ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Awas Malware Android Baru Mengincar

Ahmad Churi
16 March 2020 | 15:05
rubrik: Research
Awas Malware Android Baru Mengincar
Share on FacebookShare on Twitter


ItWorks- Para ahli Kaspersky telah menemukan dua modifikasi malware Android baru yang jika digabungkan dapat mencuri cookie yang dikumpulkan oleh peramban dan aplikasi situs jejaring sosial populer. Malware ini memungkinkan para aktor ancaman untuk mendapatkan kendali atas akun korban secara diam-diam dan mengirimkan berbagai konten yang tidak diinginkan

Cookie merupakan sejumlah kecil data yang dikumpulkan oleh situs web untuk melacak aktivitas para pengguna online dalam upaya menciptakan pengalaman personalisasi (personalized experience) di masa depan. Meskipun sering dianggap sebagai gangguan yang tidak berbahaya, jika berada di tangan yang salah, dapat menimbulkan risiko keamanan.

Mengapa berisiko? Karena ketika situs web menyimpan cookie tersebut, para aktor ancaman kejahatan dunia maya dapat menggunakan identitas unik yang mengidentifikasi para pengguna di masa depan, tanpa memerlukan kata sandi atau login.

Setelah memiliki identitas pengguna, para aktor ancaman dapat mengelabui situs web dengan skenario bahwa mereka sebenarnya adalah korban dan memiliki kendali penuh atas akunnya. Inilah yang dilakukan oleh para pencuri cookie dengan mengembangkan Trojan menggunakan pengkodean serupa dan mengendalikannya melalui server perintah dan kontrol (C&C) yang sama.

“Dengan mengombinasikan dua serangan, pencuri cookie telah menemukan cara untuk mendapatkan kendali atas akun korban tanpa menimbulkan kecurigaan. Meskipun ini merupakan ancaman yang relatif baru, sejauh ini, hanya sekitar 1.000 orang yang ditargetkan. Angka itu terus bertambah dan kemungkinan besar akan terus berlanjut, terutama karena sulitnya pendeteksian oleh situs web. Meskipun kebanyakan orang biasanya tidak memperhatikan cookie ketika menjelajahi web, itu masih menjadi sebuah pilihan dalam memperoleh informasi pribadi dan kapan pun data pribadi Anda dikumpulkan secara online. Anda harus selalu waspada,” ungkap Igor Golovin, analis malware Kaspersky dalam keterangan tertulisnya (16/3) yang diterima redaksi ItWorks, di Jakarta.

BACA JUGA:  Diungkap Pakar, Begini Cara Penjahat Siber Manfaatkan AI untuk Serangan APT

Disebutkan, Trojan pertama akan memperoleh akses root pada perangkat korban sehingga memungkinkan para aktor ancaman untuk mentransfer cookie Facebook ke server yang mereka miliki. Namun, sering kali, hanya dengan memiliki nomor ID saja tidak cukup untuk mengendalikan akun seseorang. Beberapa situs web memiliki langkah-langkah keamanan yang mencegah upaya masuk mencurigakan, misalnya seorang pengguna yang sebelumnya aktif di Chicago mencoba masuk dari Bali hanya beberapa menit kemudian.

Pada saat itulah Trojan kedua mengambil peran. Aplikasi berbahaya ini dapat menjalankan server proxy pada perangkat korban untuk melewati langkah-langkah keamanan dan memperoleh akses tanpa menimbulkan kecurigaan. Dari sana, para aktor ancaman dapat berperan sebagai korban dan mengambil kendali atas akun jejaring sosial pengguna untuk mendistribusikan konten yang tidak diinginkan. Sementara, tujuan utama para pencuri cookie ini masih belum diketahui. Dengan kata lain, mereka kemungkinan mencari akses akun sebagai cara untuk meluncurkan serangan spam dan phising yang luas.

Agar terhindar, ada beberapa cara yakni blokir akses cookie pihak ketiga di peramban web ponsel Anda. Kemudian, rutin untuk membersihkan cookie Anda secara berkala. Selain itu, yakni menggunakan solusi keamanan yang menyertakan fitur penjelajahan pribadi, yang bisa mencegah situs web mengumpulkan informasi tentang aktivitas Anda secara online. (AC)

Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Pre-Order Vivo V19 Masih Dibuka, Tawarkan Keuntungan Menarik Hingga Trade-in

Next Post

Tanggapan Resmi Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASUS Hadirkan ExpertBook P5 G2, Laptop Berteknologi AI untuk Dukung Kerja Profesional Hybrid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Lonjakan Perdagangan Digital Berbasis AI Picu Lonjakan Serangan Bot dan API

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Layanan, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan 4 Shipping Lines

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto