ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Berkat Aplikasi OSS, Izin Investasi di BKPM Jadi Mudah

redaksi
7 November 2020 | 11:00
rubrik: Digital, E-Gov, Event
Berkat Aplikasi OSS, Izin Investasi di BKPM Jadi Mudah

Berkat Aplikasi OSS, Izin Investasi di BKPM Jadi Mudah

Share on FacebookShare on Twitter

Reporter: Nurdian Akhmad

Editor: Teguh Imam S.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus meningkatkan kehandalan sistem teknologi informasi (TI) guna mempermudah dan mempercepat proses perizinan bagi para investor. Sejak 2019,  BKPM sudah mengimplementasikan Sistem Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) versi 1.1. Ini merupakan penyempurnaan dari OSS sebelumnya yang menggunakan versi 1.0.

Hyananda Prasasty Hening, Kasubdit Pengelolalan Infrastruktur Jaringan BKPM menjelaskan, OSS ini merupakan sistem yang diperuntukkan bagi investor serta stakeholder terkait seperti Kementerian, Lembaga dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) baik provinsi, kabupaten dan kota.

“Fitur unggulannya adalah mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan berusaha yang jadi kewenangan menteri atau pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota yang dilakukan secara elektronik. Dengan adanya OSS ini juga ada standaardisasi perizinan,” ujar Nanda dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian TOP DIGITAL Awards 2020 yang dilakukan secara daring pada 6 November 2020 lalu.

Menurut Nanda, sistem OSS ini cukup membanggakan bagi BKPM karena merupakan bentuk reformasi sistem perizinan yang diharapkan mempermudah dan mempercepat para pelaku usaha dalam mengurus perizinan berusaha, serta mendorong standardisasi dan efisiensi birokrasi perizinan di tingkat pusat dan daerah.

BKPM dalam sesi Penjurian TOP DIGITAL Awards 2020 yang dilakukan secara daring pada 6 November 2020 (Dokumentasi: IT Works).

Solusi TI di BKPM

Selain OSS, kata Nanda, BKPM sejak 2011 sudah mengimplementasikan Business Intelligence (BI) Online. Aplikasi yang dibesut tim TI eksternal ini digunakan untuk menyajikan dan menganalisis data penanaman modal guna membantu dalam proses pembuatan keputusan. Data yang disajikan terdiri atas data realisasi penanaman modal dan data OSS.

“Beberapa fitur unggulan dalam BI Online ini adalah, data realisasi penanaman modal berasal dari data LKPM yang dilaporkan investor setiap tiga bulan sekali.”

BACA JUGA:  Mahkamah Agung dan BRI Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Elektronik

“Selain itu, data OSS merupakan data perizinan berusaha yang bersumber dari aplikasi OSS. Penyajian data juga dilakukan melalui portal NSWI dan aplikasi mobile (Business Intelligence Mobile).”

“Data tersebut disajikan dalam bentuk report (tabular) maupun dalam bentuk dashboard, sehingga memudahkan pengguna umum maupun DPMPTSP Provinsi/ Kabupaten/Kota untuk mendapatkan data penanaman modal,” jelas Nanda.

Kemudian tahun 2018, BKPM sudah menggunakan E-Office yang merupakan aplikasi persuratan dan disposisi untuk internal BKPM. Manfaat aplikasi ini adalah memudahkan dan mempercepat dalam proses disposisi dan pencatatan persuratan.

“Fitur unggulan E-Office ini adalah memberikan layanan disposisi, surat menyurat, dokumentasi rapat, layanan keuangan, dan kinerja. Aplikasi ini juga sudah menggunakan single sign on untuk proses login,” kata Nanda.

Berikutnya, tahun 2019, BKPM juga mengimplementasikan Sistem Helpdesk Layanan Berusaha. Solusi bisnis unggulan ini untuk memudahkan investor dan DPMPTSP Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai mitra BKPM dalam menyampaikan keluhan dan untuk mendapatkan solusi baik terkait kebijakan maupun terkait teknis sistem.

Dikembangkan oleh pihak eksternal, Sistem Helpdesk ini memiliki beberapa fitur unggulan antara lain konsep Information Technology Service Management (ITSM). Selain itu, sistem ini secara otomatis mampu mengkonversi email yang masuk menjadi tiket untuk dikerjakan oleh tim Helpdesk.

Solusi di Era New Normal

Di era new normal saat ini, BKPM juga memiliki dua solusi bisnis unggulan yakni Microsoft Office 365 dan Solusi Video Conference atau Online Meeting.

“Microsoft Office 365 yang diimplementasikan tahun 2019 ini merupakan software untuk melakukan kolaborasi dan manajemen kerja antarpegawai BKPM.”

“Manfaat atau dampak untuk instansi adalah meningkatkan produktivitas dan kinerja pegawai BKPM di saat new normal,” kata Nanda.

Ada beberapa fitur unggulan dari Microsoft Office 365 antara lain layanan email, layanan komunikasi dan meeting online, layanan penyimpanan data, aplikasi untuk melakukan perencanaan, daftar pekerjaan, serta layanan berbagi pakai data.

BACA JUGA:  Dirut PT KBI: "Investasi Emas Digital Aman dan Memiliki Prospek Menjanjikan"

Untuk Solusi Video Conference atau Online Meeting yang diaplikasikan BKPM adalah Microsoft Teams. Aplikasi yang juga terintegrasi dengan Microsoft Office 365 ini sebenarnya sudah diimplementasikan BKPM sejak tahun 2019.  Beberapa fitur unggulannya adalah sarana komunikasi menggunakan teks, audio, video, perekaman dan penyimpanan dokumentasi rapat

Menurut Nanda, semua server yang digunakan telah diiencrypt oleh Microsoft sesuai 256-bit Advanced Encryption Standard (AES) encryption dan telah menggunakan OAUTH, TLS, Secure Real-Time Transport Protocol (SRTP) sehingga keamanan data terjamin.

“Manfaat atau dampak untuk instansi antara lain dapat melakukan komunikasi melalui video conference untuk melakukan diskusi/rapat/webinar baik untuk internal pegawai BKPM maupun dengan pihak eksternal seperti K/L lainnya, DPMPTSP Provinsi/Kabupaten/Kota, dan pihak lainnya,” ujar Nanda.

Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), BKPM pada tahun 2019 mendapatkan indeks 2,33 dengan predikat Cukup.

Baca: BKPM Pastikan Sinkronisasi Online Single Submission Rampung 6 Bulan

Tags: BKPMTOP Digital Awards 2020
Previous Post

Berkat Digitalisasi, Kini Pabrik Pusri Ada di Kantong

Next Post

Kabupaten OKI Membangun Dari Desa Dengan Optimalisasi dan Digitalisasi TI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Laporan Mengungkap Meningkatnya Kecanggihan Ancaman Dunia Maya

    BRIN Dan UNSRI Perkuat Riset Keamanan Siber dan Blockchain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi AI Bikin Hasil Cucian Sempurna, AQUA Elektronik Hadirkan Mesin Cuci Pintar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tencent Cloud Perluas Rangkaian Solusi Agen AI Internasionalnya ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal IPOT, Aplikasi Super untuk Investasi dari Indo Premier

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto