Jakarta, ItWorks- Diam-diam PT Taspen (Persero) juga gencar merambah dunia digital, di antaranya dengan mengembangkan layanan online melalui aplikasi DILAN (Digitalisasi Pelayanan) Pembayaran Pensiun berbasis teknologi informasi yang go live sejak Februari 2019. Melalui inovasi ini, proses otentikasi data penerima pensiun bisa dilakukan melalui smart phone dengan teknologi Biometrik yang lebih akurat, sehingga pembayaran dana pensiun kepada seluruh mitra bayar Taspen, bisa tepat orang, tepat waktu, tepat jumlah, tepat tempat, dan tepat administrasi.
“Implementasi DILAN (digitalisasi layanan) pembayaran pensiun ini juga mampu memberikan data pensiunan yang lebih valid, serta memberikan kemudahan kepada seluruh peserta pensiun PT Taspen dalam melakukan proses otentikasi. Melalui aplikasi ini, proses otentikasi data peneriman pensiun bisa dilakukan secara cepat, tanpa harus antrean pajang seperti pada sistem layanan konvensional. Mereka tinggal download aplikasi di smart phone, dimana terdapat berbagai fitur layanan kami. Degan aplikasi ini, ontentikasi bisa dilakukan melalui Smartphone, tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Taspen atau cabangnya untuk mengurus pembayaran dana pensiun ini, terutama melakukan proses otentikasi,” papar Manajer Utama Divisi Teknologi Informasi PT Taspen, Kristiyanto saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2019” yang diselenggarakan oleh Majalah ItWorks bekerjasama dengan sejumlah Asosiasi TI TELCO yang berlangsung (21/10), di Gedung WTC I, Jl Jend, Sudirman, Jakarta.
Turut hadir mendampingi saat presentasi dan wawancara penjurian, di antaranya Peter L (IT R&D), Saripin (System Analis), Yona Abhirama (MPA), serta Desy Puspa A. Presentasi dan wawancara penjurian selama sekitar 75 menit berlangsung interaktif dengan materi presentasi bertema ”Digital Technology Solution PT taspen (Persero).
Dijelaskan, pengembangan aplikasi digitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen PT Taspen dalam kaitan memberi kemudahan layanan pembayaran dana pensiun. Layanan ini juga diintegrasikan dengan Taspen Smart Card yang berfungsi sebagai kartu identitas pensiun berbasis data biometric. Ke depannya, Taspen sebagai lembaga pengelola dana pensiun juga akan terus mengembangkan digitalisasi ini.
“Intinya ini untuk kemudahan. Sehingga masyarakat bisa melakukan pembayaran atau klim dimana pun kapanpun tanpa harus mendatangi kantor cabang Taspen atau mitra bayar. Namun layanan melalui aplikasi ini sifatnya masih option, artinya kami juga tetap memberikan layanan konvensional sebagaimana yang terjadi saat ini. Sebab kami melihat para pensiunan itu karakternya masin banyak juga yang inginnya datang dan tatap muka langsung, sekaligus bisa reuni dengan teman-temannya,” ujar Kristiyanto.
Ditambahkan, selain aplikasi Dilan untuk otentikasi Digital Melalui Smartphone, Taspen juga menghadirkan sejumlah inovasi digital untuk kemudahan pelayanan para peserta. Antara lain Aplikasi Taspen Mobile, Layanan Klaim Otomatis, One Hour Service, aplikasi SIMGaji, Taspen Smart Card, Wirausaha Pintar dan lainnya.
Dari beberapa aplikasi yang dikembangkan, selain Dilan yang jadi aplikasi unggulan, juga ada dua lainnya. Pertama SIMGAJI yang saat ini sudah diaplikasikan di 503 Pemda serta 548 sudah Implementasi WEB base, seperti Makassar, Banyuwangi, dan Bondowoso. Manfaat dari aplikasi ini, bisa mengurangi biaya operasional Pemprov / Pemkot / Pemda dalam pengelolaan gaji. Data dapat digunakan oleh Kemenkeu sebagai dasar penetapan DAU Belanja Pegawai. Serta penyeragaman penerapan perubahan regulasi yg berkaitan dengan penggajian PNS,
Kedua aplikasi Taspen Mobile V.2 yang mulai Live 24 Agustus 2019 yang bisa berdampak terhadap wkonomi dan bisnis. Dalam hal ini, kebutuhan pegawai ASN seluruh Indonesia terhadap Taspen dapat dipenuhi pada aplikasi Taspen Mobile v.2. Adanya merchant-merchant yang bekerja sama dan tampil dalam Taspen Mobile juga bisa meningkatkan produktifitas bisnis dari sisi marketing.
Ditambahkan, dalam hal implementasi IT, PT Taspen (Prsero) telah memiliki IT masterplan dan tata kelola TI Taspen yang didasarkan pada PD-13/DIR/2015 Tanggal 9 Maret 2015 yang terus dikembangkan hingga saat ini. Posisi IT di Taspe saat ini bukan sekadar sebagai enabler, namun sudah selankah maju, di mana Teknologi Informasi sebagai business driver.
“TI Taspen pada perusahaan, kini sudah menjadi main/core dalam aktivitas organisasi, dalam arti memberikan arah baru dalam bisnis organisasi/perusahaan yang akan teru dikembangkan. Dalam kaitan ini, berbagai sarana pra sarana pendukung, seperti infrastruktur, server, data center, IT security dan system aplikasi lainnya juga akan erua ditingkatkan,” ujarnya.
Taspen sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaiknya dengan 4 Program perlindungan yang terdiri dari program Tabungan Hari Tua (THT), Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Dari segi layanan, TASPEN telah memperoleh sertifikasi ISO 9001 : 2015 untuk Layanan 1 jam dan layanan klim otomatis. Selain itu, sesuai dengan UU ASN No 5 Tahun 2014 dan PP No 49 Tahun 2018 TASPEN juga memberikan perlindungankepada pegawai Non ASN dan Non PPPK yang bertugas pada Instansi Pemerintah. Kedepan TASPEN akan terus melakukan Inovasi Layanan untuk kemudahan para pesertanya. (AC)















Tingkatkan pelayanan yang sempurna , mudah dan akurat sehingga para pensiunan yg sakit tidak kerepotan.