ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Fortinet Sarankan Industri Perkuat OT dan IT Hadapi Era Industri 4.0

Ahmad Churi
25 July 2019 | 23:59
rubrik: Business Solution
Fortinet Sarankan Industri Perkuat OT dan IT Hadapi Era Industri 4.0

Fortinet Media Briefing: Global and Regional Accounts Leaders OT Business, Fortinet , Yu Chin Beng (kanan) bersama Edwin Lim, Country Manager Fortinet Indonesia berikan paparan pers pada (24/7), di Nusa Dua-Bali.

Share on FacebookShare on Twitter

Nusa Dua, ITWorks- Menghadapi era industri 4.0 yang sarat dengan digitalisasi, Fortinet sarankan agar pelaku industri merekontruksi ulang divisi IT manajemen dengan melakukan pemilahan dan penguatan OT (Operational Technology) dan IT (Information Technology) dengan
penguatan keamanan independen yang bisa diandalkan
. Langkah ini sangat penting untuk menunjang akselerasi transformasi digital di kalangan pelaku usaha dan industri dalam memasuki era industri 4.0 yang sudah di depan mata.

“Selama ini, semua yang menangani hal-hal terkait IT perusahaan, seperti jaringan komputer, penyimpanan data di server, maupun security (sistem keamanan), masuk kategori bidang Information Technology (IT). Ke depan, sesuai dengan tren dan tuntutan penguatan infrastruktur teknologi informasi yang kian kompleks, seperti penggunaan Internet of Tings (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan teknologi pendukung lainnya, masing-masing perlu ada penguatan untuk critical infrastructure (infrastruktur kritis/kritikal) dengan sistem keamanan tinggi yang kami menyebutnya dengan OT. Ini penting untuk menjaga kelancaran mesin produksi yang ke depan akan banyak mengandalkan teknologi pintar,” ungkap Yu Chin Beng, Global and Regional Accounts Leaders OT Business, Fortinet dalam acara Media Briefing pada (24) di Nusa Dua, Bali.

Dikatakan, upaya rekonstruksi divisi IT perusahaan dengan OT yang spesifik menangani critical infrasructure ini sangat penting, mengingat belakangan ancaman serangan siber juga makin tinggi. Bahkan juga mulai mengancam jantung operasional perusahaan dan industri, terutama pada sarana vital seperti mesin dan alat prouksi utama yang terhubung dengan teknologi pintar seperti penerapan IoT yang banyak diaplikasikan dalam perangkat mesin di era industri keempat (Industri 4.0).

“Perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor vital bagi kehidupan masyarakat, seperti penyedia air bersih dan listrik, perlu segera mengantisipasi dengan mengoordinasikan divisi teknik operasional mereka dengan OT supaya lebih responsif dalam menghadapi keberadaan ancaman siber. Sebab jika sampai terkena serangan dan tidak memiliki OT yang bisa diandalkan hingga operasional terhenti, ini bisa menimbulkan kerugian besar,” ungkap Yu Chin Beng didampingi, Edwin Lim selaku Country Manager Fortinet Indonesia.

BACA JUGA:  Ilmuwan Temukan Baterai dari Limbah

Yu Chin Beng menambahkan, mengingat modus dan dinamika serangan siber terhadap operasional perusahaan yang juga makin cangggih yang gejala-gejala serangannya sering tidak terindentifikasi oleh pengelola divisi TI, perusahaan disarankan agar bekerja sama dengan pakar atau vendor IT Security untuk menganalisis perilaku mesin dan memastikan teknik dan sistem keamanannya. Dengan demikian, perusahaan bisa meminimalkan risiko dari kemungkinan serangan siber itu.

“Perusahaan penyedia keamanan, seperti Fortinet memiliki solusi yang dapat membantu perusahaan melakukan pencegahan dan pemulihan di sisi operasional, jika terjadi gangguan. Upaya ini penting bagi perusahaan, karena dampak dari persoalan serangan siber,  bukan hanya mengganggu bisnis sebuah perusahaan, namun juga merugikan konsumen luas, misalnya pada perusahaan penyedia listrik ataupun air bersih ,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan terkini, termasuk tuntutan kebutuhan untuk bersaing secara lebih efektif di pasar global, menyebabkan lingkungan industri harus mengubah atau bertransformasi dari tradisional dan sistem dan pola terpisah, menjadi terintergasi  secara digital. Makin banyak pula industri yang mulai mengintegrasikan jaringan dan komunikasi digital ke dalam ruang produksi dan pada mesin pintar dengan menggunakan IoT. Hal ini juga membutuhkan sistem jaringan atau infrastruktur yang secure untuk selalu dijaga dari ancaman  gangguan keamanan cyber.

Sementara itu, Edwin Lim menambahkan, dengan penggunaan IoT yang akan makin banyak di era Indutri 4.0, selain sistem pencegahan serangan siber dengan firewall pada OT untuk critical infrastruktur, perusahaan juga dapat memperkuat perlindungan terhadap penggunaan jaringan internet. Seperti  yang terhubung dengan mesin-mesin produksi maupun pada jaringan para pimpinan atau orang-orang penting dalam perusahaan itu dengan sistem kaemanan yang bisa diandalkan.

“Celah ancaman keamanan siber bukan hanya dari jaringan internet yang langsung terhubung dengan perusahaan, melainkan dapat berasal dari jaringan milik para petinggi perusahaan itu ketika mereka ada di luar kantor atau rumah, saat kirim email (surat elektronik) dan lainnya. Makanya proteksinya juga harus dari semua arah yang link dengan jaringan infrastruktur di perusahaan ,” kata Edwin Lim.

BACA JUGA:  Red Hat Siap Hadirkan Peningkatan Inferensi AI di AWS

Ditambahkan, terkait OT dan IT, di beberapa perusahaan besar, termasuk di Indonesia tren yang terjadi juga sudah mengarah ke pengembangan pada operasi sistem kontrol industri dan operational dengan pemisahan yang independen. “Pada tingkat paling dasar, TI bertanggung jawab atas pembuatan jaringan, transmisi, penyimpanan, dan pengamanan data. Jaringan ini memiliki dampak langsung bagi operasional manajemen suatu organisasi. Tetapi OT lebih pada kritikal infrastruktur seperti untuk proses produksi yang amat penting untuk dilindungi dri adanya gangguan dan ancaman cyber. Jadi walaupun sama-sama terkait bidang teknologi informasi, tetapi keduanya memiliki deverens side ,” tandasnya. (AC)

Tags: Fortinet
Previous Post

Boy Thohir Jadi Komisaris Go-Jek

Next Post

Kominfo: Zain Tak Boleh Jualan Untuk Sementara Waktu!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Cyber Resilience untuk Frontier AI, F5 Umumkan Kemampuan Fleet Management Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Daftar Perangkat Apple yang Dapat iOS 12 Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto