ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kaspersky: 5 Dari 10 Organisasi Di Asia Tenggara Masih Menggunakan Perangkat Lunak Versi Lama

Ahmad Churi
24 February 2021 | 08:05
rubrik: Research
Kaspersky: 5 Dari 10 Organisasi Di Asia Tenggara Masih Menggunakan Perangkat Lunak Versi Lama
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ITWorks- Meskipun kerentanan tidak dapat dihindari dalam perangkat lunak apa pun, perbaikan dan pembaruan rutin dapat meminimalkan risiko eksploitasi. Itulah sebabnya pengguna selalu disarankan untuk menginstal versi perangkat lunak terbaru sesegera mungkin setelah itu tersedia.

Namun, studi terbaru dari Kaspersky mengungkapkan lebih dari setengah (54%) organisasi di Asia Tenggara (SEA) masih memiliki tugas penting untuk hal ini. Laporan Kaspersky baru-baru ini, ‘How businesses can minimize the cost of a data breach’ menunjukkan bahwa 38% UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dan 48% dari perusahaan dari Asia Tenggara masih bekerja dengan sistem operasi yang belum ditambal (unpatched). Selain itu, 33% UMKM dan 43% perusahaan dari wilayah tersebut merasa bersalah karena menggunakan perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman.

“Mungkin tampak memakan biaya bagi perusahaan untuk memperbarui atau memilih versi legal perangkat lunak mereka terutama pada saat krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya seperti masa pandemi. Namun, ini merupakan investasi yang dapat menghemat uang Anda untuk periode jangka panjang. Faktanya, penelitian kami menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan sistem usang atau belum ditambal akan membayar $437 ribu lebih banyak apabila terjadi pelanggaran data, ini lebih tinggi 126% dibandingkan dengan perkiraan biaya sebesar $354 ribu untuk perusahaan yang tidak memiliki teknologi usang,” kata Yeo Siang Tiong , General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky dalam rilis persnya, baru-baru ini.

Disenutkan, UMKM di Asia Tenggara juga dapat menghemat 9% dari biaya terjadinya serangan jika mereka menggunakan perangkat lunak yang legal dan telah diperbarui, dengan total kerugian $ 94 ribu dari pelanggaran data tunggal terhadap organisasi kecil hingga menengah dengan sistem operasi yang sudah usang.

BACA JUGA:  Riset CleverTap: Strategi Marketing Lintas Channel Dongkrak Tingkat Konversi Hingga 31%

Selain dari biaya tambahan apabila terjadi pelanggaran data, hampir setengah (49%) dari UMKM dan perusahaan dari wilayah tersebut juga mengaku mengalami serangan siber karena kerentanan yang belum ditambal dalam aplikasi perangkat lunak dan perangkat yang mereka gunakan. Ini merupakan sembilan persen lebih banyak dari rata-rata global yaitu 40%.

Alasan utama mengapa organisasi di Asia Tenggara tetap menggunakan alat tersebut adalah:
• Beberapa karyawan inti menolak bekerja dengan perangkat lunak dan perangkat baru, jadi kami membuat pengecualian untuk mereka (57%)
• Kami memiliki aplikasi internal yang tidak dapat berjalan di perangkat atau sistem operasi baru (52%)
• Mereka adalah staf C-level dan kami mengecualikan mereka dari rencana pembaruan di perusahaan (45%)
• Kami tidak memiliki cukup sumber daya untuk memperbarui semuanya sekaligus (17%)
Untuk menghemat biaya dan meminimalkan risiko pelanggaran data akibat kerentanan perangkat lunak, Kaspersky menyarankan langkah-langkah berikut:
• Pastikan organisasi menggunakan versi terbaru dari sistem operasi dan aplikasi yang dipilihnya, sekaligus mengaktifkan fitur pembaruan otomatis sehingga perangkat lunak selalu diperbarui.
• Jika tidak memungkinkan untuk memperbarui perangkat lunak, maka organisasi disarankan untuk mengatasi vektor serangan ini melalui pemisahan cerdas kerentanan node dari seluruh jaringan, bersama dengan tindakan lanjut lainnya.
• Aktifkan penilaian kerentanan dan fitur manajemen tambalan dalam solusi perlindungan titik akhir. Ini secara otomatis dapat menghilangkan kerentanan dalam infrastruktur perangkat lunak, secara proaktif menambalnya dan mengunduh pembaruan penting lainnya pada perangkat lunak.
• Penting untuk meningkatkan kesadaran keamanan dan keterampilan praktik keamanan siber bagi manajer TI, karena mereka berada di garis depan pembaruan infrastruktur TI. Kursus pelatihan keamanan online terbaik untuk TI dapat membantu.
• Untuk TI kritikal atau sistem teknologi operasional, penting untuk selalu tetap terlindungi terlepas dari pembaruan perangkat lunak yang tersedia. Ini berarti mereka hanya dapat mengaktifkan aktivitas yang telah ditentukan sebelumnya oleh tujuan sistem.

BACA JUGA:  Gawat, Pilar Keamanan Digital Indonesia Dapat Skor Paling Rendah

Laporan Kaspersky, ‘How businesses can minimize the cost of a data breach’, adalah bagian kedua dari seri IT Security Economics 2020. Survei Global Corporate IT Security Risks Kaspersky telah mewawancarai total 5.266 pembuat keputusan bisnis TI di 31 negara pada Juni 2020, 375 di antaranya berasal dari Asia Tenggara. Responden mendapatkan sejumlah pertanyaan tentang keadaan keamanan TI dalam organisasi mereka, jenis ancaman yang dihadapi, dan biaya yang harus mereka keluarkan saat memulihkan diri dari serangan. (AC)

Tags: 5 Dari 10 Organisasi Di Asia Tenggara Gunakan Perangkat Lunak Versi Lama
Previous Post

Simas Digi Gebrakan Bank Sinarmas Go Digital

Next Post

Pemkab Sumedang Ciptakan Layanan ‘Digital User-Centric’

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Rilis Aeroclip, Earbuds Open-Ear dengan Desain Clip-On

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bareksa Uji-Beta Robo Advisor & Perkenalkan Logo Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Smartphone Lipat Motorola Razr Fold Mulai Edar di Pasar, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto