Kemendag menggandeng PT Tokopedia sebagai mitra strategis dengan menandatanganani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama Peningkatan Daya Saing dan Penyediaan Fasilitas Ruang Promosi Melalui Digitalisasi Pasar Rakyat dengan Memanfaatkan Aplikasi Tokopedia
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra menjelaskan, ruang lingkup MoU dan perjanjian kerja sama ini antara lain memfasilitasi pengembangan kapasitas serta penguatan UMKM termasuk di pasar rakyat termasuk penyediaan ruang promosi, informasi, edukasi, sosialisasi, serta pemanfaatan akun pasar rakyat di aplikasi Tokopedia.
Baca: Tokopedia Ajak Kalangan UMKM Perempuan dan Difabel Ikut e-commerce
MoU ini juga mencakup pendampingan dari Tokopedia dalam bentuk pelatihan pengelola pasar rakyat. Dengan demikian para pengelola pasar rakyat dapat mengembangkan usahanya secara elektronik yang kemudian dapat meningkatkan omsetnya.
“Selain itu, kerja sama ini juga meliputi pertukaran data dan informasi sesuai dengan perundangundangan yang berlaku, pembebasan biaya power merchant oleh Tokopedia, pengembangan kualitas sumber daya manusia bagi UMKM, serta publikasi dan sosialisasi,” terang Syailendra, dalam siaran pers, 29/12.
Durasi pelaksanaan MoU dan perjanjian kerja sama ini berlaku selama tiga tahun dan dapat dievaluasi sesuai kesepakatan.
Sebagai proyek percontohan (pilot project) pelaksanaan digitalisasi pasar tersebut, kini Pasar Sehat Sabilulungan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah aktif di Tokopedia (https://tokopedia.link/KZFE6EJEfcb).
Baca: Bantu Penanganan Pandemi, Tokopedia Salam Kembali Galang Donasi
Sementara, Vice President of Public Policy and Government Relations Astri Wahyuni menyampaikan, Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia berkomitmen #SelaluAdaSelaluBisa mengedepankan kolaborasi dengan para mitra strategis, termasuk pemerintah.
“Kolaborasi tersebut untuk membantu masyarakat menghadapi perkembangan era, terutama di tengah pandemi seperti saat ini,” ujar Astri.
Dukungan Tokopedia untuk program Digitalisasi Pasar Rakyat diharapkan dapat membantu lebih banyak pelaku usaha, khususnya UMKM untuk beradaptasi demi menjaga usahanya tetap berjalan dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi Indonesia.
Baca: Kemendag Gandeng Tokopedia untuk Digitalisasi Pasar Rakyat














