Super Apps Kimia Farma Mobile Solusi Unggulan Di Tengah Pandemi

Penulis Churry

Jakarta, ItWorks- PT Kimia Farma (Persero) Tbk., di bawah kepemimpinan Direktur Utama Verdi Budidarmo, terus menggiatkan transformasi digital untuk akselarasi kinerja usaha dan layanan pelanggan. Bahkan digitalisasi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, sudah selangkah lebih maju dengan implementasi smart technology, seperti big data dan IoT (Internet of Things).

Tak dapat dipungkiri kesehatan merupakan aset yang paling berharga bagi siapa pun. Dengan kesehatan, sesorang bisa melakukan banyak hal dan mengoptimalkan produktivitas dalam berbagai kegiatan sehari-hari.

Namun demikian, di tengah kesibukan masyarakat urban yang kian padat, hambatan penyakit dapat menyerang kapan saja. Dalam kondisi ini, tentu siapa pun orangnya, ingin bisa segera lepas dari penyakit tersebut. Salah satunya dengan mengkonsumsi obat resep dari dokter dengan menebus di apotek.

Mengantisipasi tuntutan dan tren gaya hidup masyarakat urban yang kian dinamis tersebut, Kimia Farma menjawab dengan transformasi digital melalui aplikasi digital-Kimia Farma Mobile yang dikembangkan untuk layanan Apotek.
Kimia Farma Mobile merupakan bagian dari Super Apps yang dibangun PT Kimia Farma untuk memudahkan berbagai layanan healthcare yang lengkap melalui satu platform. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mudah dan cepat mendapatkan layanan dari perusahaan. Seperti pembelian obat secara on line , konsumtasi dan informasi lain dari perangkat digital, smartphone.

“Ini salah terobosan baru dari transformasi digital yang kami lakukan. Solusi ini sangat bermanfaat dan juga berdampak signifikan bagi perusahaan di tengah pandemi Covid-19 sehingga layanan bisa berjalan optimal. Tersedia layanan lengkap mulai dari pencarian informasi, belanja online, hingga reservasi dokter. Saat ini, aplikasi Kimia Farma Mobile telah terhubung dan terintegrasi dengan lebih dari 1.300 Apotek Kimia Farma di seluruh Indonesia. Melalui aplikasi ini, layanan apotik bisa tetap berjalan optimal. Bahkan juga telah dilengkapi dengan teknologi big data analytic untuk memudahkan proses inventori, kontrol dan monitoring dari pusat ke setiap outlet dari sisi penjualan. Memudahkan pencarian obat di apotek dan lainnya. Ini termasuk salah satu inovasi yang membanggakan dari proses transformasi digital yang kami lakukan selama ini,” ujar Subiantoro, Manager OPCO & Infrastruktur Management PT Kimia Farma (Persero) Tbk., saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2020” yang berlangsung (13/11) secara virtual yang dihelat Majalah ItWorks bekerjasama dengan Konsultan Independent, dan didukung sejumlah Asosiasi TI & TELCO Indonesia, di Jakarta.

Di sistem manajemen, perusahaan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP), pengembangan aplikasi untuk mendukung kerja karyawan dengan membangun sistem aplikasi, seperti virtual meeting, pengembangan sistem layanan pelanggan online, termasuk kemitraan dengan e-commerce, serta sejumlah inisiasi digital lainnya.

Sesuai IT masterplan yang telah disusun sebelumnya, implementasi digitalisasi menjadi salah satu program prioritas Kimia Farma yang telah dicanangkan oleh manajemen sejak pertengahan 2017. Strategi ini sebagai wujud kepedulian Kimia Farma dalam meningkatkan kualitas layanan dan produk healthcare untuk masyarakat Indonesia. Sebelumnya, terkait digitalisasi dan layanan online, Kimia Farma melalui Kimia Farma Official Store juga telah melayani penjualan online melalui kerja sama dengan online store dan market place di Indonesia.

Gunakan Layanan Manage Services

Dalam presentasi berjudul “Leading Digital Transformation into Industry 4.0 – Super Apps Solution for Healthcare Industry”, Subiantoro juga mengungkapkan banyak hal tentang perjalanan dan perkembangan dari proses digitalisasi dan adopsi teknologi informasi serta pengembangan aplikasi digital di Kimia Farma hingga saat ini. Proses digitalisasi Kimia Farma meliputi penyediaan infrastruktur cloud dan jaringan (network), hardware, serta sistem aplikasi terpadu yang terintegrasi dengan sistem ERP yang sudah diterapkan sejak Oktober 2016. Beberapa aplikasi pendukung lain yang telah diimplementasikan seperti tracking system, Customer Relations Management (CRM), Smart stock, omni channel, customer loyalty, big data analytics, dan beberapa lainnya.

Aplikasi ini, selain dibangun sendiri oleh tim internal Kimia Farma sebagian namun sebagian juga dilakukan melalui kerja sama dengan pihak luar. Termasuk dengan PT Telkom dalam kaitan sinergi BUMN melalui pola layanan -manage services.
Dalam kesempatan penjurian ini, turut hadir dan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan dewan juri, di antaraya Ferro Armando, Manager Kebijakan Perencanaan & Tata Kelola IT, Rafi Ananda Muhammad Supervisor IoT & Big Data Development, dan Fitri Rizki Amelia, Supervisor ERP DevOps -PT Kimia Farma.

Sedangkan dewan juri terdiri Tody Siburian (Sinergi Nusantara Bersatu), Melani Hariman (Melani K Harriman Associate), Febrizal Effendi (Aspiluki), Dwinda Ruslan (Advisor Majalah ItWorks), serta Nurul Yakin Setyabudi (Indonesia Telecommunication User Group –IDTUG).

Sejalan dengan telah dicanangkannya “Making Indonesia 4.0” sebagai roadmap (peta jalan utama) menuju era Industri 4.0 yang sarat dengan penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi IoT ( Internet of thing), PT Kimia Farma juga mulai meningkatkan adopsi teknologi untuk mendukung proses produksi obat di pabrik yang dimiliki. Di antaranya teknologi Big Data dan Internet of Things untuk mendukuing operasional mesin di pabrik.

“Teknologi big data juga sudah mulai kami implementasikan di untuk mendukung proses produksi dipabrik. Saat ini, big data sudah terapkan di dua pabrik, yakni di Cikarang dan Banjaran. Terutama untuk memonitor kionerja mesin, proses pemurnian air, gas monitoring, dan lainnya untuk proses produksi,” ujarnya.

PT Kimia Farma (Persero) Tbk adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare Company dari hulu ke hilir yang meliputi Pabrik, Manufaktur Bahan Baku Obat, Research & Development, Marketing, Bisnis Internasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan Klinik Kesehatan. Perseroan saat ini memiliki lini usaha terpadu untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. (AC)

BACA JUGA

Leave a Comment