Cloudera, perusahaan penyedia platform data cloud, memperkirakan ada empat tren teknologi yang akan mempengaruhi strategi data perusahaan di Asia Pasifik tahun 2021 ini.
SE Lead Cloudera Indonesia, Fajar Muharandy, pada jumpa pers virtual, 14/01/2021, menyampaikan tren pertama, adopsi 5G di Asia Pasifik diyakini bisa menimbulkan gelombang tsunami data yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Teknologi 5G diperkirakan berdampak pada strategi data perusahaan karena menjanjikan konektivitas besar-besaran untuk penggunaan internet of things (IoT).
Kedua, akan ada lebih banyak orang yang bisa mengakses teknologi machine learning. Perusahaan di Asia Pasifik diprediksi akan semakin banyak yang mengadopsi teknologi ini untuk menjawab tantangan di dunia digital.
Selama ini, hanya divisi tertentu yang berwenang mengakses data sebuah perusahaan, misalnya tim TIK. Seiring dengan meluasnya penggunaan machine learning, divisi lain juga akan tertarik untuk mengakses data demi meningkatkan kinerja mereka.
Ketiga, pengelolaan data secara hybrid diperkirakan semakin terkenal tahun ini. Hybrid cloud, perpaduan platform millik sendiri, cloud privat dan cloud publik, akan semakin banyak digunakan di infrastruktur perusahaan.
Teknologi hybrid cloud juga diperkirakan akan semakin banyak digunakan di Indonesia tahun ini. Bahkan, Cloudera menemukan adanya permintaan menggunakan platform on-premise, namun, dengan pengalaman layaknya di cloud.
Perusahaan yang tidak mengelola data dengan baik akan rentan menjadi target serangan siber. Perusahaan juga bisa kesulitan untuk mematuhi regulasi soal perlindungan data dan kewajiban mengenal pelanggan, know your customer.
Keempat, terkait persoalan etika di kecerdasan buatan, artificial intelligence (AI). Semakin banyak AI digunakan, semakin banyak pula risiko reputasi, regulasi dan hukum. Masalah etis AI muncul ketika makin luas pengumpulan, analisis dan penggunaan data.
“Etika pada AI ini merupakan salah satu pembahasan yang kompleks dan diharapkan praktiknya tidak melanggar etika,” tutup Fajar.
Baca: Jalin Kerjasama dengan Cloudera, Ini Harapan XL Axiata














