Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk (BRI Agro), yang pada awalnya bernama Bank Agro, memfokuskan diri menjadi bank dengan layanan terbaik di sektor agribisnis. Namun, BRI Agro juga tanggap akan perkembangan dunia digital saat ini. Salah satunya trend pinjaman secara online. Malah, BRI Agro adalah yang pertama memberikan pinjaman bank yang berbasis aplikasi di Indonesia yaitu Pinang.
“Pinang atau singkatan dari Pinjam Tenang ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pinjaman uang tunai secara cepat. Pencairan bisa langsung masuk ke rekening Bank BRI atau BRI Agro,” ujar Gibbon Tamba, Kepala Divisi TI BRI Agro di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 4 November 2019.
Pinang adalah produk BRI Agro berbasis aplikasi digital, dimana dengan aplikasi tersebut nasabah dapat mengajukan permohonan pinjaman tanpa agunan, dimana saja dan kapan saja.
Saat ini, aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh pengguna ber-payroll Bank BRI atau BRI Agro.
Aplikasi Pinang menggunakan sistem digital verification, digital scoring, dan digital signature. Dengan teknologi digital tersebut, proses pinjaman lewat Pinang bisa lebih cepat, bahkan pencairan bisa dilakukan kurang dari 10 menit.
Keunggulan lain dari aplikasi ini, pengajuan dapat dilakukan nasabah tanpa harus ke bank dan tanpa tatap muka secara langsung.
Plafon pinjaman pun dapat di top-up hingga maksimum Rp 20 juta dengan tenor antara 1 sampai 12 bulan dengan bunga yang terendah dibandingkan dengan layanan keuangan digital serupa.
Penulis: Miroji














