ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Syarat Bekerja di Perusahaan Startup Tiongkok Harus Berwajah Menarik Mirip Bintang Film

adam
17 March 2019 | 15:00
rubrik: Digital
Syarat Bekerja di Perusahaan Startup Tiongkok Harus Berwajah Menarik Mirip Bintang Film
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah perusahaan startup di Tiongkok melakukan diskriminasi gender ketika merekrut calon karyawan. Rata-rata perusahaan startup asal Tiongkok mencari karyawan yang punya wajah tampan dan cantik mirip bintang film atau model.

Umumnya, mereka mencari karyawan berwajah menarik dan berusia di bawah usia 30 tahun. Hal itu terungkap dari lowongan pekerjaan yang diiklankan dua situs pencarian kerja terbesar Tiongkok yaitu Liepin dan Zhaopin.

Ironisnya, persyaratan wajah menarik itu tidak sesuai dengan lowongan kerja yang dibutuhkan seperti programmer, asisten, atau staf administrasi.

Kehadiran karyawati berparas cantik terbukti meningkatkan kucuran investasi ke perusahaan. Buktinya, Salah satu startup iZhaou yang berbasis di Shanghai memiliki perawat-perawat berparas menarik sehingga mendapat pendanaan seri A.

Selain itu, serang konsultan senior dari CGL Consulting yang berbasis di Beijing Lion Niu mengatakan kehadiran karyawati yang berparas cantik dapat meningkatkan moral para programmer dalam bekerja.

Tentunya, aksi diskriminatif itu ditentang oleh gerakan #MeToo yang digaungkan oleh beberapa aktivis feminisme asal Tiongkok. Gerakan itu menyerukan penegakan praktik perekrutan karyawan yang adil.

Sejumlah aktivis menilai persyarakat karyawan harus berwajah menarik bertentangan dengan janji yang dilontarkan oleh Presiden Xi Jinping. Jinping berjanji untuk memerangi diskriminasi gender di tempat kerja dan menetapkan kesempatan yang sama.

“Perusahaan-perusahaan teknologi China membutuhkan kesadaran yang lebih baik untuk memberikan kesempatan yang sama dan mengatur kebijakan yang jelas dalam melarang diskriminasi,” kata salah seorang peneliti Human Rights Watch China, Wang Yaqiu dikutip dari Bloomberg.

“Praktik diskriminatif ini bisa menjadi lebih buruk pada perusahaan kecil karena mereka tidak memiliki pengawasan yang cukup ketat,” ujarnya.

Sebelumnya, Alibaba, Tencent dan Baidu dikritik karena mencari karyawan yang hanya diperuntukkan untuk pria seperti diberitakan The New York Times.

BACA JUGA:  Gubernur Jabar Ajak Startup Digital Buat Solusi Ketimpangan Kota-Desa

Pada Januari 2018, Alibaba diketahui sedang mencari Sales Manager untuk Taobao. Kandidat wanita lebih disukai, dengan rentang usia minimal 28 hingga 35 tahun serta harus ‘berkepribadian menarik.’

Masih di tahun yang sama, pada November 2018, Baidu mengiklankan lowongan pekerjaan sebagai Marketing. Kandidat laki-laki lebih diutamakan dengan alasan ‘karena untuk perjalanan bisnis.’

Kedua perusahaan startup raksasa China itu buru-buru menghapus iklan lowongan pekerjaan tersebut dan meminta maaf kepada publik. Alibaba pun mengatakan akan menyusun pedoman yang jelas dalam memberikan kesempatan yang sama tanpa memandang jenis kelamin

Tags: Startup
Previous Post

Xiaomi akan Luncurkan Redmi Note 7 di Indonesia 21 Maret

Next Post

Pemerintah Saring 500 Konten Penembakan Masjid di Selandia Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Gojek dan Tokopedia Jadi GoTo

    Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Hadir Laptop OLED Layar Ganda yang Mengutamakan Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Baterai Terbesar di Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto