ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Lho, 3 Hal Utama dalam Implementasikan Peta Jalan Making Indonesia 4.0 Menurut Presiden Jokowi

Teguh Imam Suyudi
13 April 2021 | 09:00
rubrik: Digital, Event
Peta Jalan Making Indonesia 4.0 Menurut Presiden Jokowi

Presiden RI Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan secara virtual pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition, Jakarta, 12/04/2021 (Foto: Kemenperin)

Share on FacebookShare on Twitter

Presiden RI Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan secara virtual pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition. Peresmian oleh kedua pemimpin ini menandakan dimulainya pameran terbesar dunia untuk teknologi industri, yang telah berjalan selama lebih dari 72 tahun.

Saat pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition, Presiden Jokowi menegaskan tiga hal utama dalam mengimplementasikan peta jalan Making Indonesia 4.0. Pertama, penguatan SDM industri 4.0 sebagai sebuah kebutuhan. Apalagi, Indonesia akan memiliki bonus demografi yang perlu dioptimalkan.

“Pada tahun 2030, jumlah usia produktif di Indonesia tumbuh dua kali lipat. Tantangannya adalah penyiapan SDM yang mampu menghadapi teknologi masa depan, misalnya big data, artificial intelligence, dan internet of things,” paparnya di Jakarta, Senin malam, 12/04/2021.

Di samping itu, untuk meningkatkan kompetensi SDM Indonesia, diperlukan pengembangan pendidikan vokasi, penguatan riset, dan penguatan universitas berbasis teknologi.

Langkah kedua adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi industri 4.0. Salah satunya melalui penerbitan UU Cipta Kerja yang akan mempermudah izin usaha dan memberikan kepastian hukum. “UU Cipta Kerja juga memberikan insentif bagi ekonomi digital dan mendukung pengembangan industri 4.0,” kata Presiden sebagaimana dikutip dari laman Kemenperin.

Ketiga, yakni investasi pada pembangunan hijau. Menurut World Economic Forum, potensi ekonomi hijau atau pembangunan hijau sangat besar. Peluang bisnisnya sebesar USD10,1 triliun dan menciptakan sebanyak 395 juta lapangan pekerjaan baru hingga tahun 2030.

Menurut Kepala Negara, terkait pembangunan hijau, berbagai terobosan telah dilakukan di Indonesia. Misalnya, pembangunan Bio atau green diesel dari kelapa sawit dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di sektor rumah tangga. “Proyek ini akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru, namun juga mengurangi emisi gas rumah kaca,” ujarnya.

BACA JUGA:  Komdigi-Kemenperin Berkolaborasi Bangun Fondasi Industri AI Nasional

Di saat yang sama, lanjut Presiden, Indonesia siap berkontribusi pada energi masa depan. “Sebagai negara produsen nikel terbesar dunia, Indonesia juga mengembangkan pengolahan biji nikel menjadi baterai lithium sebagai komponen utama baterai ponsel maupun mobil listrik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan, Jerman ingin menjadikan Indonesia sebagai mitra utama dalam menjalankan transformasi digital. “Apalagi tahun depan Indonesia menjadi Ketua dalam G20 dan Jerman sebagai Ketua G7, sehingga kedua negara sama-sama berperan penting,” tuturnya.

Menurut Merkel, gelaran Hannover Messe 2021 juga menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Jerman dalam upaya memberikan kontribusi ekonomi dan pembangunan untuk kedua negara. “Selain itu, kedua negara berusaha untuk bersama mencari jalan keluar dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini, termasuk menguatkan rantai pasok,” imbuhnya. Lebih lanjut, diperlukan perluasan kerja sama Indonesia dan Jerman hingga tingkat global, khususnya di bidang ekonomi dan industri.

Baca: Indonesia Jadi Official Partner Country Hannover Messe 2021 Digital Edition

Tags: Hannover Messe 2021 Digital EditionIndustri 4.0KemenperinMaking Indonesia 4.0
Previous Post

Alternatif Terbaik Bagi UMKM untuk Penyimpanan di Era Transformasi Digital ala Synology

Next Post

Realme Umumkan Akhir Pre-Order realme 8 Pro dan Layanan Purna Jual realme Care

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Hadirkan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro Eksklusif di MyTelkomsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Patra Jasa Bangun Rumah Sakit Untuk Covid-19 Dengan Teknologi Modular-System

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BIG: Implementasi Solusi Smart City Melalui RDTR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada! Malware Android Multifaset Ini Dapat Terpasang Secara Otomatis di Perangkat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

pabrik-miliarder-2025-perusahaan-cetak-kekayaan-triliunan

Pabrik Miliarder 2025 Terungkap! 8 Perusahaan Ini Cetak Kekayaan Triliunan dalam Sekejap

Teguh Imam Suyudi
27 December 2025 | 17:00

Reli pasar saham Amerika Serikat yang menembus rekor tertinggi sepanjang masa melahirkan fenomena baru di dunia bisnis global. Sejumlah perusahaan...

ashjari-cto-nutanix-apj

Cari Tahu Rahasia Sukses: Daryush Ashjari Jabat CTO Nutanix APJ!

Teguh Imam Suyudi
9 December 2025 | 17:00

Pada November 2024, Nutanix (NASDAQ: NTNX) mengumumkan ekspansi peran strategis Daryush Ashjari untuk memegang jabatan Chief Technology Officer (CTO) untuk kawasan Asia Pasifik...

EXPERT

Dari Indonesia untuk Dunia: Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee Berbagi Perspektif  AI

Dari Indonesia untuk Dunia: Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee Berbagi Perspektif AI

Ahmad Churi
18 February 2026 | 12:03

ItWorks.id- Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) kian mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, dan berinteraksi dengan teknologi. Di tengah transformasi tersebut,...

Red Hat Perkenalkan Konsep Baru ‘Any Model, Any Accelerator, Any Cloud’

Lima Kekuatan yang Membentuk Masa Depan AI di Asia Pasifik Tahun 2026

Fauzi
6 February 2026 | 15:09

Oleh: Vony Tjiu, Red Hat Country Manager for Indonesia Organisasi di kawasan Asia Pasifik memasuki tahun baru dengan fokus yang...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto