ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

5 Perubahan Paradigma Keamanan Siber

Teguh Imam Suyudi
24 October 2020 | 17:00
rubrik: Expert
Keamanan Digital

Ilustrasi: Keamanan Digital

Share on FacebookShare on Twitter

Mengamati berbagai peristiwa  yang terjadi selama masa pandemi, Microsoft mengantisipasi lima perubahan paradigma keamanan siber yang akan mendukung evolusi pekerjaan yang berpusat pada inklusivitas orang dan data, yaitu:

Digital Empathy

Kita harus beradaptasi dengan cara hidup baru di rumah dan di tempat kerja dalam waktu yang singkat. Pada saat seperti ini, kita sangat membutuhkan empati, yaitu kemampuan untuk memahami perasaan dan pikiran orang lain. Empati dapat mengurangi stres serta menyatukan tim dan perusahaan.

“Dengan menerapkan empati pada solusi digital, perusahaan bisa menjadi lebih inklusif. Dalam keamanan siber, itu berarti membangun solusi yang dapat mengakomodasi berbagai kelompok di keadaan atau situasi yang kerap berubah,” kata Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, melalui siaran pers, 23/10/2020.

“Ini juga berarti mengembangkan teknologi, seperti aplikasi cloud untuk bekerja sesusai dengan kebutuhannya guna memaksimalkan produktivitas mereka. Kemampuan kita untuk berempati membantu kita memahami dan beradaptasi dengan kebutuhan orang lain selama masa disrupsi,” Haris menambahkan.

Zero Trust

Dalam 10 hari pertama pandemi, terlihat jelas bahwa perusahaan yang mengandalkan metode keamanan tradisional seperti firewall berada pada posisi kurang optimal. Mereka sulit memenuhi kebutuhan fasilitas tenaga kerja jarak jauh yang baru serta lebih rentan terhadap ancaman bertema COVID-19. Dalam satu malam, Zero Trust bergeser dari opsi untuk bisnis menjadi sesuatu yang wajib dilakukan.

Zero Trust menggunakan postur keamanan yang memeriksa setiap permintaan akses di seluruh jaringan sebagai risiko unik yang harus dievaluasi dan diverifikasi. Model ini dimulai dengan autentikasi identitas yang kuat dengan Multi Factor Authentication (MFA), yang diketahui mencegah 99 persen pencurian kredensial, serta metode autentikasi cerdas lainnya guna membuat pengaksesan aplikasi lebih mudah dan lebih aman daripada kata sandi tradisional.

BACA JUGA:  Microsoft Garap Laptop Surface Terjangkau Berotak Intel Gen 10

Keragaman Data

Bukan hanya para individu, sektor bisnis, sekolah, dan pemerintah yang menanggapi pandemi dengan cepat, tapi musuh siber juga bergerak lebih tangkas. Karena itu diperlukan suatu software yang dapat melacak triliunan sinyal harian dari beragam produk, layanan, dan feeds di seluruh dunia agar dapat mengidentifikasi ancaman baru bertema COVID-19 dengan cepat sebelum ancaman mencapai para pengguna.  

Keragaman data diperlukan untuk memahami serangan bertema COVID-19 dalam konteks yang lebih luas. Berdasarkan data Microsoft 2020, terdapat jutaan pesan bertarget ancaman beredar setiap harinya dimana para penjahat siber ini utamanya menambahkan umpan bertema pandemi baru ke malware yang sudah dikenal dan kurang dari dua persen menyertakan lampiran atau URL berbahaya terkait COVID-19. Meskipun serangan malware ini mengalami penurunan, hal ini bertepatan dengan saat para penjaga siber mulai meningkatkan pelatihan kesadaran phishing di banyak perusahaan. Ini adalah contoh bagaimana insights berdasarkan data yang baik dapat membantu mengurangi kapasitas serangan dari musuh siber.

 Ketahanan Siber

Sektor bisnis saat ini lebih bergantung pada teknologi cloud daripada sebelumnya, sehingga pendekatan komprehensif untuk ketahanan operasional harus mencakup ketahanan siber atau cyber resilience. Microsoft mendapatkan keuntungan dari strategi yang berfokus pada empat skenario ancaman dasar: peristiwa yang direncanakan seperti insiden cuaca, peristiwa yang tidak direncanakan seperti gempa bumi, peristiwa hukum seperti serangan siber, dan pandemi seperti COVID-19.

Ini memungkinkan tim Microsoft untuk membuat rencana penanggulangan yang lebih spesifik yang memanfaatkan fleksibilitas teknologi cloud dan arsitektur Zero Trust selain juga mempersiapkan para karyawan dan pimpinan dengan pelatihan danlatihan simulasi dengan studi kasus.

Keamanan Terintegrasi

Wabah COVID-19 telah menunjukkan betapa gesit dan tidak berperasaannya musuh siber. Untuk mengungkap teknik serangan dan menghentikannya sebelum mereka melakukan kerusakan nyata, organisasi harus dapat melihat seluruh aplikasi mereka, titik akhir (end point), jaringan (network), dan para pengguna (user). Maka, solusi keamanan siber yang lebih terintegrasi diperlukan untuk memastikan bahwa serangan berikutnya tidak akan menjadi titik buta atau keuntungan bagi para penjahat siber.

BACA JUGA:  Tren dan Prediksi Red Hat Asia Pasifik untuk 2024

“Pada akhirnya, meskipun akselerasi digital akan terus memengaruhi perubahan paradigma yang membentuk industri kita, ada satu hal yang tetap sama yakni teknologi keamanan yang pada dasarnya dapat meningkatkan produktivitas dan kolaborasi melalui pengalaman pengguna yang aman dan inklusif,” pungkas Haris.

Baca: Inisiatif Global Microsoft untuk Menciptakan Keterampilan Digital

Tags: MicrosoftMicrosoft Indonesia
Previous Post

Meluncur, Segini Harga Gentle Monster – Huawei Eyewear II di Indonesia

Next Post

Jasa Raharja Terus Perkuat Aplikasi Digital JRku

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suguhkan Visual Imersif, Ini Jajaran Monitor Gaming Predator dan Nitro Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Dorong Pelaku IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto