ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gandeng Swasta, Pemerintah Bangun Satelit Satria dengan Investasi Rp21 Triliun

adam
15 May 2019 | 13:00
rubrik: Telco
2023 Satelit Satria akan Meluncur Dengan SpaceX

2023 Satelit Satria akan Meluncur Dengan SpaceX

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi meneken kerja sama dengan badan usaha swasta untuk mewujudkan proyek satelit multi fungsi (SMF).

Untuk sementara, proyek satelit ini dinamai “ Satria”, kependekan dari “ Satelit Republik Indonesia”. Total nilai proyeknya disebut mencapai kisaran Rp 21,4 triliun.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara mengatakan proyek perancangan Satria membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun. Satelit interet ini direncanakan akan rampung pada tahun 2022 dan akan siap dioperasikan ada tahun 2023.

“Kami tanda tangan kontrak antara pemerintah, PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama) Kominfo dengan badan usaha untuk merancang, mendesain, memanufaktur, meluncurkan, memelihara, dan mengoperasikan satelit untuk 15 tahun,” kata Rudiantara.

“Itu disebut KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha),” ujarnya di Jakarta.

Baca: Apa Saja Kemampuan Satelit Internet Satria?

KPBU mengacu pada sistem pendanaan proyek yang diklaim Rudiantara tidak akan membebani APBN secara langsung. Proyek ini akan memulai konstruksi pada akhir tahun 2019 oleh manufaktur satelit asal Perancis, Thales Alenisa Space.

Misi mengentaskan masalah konektivitas internet Satelit internet Satria direncanakan meluncur pada orbit 146 BT menggunakan frekuensi Ka-band dengan teknologi very high throughput satellite (HTS) dengan kapasitas frekuensi 150 Gbps.

Proyek ini memiliki misi untuk mengentaskan masalah koneksivitas internet, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah perbatasan di Indonesia.

Rudiantara mengatakan, satelit internet Satria akan menjadi pelengkap jaringan kabel broadband Palapa Ring yang sekarang telah rampung 96 persen. Pemerintah memproyeksikan 150.000 titik layanan Satria.

Menurut Rudiantara, pembangunan titik-titik ini tidak akan terpusat di Pulau Jawa. “Tidak boleh dibangun di Pulau Jawa, kita harus distribusi ke 150.000 daerah. Mungkin ada lima lokasi yang masing-masing 30 ribu titik.” ucapnya.

BACA JUGA:  Dibuka Kominfo, Masyarakat Bisa Adukan Penipuan Online Lewat AduanNomor.id

Sewa satelit lain dulu

Meski satelit baru akan beroperasi pada tahun 2023, pemerintah tidak akan menunggu selama itu untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di Indonesia.

“Kami akan sewa satelit dulu yang karakteristiknya mirip dengan satelit Satria ini. Jadi secara bertahap kami akan pindahkan, kalau satelit Satria sudah ada di slotnya,” lanjut Rudiantara.

Baca: Ini Dua Keunggulan Satelit Multifungsi Satria, Murah dan Jangkauan Luas

Penyewaan satelit dilakukan mulai tahun ini dari lima perusahaan. Kelima perusahaan tersebut adalah PT Aplikanusa Lintasarta, PT Indo Pratama Teleglobal, Konsorsium Iforte HTS, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

“Tapi ‘kan kalau sewa kapasitasnya kecil-kecil. Paling-paling cuma 2,5 GB, 5 GB, padahal yang kami bangun 150 GB,” papar Rudiantara.

Penandatanganan dilakukan oleh Kementerian Kominfo, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) selaku penjamin, dan konsorsium PSN sebagai pelaksana dengan PT Satelit Nusantara Tiga sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP).

Selain Rudiantara, perjanjian diteken oleh Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga Adi Rahman Adiwoso dan Direktur Utama PT PII Armand Hermawan.

 

Tags: Kominfosatelit satria
Previous Post

Jasa Marga Gunakan Transformasi Digital untuk Bikin Jalan Tol Lancar

Next Post

Sompo Insurance Tawarkan Asuransi Mudik Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NVIDIA RTX AI PC Day Back to School Campaign Sambangi UPH Lippo Karawaci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kinerja BAZNAS Kian Meraih Apresiasi, dari Pengentasan Kemiskinan hingga Bantu Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Predator Gaming Indonesia dan NVIDIA Dukung Mahasiswa STEM UPH Eksplorasi Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto