Berkat Inovasi “Adiraku” Layanan Tetap Optimal Di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis Churry

Jakarta, ItWorks – Mengadopsi pola kerja agile yang didukung sumber daya manusia (SDM) berbakat, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk., (Adira Finance) bisa cepat merespons tuntutan perubahan. Termasuk saat menghadapi pandemi Covid-19 ini dengan menghadirkan aplikasi digital Adiraku yang membuat layanan tetap bisa optimal.

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak maret tahun 2020, telah menjadi krisis multidimensi yang berdampak luas. Tak hanya menyangkut kesehatan, namun juga sektor ekonomi, bisnis dan dunia usaha. Apalagi sejak adanya kebijakan restriction mobility dan social distancing sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adanya pembatasan mobilitas mengakibatkan terganggunya aktivitas ekonomi yang membuat daya beli masyarakat ikut lesu. Terlebih sejak penerapan PSBB, dimana sebagian besar aktivitas ekonomi terhenti yang juga berdampak pada penurunan dunia usaha, termasuk usaha pembiayaan (financing) di Tanah Air.

Namun demikian, sebagai perusahaan yang telah berkiprah selama dari 30 tahun dengan jutaan konsumen di seluruh Indonesia, Adira Finance tak tinggal diam untuk menyiasati tantangan perubahan ini dengan melakukan inovasi-inovasi baru. Terutama inovasi berbasis sistem IT (information technology) sejalan dengan tuntutan era industri keempat (Industri 4.0).

“Adira Finance telah mengadopsi pola kerja agile (lincah) yang dilakukan dengan serangkaian program transformasi mindset secara bertahap. Tidak hanya di organisasi TI, tetapi dilakukan secara luas, menyeluruh di semua bagian. Dengan dukungan SDM yang saat ini 80% di antaranya dari kalangan millennial, metode dan pola kerja agile bisa lebih mudah diterapkan. Sehingga kami juga bisa respons cepat, menyiasati tuntutan perubahan, termasuk saat pandemi Covid-19 dengan menghadirkan inovasi-inovasi baru solusi bisnis dan layanan, di antaranya inovasi berbasis teknologi digital. Untuk mendukung masa new normal, kami menghadirkan aplikasi mobile/platform online seperti layanan digital Adiraku, Ad1Checking untuk Credit Checking Automation, Easy Click untuk pengajuan pembiayaan, dan lainnya, sehingga layanan konsumen tetap dapat berjalan optimal,” ungkap Chief of It Officer) PT Adira Dodi Yuliarso Soewandi saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2020” yang berlangsung (27/11/2020) melalui video coference yang dihelat Majalah ItWorks bekerjasama dengan Konsultan Independent, dan didukung sejumlah Asosiasi TI & TELCO Indonesia, di Jakarta.

Menurutnya, Adiraku menjadi salah satu unggulan dengan berbagai fitur pendukungnya di tengan pandemi ini. Dijelaskan, Adiraku merupakan inovasi baru layanan digital Adira Finance yang kini dikembangkan dengan inovasi baru yang lebih komprehensif. Aplikasi mobile ini juga sebagai respons cepat untuk layanan pelanggan di saat pandemi Covid-19, sesuai visi Adira untuk memberikan berbagai layanan solusi finansial yang inovatif dan praktis bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Terdapat beberapa fitur unggulan yang bisa memudahkan konsumen untuk mendapatkan layanan Adira Finance. Antara lain detil pembiayaan (info sisa angsuran, pengingat tanggal jatuh tempo, data riwayat pembiayaan, download dokumen pembiayaan, dan membuat janji bayar). Selain itu, ada bayar angsuran dengan adirapay (gratis biaya transaksi), bahkan ada gamefication & bisa dapat cashback). Ada juga program loyalty untuk nasabah dengan berbagai reward yang bisa ditebus secara online.

Di samping itu, juga terdapat fitur pengajuan pembiayaan maupun restrukturisasi pembiayaan secara online. Spesial pre-approved kredit untuk motor baru, barang durable atau dana multiguna yang bisa digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. ”Manfaat atau dampak untuk perusahaan, dangan aplikasi mobile, kami bisa menjangkau nasabah & calon nasabah yang lebih luas dengan pelayanan yang cepat, mudah dan nyaman. Dengan layanan mobile ini, Adiraku menjadi jembatan bagi konsumen untuk terus terhubung selama 24 jam dengan Adira Finance, untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi,” ujarnya didampingi Edy Salim, Head Of IT Operation Management, PT Adira Finance.

Aplikasi Adiraku dapat diunduh melalui Google Playstore (Android) atau App Store (IOS). Setelah mengunduh, konsumen dapat melakukan registrasi dengan mengisi nomor handphone dan kode OTP yang dikirimkan via sms, dan setelahnya konsumen dapat membuat PIN yang akan digunakan untuk login.

“Melalui aplikasi ini, konsumen juga dapat melakukan pembayaran angsuran dimana saja dan kapan saja. Bayar angsuran bisa menggunakan sistem virtual account, internet banking dan sejenisnya, sehingga transaksi bis TETAP berjalan aman bahkan real time yang tentunya sangat membantu di tengah pandemi maupun new normal ini,” ujarnya di depan lima dewan juri terdiri Melani Harriman (Melani K Harriman Associate), Nurul Yakin Setyabudi (Indonesia Telecommunication User Group –IDTUG), Prof. Satya Arinanto (Anggota Dewan Pakar I-Otda), Febrizal Efendi (Aspiluki), serta Dwinda Ruslan (Konsultan Mikro Finance dan Advisor It Works).

Tak hanya untuk nasabah, masyarakat Indonesia yang tertarik untuk mengetahui informasi tentang solusi finansial dari Adira Finance, bisa mengakses informasi umum berupa produk, promo maupun lokasi cabang Adira Finance, serta melakukan simulasi kredit berbagai produk di aplikasi Adiraku. “Menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, serta membawa mereka maju dan sukses bersama dengan Adira Finance,” tegasnya.

Ditambahkan, untuk mendukung operasional manajemen, di tengah pandemi virus Corona, di mana karyawan juga banyak melakukan Works From Home (WfH), pihaknya juga melakukan penguatan infrastruktur internet, mengembangkan aplikasi untuk menunjang kerja pegawai, seperti meeting on line, video conference, penerapan automation & paperless menggunakan Robotic Process Automation, Enterprise Content Management, E-Signature, E-KYC, Credit Checking, dan lain-lain.

Selain itu, untuk melindungi diri dari meningkatnya risiko serangan siber di saat pandemi Covid-19, Perseroan juga telah menerapkan fungsi dan kontrol teknologi informasi (TI) yang ketat, beserta tools pendukungnya. Misalkan Intrusion Prevention, Security Operations Center, Advanced Threat Protection, Anti Malware, Web Reputation, dan lainnya. (AC)

BACA JUGA

Leave a Comment