Dalam acara penganugerahan TOP DIGITAL Awards 2020, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan keynote speech yang dibacakan oleh Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo, di Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Dalam keynote speech-nya Menko Polhukam mengatakan, “Di tengah kondisi global pandemi Covid-19 yang belum dapat diprediksi kapan akan berakhir, saya menyambut baik dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan acara ini yang melibatkan para praktisi teknologi informatika, top manajemen, dan it manager dari perusahaan TIK, serta perwakilan instansi pemerintah pusat maupun daerah yang telah ikut serta mengembangkan teknologi digital dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Maju.”
“Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) jumlah pengguna internet di Indonesia hingga kuartal II 2020 mencapai 196 juta atau 73,7% dari populasi. Jumlah ini bertambah sekitar 25.500.000 pengguna dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut didorong oleh kehadiran infrastruktur internet cepat yang makin merata dan transformasi digital yang masif akibat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Hal inilah yang menjadikan kita memiliki harapan besar untuk dapat memajukan dunia digital kita.”
Baca: TOP DIGITAL Awards 2020: Apresiasi Menkominfo untuk Kolaborasi dalam Akselerasi Transformasi Digital
“Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini pemerintah memiliki komitmen yang besar dalam mempercepat transformasi digital, terutama pada sektor TI yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo melalui 5 langkah tranformasi digital diantaranya perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital serta penyiapan kebutuhan SDM bertalenta digital sebagai salah satu pilar kebijakan utama Indonesia saat ini, yang diproyeksikan menjadi 5 besar raksasa ekonomi dunia. Sehingga membutuhkan ekosistem digital yang tangguh untuk mewujudkan misi Indonesia Maju 2045.”
“Perekonomian Indonesia akan dapat ditingkatkan bila Indonesia memiliki SDM yang unggul dan inovatif dalam menyongsong era Industri 4.0. Peningkatan kualitas SDM juga menjadi modal penting untuk menghadap era ekonomi berbasis teknologi digital. Indonesia memerlukan generasi bertalenta yang memiliki karakter tangguh dan bisa beradaptasi dengan evolusi teknologi digital yang sedang berlangsung.”
“Era Industri 4.0 menuntut adanya digitalisasi dalam berbagai bidang sehingga pemerintah tentunya melakukan tindakan untuk dapat menjawab tuntutan tersebut. Percepatan transformasi digital tidak hanya dilakukan dari segi kuantitas tetapi juga meningkatkan kualitas layanan yang prima bagi masyarakat dalam berbagai bentuk.”
“Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah juga menyatakan bahwa migrasi penyiaran televisi analog ke televisi digital atau dikenal juga dengan istilah analog switch off atau ASO yang akan dilakukan pada 2 November 2022. Hal itu sesuai dengan ketentuan dalam UU Cipta Kerja yang telah ditandatangani Presiden Jokowi pada beberapa waktu yang lalu.”
“Kebijakan migrasi analog ke digital menjadi harapan besar untuk dapat mendorong munculnya konfigurasi keberagaman pemilik, menghilangkan monopoli atau konglomerasi media yang mana perubahan itu secara simultan juga diharapkan berdampak pada munculnya keberagaman konten dan perbaikan kualitas isi. Sehingga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas di era digital ini.”
“Pemerintah telah menetapkan transformasi digital nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN 2020-2024 untuk dapat memenuhi cakupan layanan wilayah telekomunikasi dan kualitas layanan dalam bentuk regulasi dengan mempertimbangkan bahwa peningkatan 1% teledensitas telekomunikasi akan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi sebesar 3%. Sehingga pemerintah sangat berhati-hati untuk dapat menjaga keseimbangan kebutuhan ekonomi dan keamanan serta kedaulatan digital.”
Baca: Acara Puncak TOP DIGITAL Awards 2020 Digelar: “Digital Tranformation for New Normal Era Solution”
“Perkembangan dan kemajuan digital di segala lini kehidupan memberikan akses yang sangat luas dan terbuka bagi setiap individu dalam melakukan aktivitas yang bebas dan hal ini memiliki dampak negatif apabila digunakan dengan tidak bertanggung jawab.”
“Sebagai contoh apabila menggunakan media sosial untuk melakukan hal-hal yang berdampak tidak baik dari sudut politik, hukum, dan keamanan akan dapat merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan membuat dan menyebarkan berita-berita bohong atau hoaks, memutarbalikan fakta serta konten yang memuat ujaran kebencian berbau sara dan dapat menganggu stabilitas politik, hukum, dan keamanan itu sendiri. Belum lagi adanya kejahatan cyber yang sangat banyak ragamnya seperti malware, phising, hacking, social engineering, spamming, penipuan online, dll.”
“Kita bersyukur dengan diadakannya acara TOP DIGITAL Awards ini yang akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada perusahaan maupun instansi pemerintah yang dinilai berhasil mengimplementasikan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan yang terbaik bagi masyarakat dan berdampak positif dalam pembangunan nasional.”
“Untuk dapat menjawab tantangan, menyesuaikan tantangan atau perkembangan kemajuan teknologi, maka dibutuhkan: literasi digital sebagai kemampuan dan wawasan seseorang dalam aspek pemanfaatan teknologi digital, membuat dan mengevaluasi informasi dengan sehat dan cermat serta patuh kepada hukum dalam kehidupan. Diharapkan dengan kemampuan digital masyarakat juga dapat menggunakan teknologi dengan maksimal tetapi bertanggung jawab untuk atas hal yang dilakukannya demi kepentingan nasional.”
“Dengan adanya peliputan dari berbagai media cetak, maupun elektronik, TV, dan radio akan memberikan informasi dan tulisan terbaik di bidang TI untuk menjadikan konsumsi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.”
Baca: Ajang Penghargaan IT yang Makin Besar, Jumlah Finalis TOP DIGITAL Awards 2020 Naik 25 Persen
“Untuk penggiat digital yang terlibat saat ini, saya sangat mengharapkan kesadaran untuk dapat ikut serta mengimplementasikan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab agar proses tranformasi digital nasional yang sedang digalakan pemerintah dapat benar-benar mencapai sasaran yang diharapkan.”
“Sebelum mengakhiri sambutan saya, hal-hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama pada TOP DIGITAL Awards 2020 ini adalah
- Manfaatkan momen transformasi digital nasional ini sebagai kesempatan memajukan dunia digital Indonesia untuk kepentingan yang dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dengan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan keamanan.
- Memberikan edukasi yang benar dan bertanggung jawab bagi seluruh masyarakat agar bangsa kita menjadi bangsa yang cerdas dalam memanfaatkan dunia digital sehingga akan terwujud smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment sebagai wujud langkah maju dalam fase kehidupan homo digitalis.
- Berperan serta dalam mempercepat transformasi digital dan perkembangan teknologi saat ini. Tidak hanya dilakukan dalam segi kuantitas tetapi kualitas layanan yang prima bagi masyarakat dalam rangka merealisasikan Indonesia Maju.”














