ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

PPBT Sediakan Rp113 Miliar untuk Kembangkan 249 Startup Tahun Ini

adam
10 April 2019 | 11:00
rubrik: Digital, E-Gov
PPBT Sediakan Rp113 Miliar untuk Kembangkan 249 Startup Tahun Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) akan mengucurkan dana sebesar Rp113 miliar untuk membina 249 startup binaan pada tahun ini. Dari 249 startup binaan, ada sekitar 124 di antaranya yang sudah menjadi mature startup.

Pendanaan itu sendiri berasal dari anggaran Kemenristekdikti yang mencapai Rp41,2 triliun pada 2019. Tahun lalu, Kemenristekdikti telah memberikan Rp62 miliar untuk startup.

“Tahun ini, kami mengeluarkan anggaran Rp 113 miliar untuk 249 pemenang dari banyaknya proposal yang masuk. Kami berharap 50 persennya bisa mature dan tersebar di berbagai wilayah, tidak hanya Jawa,” kata Direktur PPBT Retno Sumekar di kantor Kemenristekdikti, Jakarta.

Pemerintah akan terus memantau dan membantu perkembangan startup binaannya. Selain itu, juga ada reviewer independen dari kalangan praktisi dan akademisi, untuk melihat perkembangan startup tersebut.

Baca: Gelar Thinkubator Startup, Grab Berikan Modal Rp3 Miliar ke Pemenang

Retno mengatakan setiap startup akan mendapatkan maksimal dua kali pendanaan. “Kami akan kawal selama satu tahun pemberian dana. Begitu dana turun, akan kami pantau seperti melihat perkembangan produksi dan apakah mencapai target atau tidak. Kami akan terus melakukan pemantauan,” tutur Retno.

Jumlah proposal pendanaan yang masuk ke Kemenristekdikti setiap tahun mengalami peningkatan, begitu pula dengan anggaran yang disediakan. Proposal yang masuk bukan berupa ide, tapi prototype atau sudah ada produknya.

Produk-produk tersebut boleh saja hasil insipirasi dan harus ada inovasi di dalamnya. Batasan umur untuk mengajukan proposal ini, 20-35 tahun.

Baca: 4 Strategi Kominfo Tahun Ini, Siapkan Ponsel Murah dan Dorong Startup Lokal Decacorn

“Ada 800 sampai seribu proposal yang masuk setiap tahun, dan itu bukan berupa ide, tapi sudah ada prototype atau sudah ada produknya. Kalau ada produk yang sama, kami akan panggil dan memberikan penilaian langsung karena juga ada proses presentasi untuk melihat originalitasnya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

Beberapa startup tersebut adalah Cozy, FishOn, Kapal Pelat Datar, dan Ecodoe.

Sejauh ini, PPBT telah melahirkan total 1.307 startup sejak 2015 hingga 2018. Sebanyak 749 sudah masuk ke industri, sedangkan 558 masih “calon startup” yang masih harus dikembangkan.

Terbanyak Jawa Timur

Ada delapan fokus utama pengembangan startup di Kemenristekdikti, yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pertahanan dan keamanan, material maju, kesehatan dan obat, maritim, trasportasi, energi, dan pangan. Sebagian besarnya berada di sektor TIK dan pangan.

Untuk total startup per provinsi, paling banyak berada di wilayah Jawa Timur. Lima besar lainnya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Retno berharap wilayah penyebaran startup akan semakin beragam ke depannya.

“Kami ingin penyebarannya ada di berbagai wilayah, tidak hanya di Jawa saja,” tuturnya.

PPBT Kemenristekdikti tidak hanya membantu pemilik produk memulai bisnis, melainkan juga akan turut serta untuk mengembangkan bisnisnya atau scale up. Untuk scale up ini, startup yang sudah mature bisa mengajukan proposal sendiri dan harus memenuhi persyaratan, seperti menyertakan dukungan dari investor.

Untuk scale up ini, kata Retno, diberikan untuk startup dengan omzet di atas Rp 1 milar.

“Tahun ini, akan ada intensif untuk startup agar bisa scale up. Harapan kami tidak muluk untuk bisa jadi unicorn, tapi yang penting bisa menyelesaikan masalah dan membuka lapangan pekerjaan di Indonesia,” ungkap Retno.

Tags: KemenristekdiktiStartup
Previous Post

Pemerintah Gelar Uji Coba Public Protection and Disaster Relief di Kawasan Pangandaran

Next Post

XL Bangun 10.000 BTS untuk Antisipasi Lonjakan Internet Saat Lebaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto