Jakarta, ItWorks- Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020, di sisi telah mendongkrak akselerasi atau percepatan transformasi digital di jajaran PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN. Setidaknya ada dua lini utama yang mengalami lompatan baru transformasi digital, yakni di internal manajemen terkait sistem kerja dan eksternal dalam hubungan layanan masyarakat pelanggan.
Di internal perusahaan, hal ini tidak terlepas adanya tuntutan perubahan sistem dan pola kerja, di mana adanya Pandemi Covid-19 telah membatasi ruang gerak tatap muka dan kontak fisik. Sehingga hal juga berpengaruh terhadap kinerja dan operasional perusahaan.
Padahal sebagai penyedia layanan listrik bagi masyarakat, di saat pandemi sekalipun, PLN dituntut tetap bisa memberikan layanan optimal. Termasuk menjaga stabilitas pasokan listrik agar tetap stabil dan terjaga keandalannya. Apalagi kebutuhan konsumsi listrik masyarakat di saat pandemi juga meningkat.
Menyikapi hal ini, PLN juga gencar melakukan akselerasi transformasi digital dengan mengembangkan platform aplikasi baru. Terutama untuk mendukung pola kerja baru bagi para karyawan secara digital.
Demikian diungkapkan Executive Vice President STI /Divisi Sistem dan Teknologi Informasi PT PLN, R. Ari Rahmat Indra Cahyadi saat presentasi dan wawancara penjurian “TOP Digital Awards 2021” pada (1/11/2021) secara virtual dari Jakarta yang dihelat Majalah ItWorks bekerja sama dengan Asosiasi TI & Telco dan konsultan ICT Independent Indonesia.
“Situasi pandemi, terus terang telah mendorong adanya lompatan baru transformasi digital di jajaran PLN. Kita, Tim IT PLN banyak membangun sistem dan aplikasi baru untuk mendukung pola kerja baru dengan teknologi digital, terutama untuk WfH. Kita bangun aplikasi PLN Daily untuk menunjang aktivitas kerja para pegawai. Kita juga banyak sosialisasi dan edukasi untuk membangun digital culture di jajaran PLN seluruh Indonesia. Demikian juga terkait layanan pelanggan, PLN juga banyak melakukan inovasi dan pembaruan dengan membangun super upps New PLN Mobile dengan fitur-fitur baru untuk memudahkan layanan masyarakat. Jadi tetap ada hikmah dibalik wabah Covid-19 ini. Kalau tidak ada pandemi, mungkin transformasi digital PLN belum sepesat sekarang ini,” papar R. Ari Rahmat Indra Cahyadi.
Dalam presentasinya bertajuk “IT Sebagai Driver Transformasi PLN”, EVP STI PT PLN, R. Ari Rahmat Indra Cahyadi juga memaparkan banyak hal tentang terobosan dan inovasi dari kelanjutan digitalisasi di PLN, baik di sistem manajemen, pengembangan produk layanan pelanggan untuk kelangsungan bisnis di tengah pandemi Covid-19 ini. Turut hadir mendampingi saat presentasi di depan tim juri, di antaranya VP Perencanaan dan Strategi TI / Divisi Sistem dan Teknologi Informasi (Wisnu Cahyono), VP Operasional STI Sulawesi, Maluku dan Papua / Divisi Sistem dan Teknologi Informasi (Irvan Kristianto), VP Aplikasi Layanan Korporat / Divisi Sistem dan Teknologi Informasi (Herdi Setiawan), Asman Operasional STI Banten 2 / Divisi Sistem dan Teknologi Informasi (M. Zulfi Ashari), serta Assisstant Analyst Strategi dan Arsitektur TI / Divisi Sistem dan Teknologi Informasi (Eni Triningsih).
Dijelaskan, terkait kinerja dan layanan pelanggan, inovasi digital yang cukup membanggakan dan dirasakan masyarakat luas yakni adanya pembaruan pada aplikasi PLN Mobile menjadi super aplikasi (Super Apps)- New PLN Mobile yang diperkaya dengan sejumlah fitur-fitur baru yang dibuat untuk memudahkan para pelanggan. Terobosan ini, menjadi bagian dari program transformasi PLN sebagai One Stop Solution bagi pelanggan.
“Awal Oktober lalu kami telah melakukan Major Launch atau Grand Launching New PLN Mobile, dengan sejumlah fitur canggih baru untuk kemudahan layanan bagi pelanggan. Ini juga bagian dari solusi inovasi PLN di tengah meningkatnya perubahan perilaku masyarakat yang mulai banyak menggunakan platform digital yang terjadi sejak pandemi. Termasuk dalam melakukan kegiatan pembayaran dan transaksi keuangan lainnya,” ungkap Ari.
Dengan sederat inovasi dan dinamika digitalisasi yang terus dilakukan, tahun ini PT PLN kembali masuk dan terpilih sebagai peserta atau kandidat pemenang di ajang penghargaan bidang inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tingkat Nasional “TOP DIGITAL Awards 2021”. Penghargaan ini akan diberikan kepada perusahaan, organisasi, instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan maupun layanan kepada masyarakat. Tahun ini mengusung tema “Accelerating Digital Transformation in Business & Government” dan puncak acara penghargaannya akan dilakukan pertengahan Desembar 2021. (AC)














