ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Penyebab Lambatnya Penggunaan Mata Uang Kripto

Ahmad Churi
10 July 2019 | 17:20
rubrik: Fintech, Research
KoinBisnis Berikan Kemudahan Belanja Modal bagi UMKM

KoinBisnis Berikan Kemudahan Belanja Modal bagi UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Survei terbaru Kaspersky, menemukan bahwa kurangnya pemahaman dan kepercayaan menghambat konsumen untuk menggunakan mata uang kripto (cryptocurrency).

Laporan Kaspersky bertajuk “Uncharted territory: why consumers are still wary about adopting cryptocurrency’, mengungkapkan bahwa sebanyak 29% orang memiliki pengetahuan tentang mata uang kripto dan terdapat banyak permintaan untuk menggunakan teknologi tersebut. Namun hanya satu dari sepuluh (10%) yang memahami cara kerja sepenuhnya.

Hal ini berdampak pada tingkat pengadopsian mata uang kripto oleh konsumen global sekarang sedang mengalami perlambatan, meskipun selebriti seperti Johnny Depp dan influencer YouTube seperti PewDiePie merangkul teknologi tersebut. Banyak konsumen masih kurang memiliki pemahaman yang tepat tentang bagaimana mata uang kripto bekerja dan berakibat adopsi arus utama (mainstream) ini semakin tersendat.

Sampai saat ini, empat dari lima orang (81%) tidak pernah membeli criptocurrency. Survei Kaspersky menemukan bahwa terdapat keinginan di antara banyak konsumen untuk menggunakan mata uang kripto. Tetapi kesenjangan pengetahuan menghalangi mereka dalam mengambil risiko. Selain itu, banyak orang berpikir mereka sudah tahu dengan apa yang mereka hadapi, kemudian selanjutnya memutuskan untuk tidak menggunakan mata uang kripto. Hampir seperlima (18%) berhenti menggunakannya karena terlalu rumit secara teknis.

Kurangnya pemahaman ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan akan kemampuan mata uang kripto dalam menjaga uang konsumen tetap aman. Sebagai contoh, hampir sepertiga (31%) responden mempercayai mata uang kripto cukup fluktuatif dan mereka membutuhkan kestabilan sebelum siap untuk menggunakannya. Ada juga persepsi umum di antara konsumen yang mengatakan bahwa mata uang kripto tidak akan bertahan selamanya. Sepertiga (35%) percaya bahwa mata uang kripto adalah tren yang tidak cukup menarik untuk dipertimbangkan.

BACA JUGA:  Kaspersky Bagi Tips Keamanan Siber Saat Konferensi Virtual

Ketakutan Risiko

Hampir setiap keenam (14%) dari mereka yang disurvei mengatakan bahwa mereka belum menggunakan mata uang kripto saat ini, namun ingin menggunakannya di masa depan. Tetapi masih ada keraguan di antara konsumen yang sering disebabkan oleh ketakutan bahwa ada risiko nyata terhadap keuangan mereka.

Pelaku kejahatan siber dapat menggunakan mata uang kripto untuk keuntungan pribadi, dengan sekitar satu dari lima (19%) dari responden yang disurvei mengatakan mereka telah mengalami serangan peretasan di bursa. Pelaku kejahatan siber juga menciptakan dompet elektronik palsu untuk menarik orang menginvestasikan uang mereka secara gegabah, dan sebanyak 15% konsumen telah menjadi korban penipuan mata uang kripto.

Setelah beberapa tahun penelitian keamanan siber memasuki crypto start-up, Kaspersky merekomendasikan bisnis crypto mengadopsi praktik keamanan terbaik untuk para pengembang kontrak pintar, menggunakan kerangka kerja yang terbukti untuk kontrak pintar (seperti https://openzeppelin.org/) dan melakukan evaluasi dari pihak ketiga kontrak pintar untuk memastikan potensi kerentanan tidak terlewatkan.

“Menjadi sangat jelas bahwa adopsi mainstream dan pertumbuhan mata uang kripto sedang mengalami keterhambatan akibat sifat kerentan teknologi itu sendiri. Meskipun terdapat keinginan besar untuk menggunakannya, memberikan uang hasil jerih payah Anda untuk sesuatu yang tidak sepenuhnya dimengerti, atau dipercayai, adalah sebuah rintangan. Dengan keamanan dalam berinvestasi menjadi pilar yang sangat penting bagi konsumen, maka sangat perlu bagi mereka untuk mengambil langkah sendiri dalam melakukan perlindungan,” ujar Vitaly Mzokov, Head of Commercialization di Kaspersky, melalui rilis (9/7), yang diterima redaksi, di Jakarta.

Ditambahkan, seperti halnya ancaman siber, menggunakan crypto pada pertukaran apa pun, maka dibutuhkan kewaspadaan. Perlu selalu perhatikan keamanan kredensial akun untuk melindungi dari ancaman kejahatan. “Jika tujuan Anda adalah investasi jangka panjang atau menggunakan mata uang kripto untuk pembayaran, maka simpanlah di lingkungan yang aman dan gunakan beberapa jenis dompet, atau mendistribusikannya baik antara perangkat lunak dan perangkat keras. Kami juga mendorong bisnis crypto untuk mempersiapkan diri secara efektif demi menunjukkan bahwa mereka mampu melindungi investasi pelanggan mereka,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mau Mengadu Soal Fintech dan Investasi, Bisa Datang ke Warung Ini

Untuk membantu meningkatkan stabilitas dan menumbuhkan kepercayaan pada mata uang kripto, mitra Kaspersky seperti Merkeleon telah mengembangkan platform marketplace yang sah, platform lelang online, pertukaran mata uang kripto dan sistem pembayaran crypto.

“Mata uang kripto tentu memiliki manfaatnya tersendiri, tetapi, seperti yang dapat kita lihat, banyak konsumen masih belum memahami lebih jauh mengenai mata uang tersebut akibat kekhawatiran dan bagaimana teknologi tersebut bekerja. Ini adalah industri yang menarik untuk dilibatkan, tetapi juga merupakan industri yang dibangun berdasarkan kepercayaan. Oleh karena itu, sangat penting bahwa bisnis mata uang kripto mengerahkan seluruh kemampuan untuk melindungi jaringan dan memastikan keuangan pelanggan mereka aman dan terlindungi,”jelas Alexey Sidorowich, Kepala Head of Sales and Business Development di Merkeleon. (AC)

Tags: Kasperky LabKripto
Previous Post

IBM menyelesaikan akuisisi Red Hat senilai US$ 34 miliar

Next Post

Lembaga pengawas Inggris berencana mendenda Marriott sebesar £ 99 juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Hadirkan Layanan Car EV di Jabodetabek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebanyak 57,8 Juta NIK Telah Terintegrasi dengan NPWP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Gahar Luar-Dalam, Segini Harga Laptop Gaming Acer Nitro 5 (AN515-57) di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Telin Mobile Network Verification, Telin Perkuat Keamanan Identitas Digital Berbasis Jaringan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto