ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kini Digitalisasi Jadi Tulang Punggung BPJS Kesehatan

adam
23 February 2020 | 08:00
rubrik: Digital
6 Fitur Baru Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan

6 Fitur Baru Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan

Share on FacebookShare on Twitter

Digitalisasi sudah menjadi tulang punggung BPJS Kesehatan dalam meningkatkan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam forum Technical Seminar on Digitalization. New Forms of Work: Focussing on Occupational Risks yang digelar 18-20 Februari 2020 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Saat memaparkan materi terkait Digitalization in Indonesia-New Form of Work: Threat or Opportunity? Fachmi menjelaskan, Indonesia juga sudah masuk dalam era digitalisasi yang meningkat dengan sangat cepat.

Lewat pemanfaatan teknologi informasi dapat mendorong sistem pembiayaan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta tetap efektif dan efisien dari sisi pembiayaan.

“BPJS Kesehatan telah menciptakan ekosistem digital. Sistem dan proses bisnis yang ada di BPJS Kesehatan ini juga terhubung dengan berbagai lembaga/institusi. Digitalisasi kini telah menjadi tulang punggung BPJS Kesehatan dalam meningkatkan keberlanjutan program,” kata Fachmi di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagaimana keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, Rabu (19/2/2020).

Data Kepesertaan dan Verifikasi Klaim Digital

Di era digitalisasi, tantangan terbesar program JKN-KIS adalah bagaimana mengelola sektor informal. Pemanfaatan teknologi dilakukan dalam pengelolaan sektor informal agar peserta rutin membayar iuran.

“Caranya dengan membuka akses digitalisasi melalui pembayaran berbasis online. Lebih dari 700 ribu payment point online banking telah dibangun, pemanfaatan e-commerce, e-wallet, dan lainnya,” jelas Fachmi.

Implementasi pertama kali dalam ekosistem digital Program JKN-KIS adalah tautan digital antara basis data kepesertaan BPJS Kesehatan dengan basis data kependudukan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Proses tersebut memastikan konsistensi dan validitas dengan basis data nasional sehingga memungkinkan BPJS Kesehatan mengelola basis data kepesertaan lebih efisien.

“Tahapan selanjutnya, tautan digital antara BPJS Kesehatan dan perbankan serta financial technology. Ini untuk memudahkan pengumpulan iuran yang menjamin aliran pendapatan ke Dana Jaminan Sosial (DJS),” Fachmi melanjutkan.

BACA JUGA:  Menkominfo dan Menkes Menandatangani SKB Satu Data Vaksinasi Covid-19

“Digitalisasi juga meningkatkan proses verifikasi klaim digital dan menggantikan verifikasi klaim berbasis kertas tradisional yang rentan terhadap kesalahan manusia dan dokumen yang hilang. Proses ini memungkinkan alokasi sumber daya manusia secara efisien untuk mengisi posisi penting lainnya di BPJS Kesehatan.”

Sistem Informasi Fasilitas Kesehatan

BPJS Kesehatan juga memanfaatkan teknologi berkaitan dengan sistem informasi fasilitas kesehatan. Sebut saja penggunaan aplikasi Health Facilities Information System (HFIS), rujukan online, klaim digital (Vedika), pemanfaatan fingerprint (sidik jari) pada fasilitas kesehatan.

Kehadiran digitalisasi pada sistem informasi fasilitas kesehatan untuk validasi data kepesertaan serta Deteksi Potensi Fraud melalui Analisa Data Klaim (Defrada). Pengembangan itu diimplementasikan agar pelayanan kesehatan yang diterima oleh peserta efektif, efisien tapi tetap mengedepankan mutu dan kualitas.

“Kami juga telah mengembangkan aplikasi Mobile JKN. Mobile JKN merupakan one stop service untuk memperoleh informasi seputar program JKN-KIS, melakukan pendaftaran, pembayaran iuran, mengetahui informasi kepesertaan, pendaftaran antrean pelayanan, informasi ketersediaan tempat tidur RS, informasi jadwal operasi, dan informasi kesehatan (tele consulting),” tambah Fachmi.

Berbagai kemajuan dicapai BPJS Kesehatan diraih tersebut, lanjut Fachmi, membuat mata dunia serius memperhatikan perkembangan jaminan sosial yang ada di Indonesia.

“Tentunya, bukan sekedar kepentingan reputasi Indonesia yang membaik. Lebih dari itu, peningkatan kualitas layanan bagi jaminan sosial bagi masyarakat Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Tags: BPJS Kesehatan
Previous Post

Tim Tulibot dari Indonesia Raih Posisi Runner Up pada Final Imagine Cup Asia 2020

Next Post

Astragraphia Perluas Penjualan Mesin Cetak Digital Offset

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto