Home Indeks Forti Jasa Marga Gunakan Transformasi Digital untuk Bikin Jalan Tol Lancar

Jasa Marga Gunakan Transformasi Digital untuk Bikin Jalan Tol Lancar

Jasa Marga Gunakan Transformasi Digital untuk Bikin Jalan Tol Lancar

Information and Technology Group Head PT Jasa Marga Tbk, Agus Sofian memberikan pemaparan terkait pencapaian perusahaan jalan tol terbesar di Indonesia ini dalam bidang teknologi.

Menurutnya, pencapaian teknologi digital Jasa Marga di industri 4.0 adalah sistem pembayaran cashless 100 persen yang saat ini tengah terus dikembangkan dari sistem tapping menuju sistem free flow.

“Saat ini, kita tengah melakukan percobaan untuk teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang memungkinkan pembayaran cashless tanpa tapping di Bali bekerja sama dengan perusahaan taksi Blue Bird,” paparnya.

Inovasi RFID ini dibuat untuk mempermudah dan mempercepat waktu transaksi penguna jalan tol, sehingga pemakai jalan bertambah aman, nyaman dan puas.

“Teknologi ini nantinya akan kita perluas di Jakarta dan Tol Trans Jawa,” lanjut Agus.

Selain itu, saat ini Jasa Marga melalui Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) tengah mengembangkan teknologi yang mampu melakukan analisa kondisi jalan untuk kemudian diaplikasikan menjadi traffic management yang mampu mencegah kepadatan di jalan tol.

Baca: Jasa Marga Lakukan Uji Coba Bayar Tol Dengan Sistem RFID

Sementara untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan tol yang hendak beristirahat melepas penat selama perjalanan, aplikasi JM Care yang dirilis Jasa Marga dapat memberikan informasi ter-update terkait rest area terdekat yang dapat diakses oleh pengendara.

“Nanti, di aplikasi itu juga ada informasi ketersediaan parkir hingga ragam tenant yang eksis di rest area tersebut,” terangnya.

Agus Sofian pun optimis bahwa dengan kemajuan teknologi di industri 4.0 ini, Jasa Marga sebagai Market Leader di bisnis jalan tol akan terus menghadirkan inovasi-inovasi yang memberikan benefit bagi para pengguna jalan di seluruh Indonesia.

Jasa Marga Bakal Terapkan Sistem Transaksi RFID di 200 Gerbang

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Desi Arryani mengatakan, sistem transaksi nir sentuh (tanpa henti) di jalan tol berbasis Radio-Frequency Identification ( RFID) atau Single Lane Free Flow (SLFF) akan diterapkan di 200 gerbang tol (GT) kelolaan perseroan.

“Sebelumnya kami sudah melakukan uji coba di Tol Bali Mandara, dan Tol Sedyatmo ya. Nanti ke depan untuk sementara ada 200 GT,” ujar Desi saat gelar Program Pemberdayaan Masyarakat, di GT Tebing Tinggi.

Teknologi transaksi tanpa henti ini dikembangkan salah satu anak usaha Jasa Marga yakni PT Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO). Sistem ini merupakan pengembangan dari teknologi Electronic Toll Collection (ETC) menuju sistem Multi Lane Free Flow (MLFF). Untuk sementara, uji coba stiker RFID hanya diperuntukkan bagi internal BUMN.

Jasa Marga Gunakan Transformasi Digital untuk Bikin Jalan Tol Lancar

Proses uji coba ini diperkirakan memakan waktu tiga bulan sebelum dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan pada alat tersebut.

Desi menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan pengembangan berbagai hal untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Hal ini sekaligus sejalan dengan program Pemerintah melalui Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait implementasi Intelligent Traffic System (ITS),” ucap Desi.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here