikan sebagai produk firewall high end dengan biaya operasional rendah. “FortiGate-3700D Merupakan Perangkat Pertama yang Menggunakan Prosesor Jaringan FortiASIC Terbaru dalam Menyeimbangkan Kinerja Firewall IPv4 hingga IPv6. Bahkan FortiGate-3700D memiliki fitur processor FortiASIC NP6 terbaru, yang telah didesain secara in-house oleh para pakar jaringan ASIC Fortinet,” papar Jeremy Andreas, Country Manager Fortinet Indonesia di Jakarta, Selasa (29/10/2013).
Dijelaskan, Infonetics sempat melakukan survey mengenai firewall berkecepatan tinggi kepada berbagai organisasi besar (dengan lebih dari 1000 karyawan) yang menggunakan high-end firewall (firewall yang menopang lebih dari 40 Gbps throughput secara keseluruhan).
Pergerakan menuju teknologi jaringan yang lebih cepat mendesak enterprise untuk terus melakukan upgrade pada setiap komponen infrastruktur IT mereka. Selain itu, kebutuhan untuk menambah interface berkecepatan tinggi yang baru pada firewall (10 GbE, 40 GbE, dan pada akhirnya 100 GbE) menjadi alasan utama para pelaku bisnis dalam melakukan investasi high-end firewall.
“Hasil survey itu menyakinkan bahwa produk Fortinet terbaru ini, memiliki keunggulan teknologi yang lebih tinggi dibandingkan kompetitier yang memproduksi perangkat serupa,” jelasnya meyakinkan.
Diakuinya saat pelanggan membangun atau mendesain ulang data center baru, mereka akan menggabungkan segmentasi jaringan ke dalam arsitektur. Segmentasi tersebut bisa saja berdasarkan perimeter pada arsitektur, layanan, fungsi atau persyaratan peraturan, dan dengan efektif memisahkan jaringan baik secara fisik maupun virtual untuk memberikan Application Service Level Agreements yang lebih baik. “Fortinet menawarkan segmentasi jaringan fisik, hybrid atau virtual melalui kemampuan domain virtualnya (VDOM),” tambahnya.
Agustinus Tene, System Engineer Fortinet Indonesia menjelaskan berbagai keunggulan produk FortiGate 3700D. Salah satu fitur utama FortiGate 3700D adalah hadirnya empat buah port 40GbE dengan total troughput perangkat mencapai 160 Gbps. Hal itu benar-benar mendukung kemampuan perangkat ini sebagai sebuah firewall untuk data center, dimana data center membutuhkan bandwidth jaringan yang tinggi dan stabil.
Selain itu, FortiGate 3700D juga dilengkapi dengan sistem operasi terbaru Fortinet, FortiOS 5, yang memungkinkan perangkat tersebut memiliki fleksibilitas tinggi dalam beroperasi, seperti kemungkinan penggunaan untuk firewall + VPN atau firewall + IPS.
Satu keunggulan lain yang dimiliki perangkat firewall baru tersebut adalah penggunaan FortiASIC sebagai otak dari perangkat tersebut. FortiASIC, yang mengkombinasikan SoC, Network Processor, dan Content Processor sebagai otak dari perangkat Fortinet membuat perangkat firewall ini bisa bekerja dengan lebih efisien.
FortiASIC dengan network processor terbaru, NP6, mampu memberikan kinerja jauh lebih tinggi dibandingkan dengan prosesor biasa yang digunakan di produk-produk dari perusahaan lain ataupun produk Fortinet dari generasi sebelumnya yang menggunakan NP4.
“Produk FortiGate 3700D ini merupakan hasil dari kreasi mereka yang mengakomodasi berbagai masukan dari berbagai pihak yang banyak berhubungan dengan data center. FortiGate 3700D menawarkan kemampuan tinggi seperti yang sudah disebutkan di atas serta biaya operasional hanya US$ 0.62 untuk setiap Megabit data yang melewati perangkat ini setiap detiknya,” sambungnya. (endy)














