Jakarta, Itech- PT Global Teleshop Tbk, perusahaan ritel perangkat telekomunikasi mencatat perolehan laba bersih Rp. 92,44 miliar. Secara keseluruhan pendapatannya meningkat menjadi Rp. 4,04 triliun dibandingkan pada nilai penjualan di akhir tahun 2013 yang sebesar Rp. 3,89 triliun.
Dengan keuntungan yang diperoleh ini, disampaikan Direktur Utama Global Teleshop, Evy Soenarjo, akan dipakai untuk memperkuat struktur modal perusahaan dan juga untuk memastikan bahwa operasional perusahaan dapat terbiayai dengan cukup. “Jadi kami memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini agar laba yang ada bisa digunakan untuk hal tersebut,” ujar Evy.
Lebih lanjut, dalam RUPS Tahunan ini, pemegang saham Global Teleshop juga membuat beberapa keputusan, yakni menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2014, menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 sebesar Rp. 92,44 milyar sebagai cadangan wajib sebesar Rp. 1 Milyar dan laba ditahan sebesar Rp 91,4 milyar.
Selain itu, menyetujui memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk mengangkat Kantor Akuntan Publik yang akan memeriksa Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2015 serta memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menandatangani perjanjian kerja, serta menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya, menyetujui memberikan kewenangan kepada pemegang saham Perseroan, yaitu PT Trikomsel Oke, Tbk untuk menetapkan dan menentukan besarnya gaji dan tunjangan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku 2014, dan menyetujui mengubah Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. (red)














