ItWorks- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022 secara virtual pada, (30/3/2021). Ada empat prioritas pembangunan, salah satunya peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan Layanan Publik Terintegrasi dengan peningkatan sistem aplikasi teknologi informasi (TI).
Saat membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah memaparkan berbagai program prioritas yang akan dilakukan oleh Pemkot Tangerang pada tahun 2022 mendatang. Setidaknya ada empat program prioritas pembangunan pada tahun 2022 mendatang. “Keempat program prioritas ini di antaranya meliputi Pemulihan Ekonomi, Peningkatan Daya Saing Manusia, Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana Perkotaan, dan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Layanan Publik terintegrasi dengan dukungan sistem TI,” ungkap Walikota Arief dilansir dalam portal web resmi Pemkot Tangerang, baru-baru ini.
Terkait layanan publik, Pemerintah Kota Tangerang juga terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Tangerang. Saat ini Pemkot Tangerang juga sudah menerapkan sistem online untuk berbagai layanan perizinan. Fasilitas pelayanan yang semakin mudah, termasjuk perizinan usaha diharapkan juga berdampak kepada peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah, sebab terdapat layanan pembayaran pajak seperti PBB, BPHTB, dan Pajak kendaraan bermotor.
Dikatakan, bahwa Pemkot Tangerang juga terus berupaya memangkas proses birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan lebih cepat. “Salah satunya pelayanan administrasi kependudukan dilakukan secara online. Seperti pencetakan Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ujarnya.
Sebelumnya, Walikota Tangerang H. Arief R.Wismansyah menyatakan akan membangun mini MPP di dua wilayah yakni wilayah barat dan timur Tangerang. Tujuannya untuk menambah dan mendekatkan fasilitas untuk masyarakat. Menurut Walikota, MPP yang berada di wilayah timur dan barat Kota Tangerang diharapkan akan membantu efisiensi dari segi waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan.
Ditambahkan, untuk sektor pemulihan ekonomi, dengan action plan yang baik diharapkan Kota Tangerang bisa menjadi destinasi investasi yang akan berujung pada penyerapan tenaga kerja. Dengan demikian angka kemiskinan bisa ditekan.
Sementara itu, saat menutup Musrenbang, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengamanatkan agar Bappeda Kota Tangerang segera mengintegrasikan berbagai masukan dan saran yang dihimpun dalam agenda Musrenbang RKPD Kota Tangerang tahun 2022. “Harapannya semua masukan yang didapat bisa menjadi solusi dan menjadi langkah untuk kemajuan Kota Tangerang,” pungkas Sachrudin. (AC)














