Selama pandemi Covid-19 ini, banyak lembaga pendidikan harus menyelenggarakan pendidikan secara daring. Microsoft Indonesia bangga dapat membantu berbagai lembaga pendidikan dengan menyediakan solusi pendidikan untuk tidak saja menyampaikan pelajaran secara online tetapi juga untuk berbagi informasi dan data untuk mengukur efektivitas dan efisiensinya kata Benny Kusuma, Microsoft Indonesia Education Lead dalam siaran pers, 18/9.
Sebelumnya dengan dukungan solusi pendidikan dari Microsoft, Tim IT Universitas Pelita Harapan (UPH) telah berhasil mentransformasi institusi mereka secara digital dengan Model Sistem Manajemen Pembelajaran (Learning Management System – LMS).
Karena sudah menggunakan Microsoft Office 365 untuk produktivitas dan layanan email, UPH memilih untuk menambahkan solusi Microsoft ke infrastrukturnya, seperti Microsoft Teams untuk kelas online lewat layanan konferensi video, OneDrive untuk penyimpanan cloud, Sharepoint untuk ruang kerja digital, serta Azure Active Direktori untuk otentikasi pengguna.
Sistem itu baru diimplementasikan dalam jangka waktu yang sangat pendek dan siap digunakan tanpa mengkhawatirkan potensi masalah kompatibilitas. Selain itu, Azure Infrastructure meng-hosting solusi LMS universitas yang harus mampu menerima ribuan koneksi bersamaan.
Sebagai informasi, Tim IT di Universitas Pelita Harapan (UPH) juga bertanggung jawab atas transformasi digital sekolah Pelita Harapan lainnya, yaitu 13 sekolah Dian Harapan dan 26 sekolah Lentera Harapan. Para siswa di sana menghadapi tantangan yang sama dengan mahasiswa, yaitu keragaman perangkat komputer dan kuota internet yang rendah.
Oleh karena itu, ke depannya tim TI UPH juga harus memastikan sistem dan jaringan di seluruh sekolah Pelita Harapan itu dapat diakses oleh berbagai kalangan.
“Pekerjaan kami belum selesai. Kami akan terus meningkatkan dan memelihara sistem untuk memastikan pengguna kami mendapatkan pengalaman terbaik dalam kondisi normal baru ini. Kami memiliki data yang dapat membantu meningkatkan pembelajaran virtual dan akan terus meningkatkan produktivitas pemangku kepentingan kami,” kata Firman Rusli, Chief Technology Officer.














