Jakarta, Itech– ZTE, sebuah produsen perangkat mobile global, meluncurkan smartphone pertama di dunia, ZTE Blade S6 yang memadukan kecanggihan platform Snapdragon octa core 64-bit dengan sistem operasi Android Lollipop (5.0).
Managing Director ZTE Indonesia, Fritz Wang Feng mengatakan, Blade S6 merupakan hasil dari riset dan pengembangan teknisi ZTE bersama-sama dengan produsen chipset terkenal Qualcomm sejak tahun 2014. “Kelebihan dari Snapdragon 615 antara lain HEVC decoding (H.265), DSDA (Dual-SIM Dual Active), penghemat daya baterai, 64-bit, dukungan LTE dan sebagainya, sudah tersematkan dalam smartphone ini,” katanya di sela acara peluncuran ZTE Blade S6 di Jakarta, Selasa (5/5).
Di tempat yang sama, Sales Manager ZTE Mobile Devices Indonesia, Yohanis Alfin menambahkan, pada segi kamera utama, ZTE Blade S6 menggunakan sensor IMX 214 dengan resolusi tinggi 13 megapiksel, yang tersusun dari lensa 5 elemen-aspherical, dan memiliki teknologi Blue Glass Infrared untuk foto yang terang dan tajam dalam kondisi pencahayaan minim sekalipun. Untuk pengambilan gambar, software ZTE dilengkapi dua opsi, Simple dan Pro. Untuk mode lengkap, pengguna bahkan bisa menggunakan berbagai alat bantu komposisi gambar, antara lain grid, golden circle, dan sensitivitas sekali sentuh serta HDR.
Smartphone dengan spesifikasi dan fitur-fitur premium ini dijual Rp 2,999,000. Untuk menjamin kenyamanan penggunanya, seluruh unit ZTE Blade S6 dilindungi garansi resmi 1 tahun oleh ZTE Indonesia. Dalam acara peluncuran ini pula, ZTE mengumumkan kerjasamanya dengan BOLT!. Kedua perusahaan akan meluncurkan smartphone pada Juni mendatang. “Rencananya ZTE Blade S6 yang bundling Bolt ini tidak akan di-lock,” ujar Direktur PT Internux (Bolt) Dicky Moechtar. (*)














