Jakarta, ItWorks- Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako di wilayah DKI Jakarta yang pendistribusiannya dilakukan melaluikerja sama dengan PT Pos Indonesia dan ojek online. Mekanisme penyaluran bansos dimulai dari penyediaan dan pengemasan sembako di gudang penyedia barang untuk dikirimkan langsung ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM).
Menteri Sosial Juliari P. Batubara dalam siaran persnya, baru-baru ini mengatakan, mekanisme penyaluran ini ditempuh agar penerima bansos tidak keluar rumah di masa pencegahan pandemi COVID-19 ini. Mekanisme ini sesuai dengan anjuran yang disampaikan pemerintah agar masyarakat #dirumahaja.
Bantuan sosial berupa Paket Sembako ini akan disalurkan kepada 1,2 juta keluarga yang membutuhkan, berdasarkan data Pemerintah DKI Jakarta. Adapun Paket Sembako tersebut berisi bahan makanan serta kebutuhan sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, kecap manis, sambal, mie instan, sarden, kornet sapi, teh celup, susu UHT, dan sabun batang. Dari bulan April sampai Juni 2020, tiap kepala keluarga penerima bantuan akan menerima distribusi Paket Sembako dua (2) kali per bulan, senilai Rp300.000 per paket.
Bantuan di DKI Jakarta didistribusikan melalui kerja sama PT Pos Indonesia dan ojek online Gojek melalui layanan GoSend. Mitra Gojek telah memulai pengiriman pertama bantuan sosial Kebijakan Jaringan Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak COVID-19 di wilayah DKI Jakarta mulai 17 April lalu.
Head of Logistic Gojek, Junaidi mengatakan, sebagai perusahaan anak bangsa, Gojek terpanggil untuk terus mendukung upaya pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam melewati masa sulit ini. “Kami berterima kasih atas kepercayaan Kemensos RI dan PT Pos Indonesia yang menggandeng Gojek, melalui layanan GoSend untuk menyalurkan bantuan sosial kepada para keluarga rentan di wilayah DKI Jakarta. Pada program ini, para mitra driver akan bersiaga di wilayah-wilayah yang telah ditentukan oleh Pos Indonesia dan membagikan bantuan berupa paket sembako ke lokasi-lokasi tujuan,” ujarnya.
Mitra driver akan menjemput bantuan paket sembako dari lokasi drop point dan mengirimkan ke alamat penerima, berdasarkan data yang diberikan oleh PT Pos Indonesia. Dalam proses pengiriman, Gojek memastikan kemasan yang baik dan layak untuk mencegah kerusakan selama proses pengiriman. Untuk setiap paket yang terkirim, para mitra driver akan memberikan laporan berupa foto penerima dan foto kopi KTP penerima.
Selama masa darurat pandemi COVID-19 ini mitra driver Gojek senantiasa berupaya memberikan layanan terbaik dengan menerapkan prosedur operasional standar (SOP) khusus, termasuk contactless delivery. Sejalan dengan SOP tersebut, mitra wajib menggunakan masker dan sarung tangan dalam menjalankan tugas saat perjalanan maupun bertemu pelanggan, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak sedikitnya satu (1) meter dengan orang lain, melakukan desinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan, dan tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit. (AC)















Saya berharap mendapatkan sembako dari pemerintah
Saya berharap bisa mendapatkan bansos dari pemerintah