ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kemendikbud Ungkap Tiga Penyebab Guru di RI Masih Gaptek

adam
12 February 2020 | 10:00
rubrik: Digital
Lenovo EdVision, Platform Bertukar Ide dan Belajar Penggunaan Teknologi Bagi Tenaga Pengajar

Lenovo EdVision, Platform Bertukar Ide dan Belajar Penggunaan Teknologi Bagi Tenaga Pengajar

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) jumlah guru yang akrab dengan teknologi tak sampai 50 persen dari 28 ribu guru yang dipetakan. Kondisi ini menjadi ironi, terleboh ketika semua bidang dituntut untuk beradaptasi dengan revolusi industri 4.0 dan disrupsi teknologi.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Martaji menyebutkan ada tiga hal yang membuat guru masih gagap teknologi atau ‘Gaptek’. Pertama adalah absennya peran pemerintah dalam menjalankan tugasnya meningkatkan kompetensi guru, termasuk dalam bidang TIK.

Berikutnya adalah, peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang menurutnya telah gagal mencetak jebolan calon guru yang berkualitas. “Gagalnya LPTK dalam mencetak lulusan-lulusan yang kompeten dalam bidangnya dan penguasaan TIK dalam pembelajaran,” kata Ubaid di Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020.

Kemudian yang ketiga adalah Pemerintah Daerah yang tidak serius menangani dunia pendidikan. Ditambah lagi kompetensi guru yang juga tidak menjadi perhatian.

“Pemda masih menganggap bahwa persoalan pendidikan dan juga kompetensi guru bukanlah hal prioritas. Dampaknya, kualitas pendidikan kita sangat rendah, begitu pula dengan kemampuan literasi kita,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kemendikbud melakukan pemetaan kompetensi guru terhadap pemanfaatan teknologi kepada 28 ribu guru. Pemetaan ini dilakukan dengan menggunakan sistem yang diterapkan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Ada empat level pemetaan yang digunakan untuk mengukur kompetensi guru tersebut. Level satu ICT literasi, atau literasi Teknologi, Informasi, Komunikasi.

Kedua, level ketika guru sudah mampu mengoperasikan dan mengaplikasikannya dengan mudah. Level ketiga adalah level ketika guru sudah bisa membuat konten sendiri. Level keempat, guru sudah mampu menjaditrainer.

Tercatat dari pemetaan pada 28 ribu guru tersebut, hanya 46 persen di antaranya yang lulus level satu. Itu artinya yang menguasai teknologi level dasar masih di bawah 50 persen, dan itu diakui oleh Plt. Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gogot Suharwoto

BACA JUGA:  Kemendikbud Perbanyak Pelatihan Teknologi Informasi untuk Guru PAUD

“Hasil pemetaan kami dari 28 ribu (guru) ternyata yang menguasai level 1 baru 46%. jadi memang kendala utama pada kompetensi menguasai, masih di bawah 50 persen,” kata Gogot.

Tags: guru gaptekKemendikbud
Previous Post

Samsung Galaxy Z Flip Resmi Diperkenalkan

Next Post

PLN Dorong Pemanfaatan Teknologi Olahan Sampah Untuk PLTU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: PA Jember Dorong Layanan Perkara Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan Lewat Aplikasi INDRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Melindungi Mata Uang Kripto ala Kaspersky

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DCI Gandeng Uptime Institute, Perluas Pelatihan Pusat Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DataOn HR Conference 2026 Soroti Penerapan AI untuk Memperkuat Kinerja dan Potensi SDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto