ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Temuan Riset UI & Tokopedia Terkait “E-commerce” di Indonesia Selama Pandemi

Teguh Imam Suyudi
29 March 2021 | 11:00
rubrik: Research
Ini Temuan Riset UI & Tokopedia Terkait "E-commerce" Selama Pandemi

Ilustrasi Tokopedia

Share on FacebookShare on Twitter

LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) bersama Tokopedia melakukan riset bertajuk “Bertahan, Bangkit, dan Tumbuhnya UMKM di tengah Pandemi melalui Adopsi Digital”

Riatu Mariatul Qibthiyyah, Kepala LPEM FEB UI menyampaikan sejumlah temuan menarik dari riset tersebut, dalam konferensi pers virtual, Rabu, 24/03/2021.

Jumlah pelaku UMKM wanita bertambah di “e-commerce”

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari kalangan wanita bertambah banyak di e-commerce di tengah berlangsungnya pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung selama satu tahun terakhir di Indonesia. Terdapat 18,6 persen pelaku UMKM wanita yang baru memulai bisnis di masa pandemi COVID-19.

“Tokopedia memberikan kesempatan bagi masyarakat secara luas khususnya bagi perempuan untuk memulai bisnis mereka. Persentase perempuan memulai usaha 5,4 poin lebih tinggi dibanding dengan pelaku usaha laki-laki yang berjumlah 13,2 persen,” terang Kepala LPEM FEB UI, Riatu Mariatul Qibthiyyah.

Penjualan secara daring di luar Jawa meningkat

Penjualan produk secara daring di platform e-commerce, khususnya di Tokopedia, selama pandemi COVID-19 tercatat meningkat di tiga wilayah di luar pulau Jawa yaitu di NTB, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

“Sebaran pengguna dan aktivitas online dari pengguna Tokopedia tidak hanya kuat di wilayah Pulau Jawa tapi juga di luar Jawa. Dari data yang kami peroleh, tiga provinsi dengan peningkatan nilai transaksi penjualan terbesar saat pandemi ada di luar Jawa.”

“Di NTB meningkat 144,6 persen, Sulawesi Tengah 73,4 persen, dan Sulawesi Selatan 73,3 persen,” ungkap Kepala LPEM FEB UI.

Riset itu juga memperlihatkan adanya peningkatan jumlah volume penjualan, setidaknya dirasakan oleh 7 dari 10 pedagang di Tokopedia selama pandemi COVID-19, tercatat volume penjualan tersebut meningkat hingga 133 persen.

BACA JUGA:  Perlindungan Data Jadi Peringkat Pertama Isu Keamanan Bisnis Asia Tenggara

Baca: Jelang Ramadan, Tokopedia Hadirkan Insiatif untuk UMKM

Jumlah penjualan produk tergolong kategori kesehatan dan hobi meningkat

Selain itu ditemukan fakta bahwa penjualan yang mengalami peningkatan di masa pandemi tergolong dalam kebutuhan primer yaitu untuk kategori kesehatan seperti suplemen hingga vitamin serta makanan dan minuman dengan masing- masing persentase sebesar 154,1 persen dan 106,1 persen.

Selain itu, berdasarkan data yang dimiliki Tokopedia, barang- barang yang termasuk dalam kategori hobi pun ikut meningkat khususnya di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengharuskan masyarakat tetap beraktivitas di rumah saja.

Peningkatan jumlah pelaku usaha yang bergabung di Tokopedia

Hal yang meningkat lainnya, jumlah pelaku usaha yang bergabung di Tokopedia akibat COVID-19 tersebar di 3 kota besar, 2 di antaranya merupakan kota yang sebelum pandemi menggantungkan ekonomi pada sektor pariwisata.

“Untuk peningkatan jumlah pelaku usaha baru, itu tertinggi ada di Bali dengan 66,2 persen, disusul Yogyakarta 42,2 persen, dan DKI Jakarta 28,3 persen,” terang Riatu.

Ia menjelaskan peningkatan jumlah pelaku usaha di tiga daerah tersebut merupakan hal yang wajar karena jika dilihat dari dampak ekonomi akibat pandemi, ketiganya merupakan kota yang paling terdampak buruk akibat adanya COVID-19, bahkan pendapatan daerah di kuartal pertama untuk Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta sempat negatif.

Inklusi keuangan digital di e-commerce meningkat

Inklusi keuangan digital baik oleh pelaku usaha maupun konsumen meningkat selama pandemi COVID-19 lewat transaksi bisnis yang dilakukan melalui e-commerce.

 “Kemudahan itu dilihat dari bagaimana metode pembayaran yang dipilih konsumen untuk melakukan pembayaran selama pandemi. Sebagian besar yaitu sebanyak 46 persen menggunakan e-wallet dan juga Virtual Account,” kata Riatu.

BACA JUGA:  NTT DATA: 81% Pemimpin Bisnis Serukan Tata Kelola AI yang Lebih Kuat

Dalam paparan riset yang dilakukan kepada pengguna platform Tokopedia itu didapatkan juga bahwa baik pengguna baru dan juga pengguna lama selama pandemi COVID-19 paling banyak mendaftarkan pembayaran dengan metode e-wallet dan juga mobile banking dalam aplikasinya.

Dengan urutan persentase untuk pengguna baru yang mendaftarkan e-wallet sebesar 44,3 persen sementara untuk pengguna lama sebesar 40,8 persen.

Sedangkan untuk urutan persentase pengguna baru yang mendaftarkan metode pembayaran lewat mobile ataupun internet banking mencapai 31,1 persen dan untuk pengguna lama sebesar 41,6 persen. “Dari hasil itu dapat dilihat bahwa platform belanja online memudahkan akses produk keuangan, khususnya keuangan digital,” kata Riatu.

Komitmen Tokopedia

Memperhatikan berbagai temuan positif dari riset itu, Tokopedia berkomitmen untuk mendukung terus para pelaku UMKM di Indonesia agar lebih cepat bertransformasi digital sejalan dengan program Pemerintah Indonesia dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Astri Wahyuni, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia menegaskan, “Tokopedia berkomitmen #SelaluAdaSelaluBisa untuk mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan harian hingga menciptakan peluang lewat pemanfaatan teknologi khususnya di tengah pandemi.”

Ada 5 pilar utama yang disiapkan Tokopedia sebagai langkah mendukung percepatan transformasi digital dan mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi: memperkuat fondasi, lebih fokus pada kebutuhan konsumen, memperluas pemanfaatan data, menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan menjalankan kerangka kerja yang optimal secara finansial.

“Indonesia, termasuk lebih dari 17 ribu pulau di dalamnya, akan terus jadi fokus utama dari Tokopedia. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjadi lebih relevan untuk Indonesia,” tutup Astri.

Baca: Transaksi Produk Fesyen Muslim Meningkat 2X Lipat di Tokopedia

Tags: TokopediaUniversitas Indonesia
Previous Post

MPP Sidoarjo Hadirkan 177 Jenis Layanan Terpadu Dengan Dukungan Sistem TI

Next Post

EZVIZ LB1 White & LB1 Color Bulb, Lampu Pintar untuk Hunian Cerdas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Kenalkan Jajaran Workstation dan Komputer Desktop Veriton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto