PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan dapat melakukan migrasi sistem keamanan kartu ATM dari pita magnetik ke chip secara bertahap. Sampai akhir 2019, BRI menargetkan 50% kartu ATM yang beredar telah menggunakan chip.
Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, sampai dengan akhir 2018, total kartu ATM yang telah menggunakan sistem keamanan berbasis chip telah mencapai sekitar 14 juta keping. Per Maret 2019, jumlah tersebut sudah meningkat menjadi sekitar 19 juta keping, atau setara dengan 42% terhadap total kartu ATM BRI yang beredar.
“Target [akhir tahun] sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia, 50%,” kata Direktur Konsumer BRI Handayani, (16/4).
Perbankan mengejar target konversi kartu ATM atau kartu debit berbasiskan chip sesuai dengan National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS).
Implementasi aturan Bank Indonesia ini dilakukan guna meningkatkan keamanan bertransaksi dan mendorong terciptanya interoperabilitas instrumen yang sejalan dengan semangat Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Baca: Terapkan Open Banking Platform, BRI Raih ISO 27001 dengan BRIAPI
Bank BRI Dorong UMKM Halal Go-Online di e-Commerce
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama BRI Syariah memfasilitasi UMKM binaan yang memproduksi produk Halal atau yang sudah memiliki sertifikasi halal untuk go-online melalui sebuah toko online, yakni Halal Mall. Toko online ini bisa ditemukan di official store Tokopedia.
Kerja sama dengan Tokopedia ini menjadikan Halal Mall sebagai official store berbasis halal pertama di e-commerce ini. Para UMKM akan dibantu Bank BRI dalam hal proses go-online di Tokopedia.
“Untuk tahap awal akan ada 100 UMKM yang akan dimasukkan, di mana semua proses UMKM untuk online kita bantu, dari foto produknya, meng-upload, hingga melayani pertanyaan dan pesanan dari calon pembeli, semuanya diurus oleh Bank BRI. Melalui program ini, kami berharap Bank BRI dapat berkontribusi lebih dalam mendorong dan memajukan UMKM lokal serta industri halal di Indonesia,” ungkap Direktur Konsumer Bank BRI Handayani di BRI Innovation Center, Jakarta Pusat, (6/5).
Menurutnya Handayani Indonesia memiliki peluang bisnis yang tinggi di industri e-commerce, termasuk soal halal lifestyle. Mengutip Global Muslim Travel Index 2019, wisata halal Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia. Dengan 85% penduduk muslim maka akan menjadi potensi tersendiri bagi UMKM halal di Indonesia.
“Sekarang memang ini sejalan dengan arahan pemerintah, Pak Presiden sendiri menyampaikan bahwa komunitas halal di dunia amat sangat besar dan Indonesia belum menjadi pemain utama justru padahal Indonesia salah satu negara dengan muslim yang terbanyak. Saat ini kita fokus dengan Halal Mall agar betul-betul mengangkat baik lifestyle masyarakat untuk menggunakan produk halal karena sebenarnya banyak sekali hal-hal positif yang terkandung dalam proses kita memastikan produk halal dan itu sangat terkait dengan kesehatan. Saat ini kita akan lebih banyak mengkomunikasikan itu dulu,” lanjut Handayani.
Handayani menyebut kondisi itu menjadi salah satu hal yang mendasari kerja sama Bank BRI dengan Tokopedia untuk membuat program Halal Mall yang membantu UMKM binaan produk halal untuk berjualan online dengan lebih mudah di official store Halal Mall pada Tokopedia.
“Kita menggandeng Tokopedia karena kita lihat pertama sudah jadi partner kita, jadi tidak ada masalah dengan payment atau yang lainnya. Yang kedua kita melihat Tokopedia memiliki traffic customer yang cukup besar untuk membeli barang-barang berbasis lifestyle,” ungkapnya.
“Masyarakat cukup mengunjungi situs Tokopedia dan mengetik Halal Mall di kolom pencarian toko lewat gadget mereka. Selain produk makanan dan minuman yang telah bersertifikasi halal, saat ini masyarakat juga dapat menemukan produk-produk busana muslim dan juga kosmetik di Halal Mall ini,” sambung Handayani.
Sementara itu, Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak juga menyambut baik kerja sama dengan Bank BRI ini. Ia berharap kolaborasi dengan Bank BRI dapat menjadi pilihan bagi konsumen untuk mencari produk halal dari UMKM lokal.
“Tokopedia senang sekali bekerja sama dengan Bank BRI karena visi kami sama dengan Bank BRI, yaitu pemerataan ekonomi melalui teknologi digital. Intinya adalah visi pemerataan ekonomi. Jadi dengan adanya produk UMKM terutama yang halal di digital mall ini tentunya akan sangat baik untuk semua pelanggan. Kami punya yang namanya official store hanya untuk toko-toko yang pasti barangnya original dan ready, dan pastinya halal,” tutup Nuraini.















