ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Tingkat Kepercayaan Konsumen di Indonesia Terhadap Layanan Digital Hanya Mencapai 44%

Teguh Imam Suyudi
27 June 2019 | 11:00
rubrik: Research
Tingkat Kepercayaan Konsumen di Indonesia Terhadap Layanan Digital Hanya Mencapai 44%

Diskusi studi dari Microsoft dan IDC Asia/ Pasifik, Understanding Consumer Trust in Digital Services in Asia Pacific, Jakarta (26/6)

Share on FacebookShare on Twitter

Studi dari Microsoft dan IDC Asia/ Pasifik, Understanding Consumer Trust in Digital Services in Asia Pacific mengungkapkan bahwa kurang dari setengah (44%) konsumen di Indonesia percaya bahwa data pribadi mereka akan dikelola dengan baik oleh organisasi layanan digital.

Saat ini, hampir semua transaksi dan interaksi di Indonesia, mulai dari organisasi dan lembaga pemerintah, hingga bank dan pengecer, mulai berubah menjadi digital. Pada saat yang sama, konsumen juga menjadi lebih sadar akan risiko keamanan siber dan risiko terhadap privasi data pribadi mereka, tidak hanya dari pelaku kejahatan siber tetapi juga dari organisasi yang memegang data pribadi mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami harapan konsumen akan kepercayaan, mengungkap pengalaman konsumen dalam transaksi layanan digital dan memberikan wawasan nyata kepada organisasi untuk membantu menjembatani kesenjangan yang ada dengan memperoleh dan mempertahankan kepercayaan konsumen di dunia digital.

“Menjadi organisasi dengan platform digital yang terpercaya akan mendapatkan manfaat yang luar biasa karena Indonesia merupakan salah satu pasar layanan digital yang tumbuh paling cepat di Asia Pasifik dan hampir semua transaksi dan interaksi di sini akan menjadi digital dalam waktu dekat,” kata Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, (26/6).

“Namun, meskipun konsumen semakin bergantung pada layanan digital, masih ada kesenjangan kepercayaan yang cukup besar yang perlu diatasi. Sebagian besar konsumen belum mempercayai organisasi dalam mengelola data mereka. Untuk itu, kami mendorong para pemimpin bisnis untuk lebih memahami faktor-faktor pendorong kepercayaan konsumen dan fokus pada bagaimana membangun kepercayaan dan menjadikannya faktor tersebut sebagai keunggulan kompetitif utama layanan digital mereka,” Haris menambahkan.

Studi ini dilakukan melalui survei kepada 457 konsumen di Indonesia yang diminta untuk memberikan pendapat mereka tentang tentang lima elemen kepercayaan yang digagas oleh IDC dan Microsoft – yaitu privacy, security, reliability, ethics, dan compliance – saat menggunakan layanan digital.

BACA JUGA:  Gelar Pelatihan AI, Komdigi dan Microsoft Canangkan Program ElevAlte

Studi ini mengungkapkan bahwa konsumen merasa bahwa kelima elemen kepercayaan hampir sama pentingnya bagi mereka. Namun secara khusus, Keamanan (87%), Privasi (86%), dan Etika (85%) muncul sebagai tiga elemen paling penting.

Konsumen juga memiliki harapan kepercayaan tertinggi terhadap lembaga jasa keuangan, diikuti oleh lembaga pendidikan dan organisasi layanan kesehatan.

Kepercayaan pada Layanan Digital Bersifat Rentan

Ketika organisasi-organisasi di Indonesia terus mengubah model bisnis, penawaran dan strategi keterlibatan pelanggan mereka, berbagai layanan digital yang tersedia bagi konsumen akan semakin bertambah dan bervariasi.

Studi ini mengungkapkan, membangun platform digital yang terpercaya perlu menjadi prioritas perencanaan strategi organisasi karena masih ada sedikit (6%) konsumen di Indonesia yang memilih untuk bertransaksi dengan penyedia layanan digital yang lebih murah dan kurang terpercaya. Walaupun demikian, mayoritas dari mereka (63%) mengatakan bahwa mereka akan merekomendasikan layanan digital terpercaya kepada orang lain walaupun harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi.

Lebih penting lagi, penelitian ini mengemukakan bahwa konsumen akan mengambil tindakan jika mereka merasakan pengalaman yang negatif terkait kepercayaan. Sekitar tiga dari lima (56%) responden akan beralih ke organisasi lain, sementara hampir dua dari lima (37%) akan mengurangi penggunaan layanan digital. Sepertiga (33%) konsumen akan berhenti menggunakan layanan digital sama sekali.

Membangun Kepercayaan terhadap Artificial Intelligence dan Layanan Digital

Ketika teknologi terus mengubah cara kita hidup, bekerja dan bermain, semua organisasi yang menyediakan layanan digital dan memanfaatkan kemampuan teknologi, termasuk AI, harus bertanggung jawab untuk secara langsung memenuhi lima elemen kepercayaan kepada pelanggan mereka.

Aktivitas harian sebagian besar masyarakat telah beralih ke digital, termasuk layanan perbankan hingga transportasi online (ride-hailing). Sebagai everyday super app dengan jumlah unduhan lebih dari 152 juta, Grab juga memanfaatkan teknologi untuk pengembangan produk dan layanannya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus menjaga serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra pengemudi mereka.

BACA JUGA:  Netflix paling “rakus” memakan data dunia

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia menuturkan bahwa investasi untuk memastikan keamanan, kepercayaan dan transparansi merupakan hal yang esensial. “Kami memahami bahwa semakin besar kami tumbuh, semakin besar pula tanggung jawab kami dalam menempatkan kerangka kerja dan parameter yang tepat terkait keselamatan perjalanan bagi mitra pengemudi, penumpang maupun orang-orang terkasih mereka. Kami telah meluncurkan Inisiatif ‘Roadmap Teknologi Keselamatan’ yang merupakan kelanjutan dari upaya peningkatan standar keselamatan yang tengah dijalankan Grab di Asia Tenggara, dimana kami menjadi satu-satunya perusahaan ride-hailing yang berinvestasi pada hal-hal seperti layanan pelanggan 24/7, kemudahan membagikan lokasi secara real time (Share My Ride), penyamaran nomor telepon dan panggilan gratis (Number Masking & VoIP), verifikasi wajah mitra pengemudi dan pelanggan, serta pemeriksaan latar belakang mitra pengemudi secara ketat. Kami tidak akan mengkompromikan keselamatan pengguna dan mitra pengemudi.”

“Meskipun Grab terus bertumbuh, keamanan tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami berkomitmen untuk menggandakan investasi kami dalam segi keselamatan ke depan,” tambahnya.

Namun demikian, tanggung jawab dalam membangun kepercayaan tidak hanya tanggung jawab dari organisasi-organisasi yang menyediakan layanan digital tetapi juga kepada industri yang lebih luas, termasuk lembaga pemerintah dan perusahaan teknologi.

Studi ini menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia di semua kelompok umur – Gen Z, Gen Y, Gen X dan Baby Boomers – merasa bahwa perusahaan teknologi (46%) harus memimpin dalam membangun kepercayaan, diikuti oleh Pemerintah (30%). Hal ini menunjukkan perlunya kemitraan yang lebih kuat antara sektor swasta dan publik.

Menariknya, bagi konsumen di Asia Pasifik, hanya Gen Z yang merasa bahwa perusahaan teknologi harus menjadi pelopor. Generasi Y, Generasi X, dan Generasi Baby Boomers masih menunjukkan bahwa pemerintah yang memimpin.

BACA JUGA:  The Next WannaCry dan Peretasan Drone: Ancaman Siber pada tahun 2023

“Untuk membangun kerangka kerja terpercaya dalam pengembangan dan penggunaan teknologi secara umum, termasuk AI, pertama-tama kita harus mempertimbangkan dampaknya terhadap individu, bisnis, dan masyarakat. Ini akan membutuhkan pembicaraan lebih lanjut yang melibatkan pemangku kepentingan yang tepat, termasuk pemerintah dan perusahaan teknologi. Dialog-dialog ini perlu didukung oleh tindakan-tindakan lain termasuk membangun kemitraan yang lebih dekat dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan yang lebih besar. Ini semua adalah langkah-langkah penting yang akan memungkinkan kita bersama-sama membangun fondasi kepercayaan yang seimbang dan menyeluruh bagi seluruh industri,” tutup Haris.

Tags: IDCMicrosoft
Previous Post

Telkomsel Gunakan 4 Pilar untuk Cetak SDM TI Berkualitas

Next Post

Loket.com Ajak Komunitas Kreatif Medan Tarik Wisatawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Sahid Dorong Strategi Baru Perkuat Pariwisata Indonesia di Tengah Tekanan Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluas Program Apresiasi Mitra, Gojek Suguhkan 7 Manfaat Baru Bagi Driver

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Startup Lokal Kian Men-disrupt Dengan Solusi Inovatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Cara Gunakan ChatGPT untuk Ubah Ide Jadi Langkah Awal Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto