Menggunakan data pekerjaan yang tumbuh antara April dan Oktober 2020, Linkedin, situs jaringan profesional, merilis 10 pekerjaan yang menurutnya akan banyak dicari di tahun 2021:
Profesi di e-commerce: selama pandemi COVID-19, e-commerce jadi salah satu industri yang justru berkembang. Banyak masyarakat yang mengandalkan berbagai e-commerce untuk memenuhi kebutuhan mereka. Posisi sebagai kurir, personal shopper, hingga supply chain management makin banyak dibutuhkan. Menurut Linkedin, pertumbuhan profesi bidang ini mencapai 73 persen yoy.
Tenaga Pendukung Kesehatan: selain tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat, tenaga pendukung kesehatan juga sangat dibutuhkan. Pekerjaan, seperti apoteker, asisten kesehatan, dan teknisi laboratorium sangat diperlukan karena membantu mendukung kesiapan kesehatan untuk masyarakat dan juga para tenaga kesehatan. Sejak tahun 2019, rekrutmen untuk posisi tenaga pendukung kesehatan naik menjadi lebih dari 34 persen.
Sales dan Business Development: Tanpa pegawai yang ahli di bidang tersebut, sebuah perusahaan tidak bisa berjalan dengan baik. Bidang sales dan business development bertugas untuk memastikan penjualan produk dan jasa perusahaan tetap berjalan dengan baik. Maka pekerjaan, seperti sales consultant dan penasehat strategi bisnis, makin banyak dibutuhkan di dunia kerja.
Digital Marketing: Kini, transaksi jual beli juga berpindah ke dunia digital. Profesi bidang digital marketing pun makin banyak dicari seiring dengan perkembangan teknologi. Para ahli digital marketing dibutuhkan untuk meningkatkan penjualan melalui media digital. Search Engine Optimization specialist atau SEO spesialist dan digital marketing specialist makin banyak dicari oleh perusahaan.
Perawat: Pandemi COVID-19 membuka mata masyarakat bahwa perawat sangat dibutuhkan. Mereka membantu dokter dan masyarakat selama pandemi berlangsung dan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dengan baik. Menurut Linkedin, kebutuhan akan perawat meningkat hingga mencapai 30 persen di tahun 2020. Angka ini bisa meningkat di tahun 2021, mengingat pandemi COVID-19 masih belum merajalela.
Guru: Tanpa kehadiran para guru, anak-anak tidak mendapatkan akses pengetahuan yang cukup. Guru, baik di sekolah formal maupun nonformal, sangat penting untuk memajukan pendidikan anak-anak. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan guru, pemerintah telah menyiapkan posisi hingga 1 juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru honorer. Kemendikbud juga telah menyiapkan materi yang bisa dipelajari guru agar bisa lulus seleksi PPPK 2021.
Content Creator: Media sosial mendorong kebutuhan content creator meningkat. Dengan unggahan yang menarik, akun media sosial dapat menggaet banyak pengunjung dan pengikut. Tujuannya agar produk atau jasa yang ditawarkan lewat medsoso banyak dibeli masyarakat dan mendatangkan keuntungan. Profesi, seperti content writer, blogger, dan podcaster, pun makin diminati masyarakat utamanya para anak muda yang tergiur dengan penghasilannya yang cukup besar.
Profesi di bidang IT: Meningkatnya kebutuhan akan website, aplikasi, hingga game membuat profesi bidang IT selalu dicari. Profesi seperti web developer, game developer, frontend developer, Android developer, hingga UI/UX researcher makin banyak disukai di tahun 2021. Kabar baiknya, terlebih di masa pandemi, banyak profesi tersebut dapat dijalankan dari rumah alias work from home (WFH).
Data Science: Kini, rasanya tidak ada lembaga yang tidak perluseorang ahli mengolah data. Maka seorang data scientist jadi posisi penting yang selalu ada di tiap perusahaan. Mereka mempelajari data-data seperti data konsumen, menganalisanya dan membuat keputusan berdasarkan data yang dimiliki. Profesi data scientist dapat dipertimbangkan jika ingin cepat dapat pekerjaan.
Ahli Kecerdasan Buatan: Kecerdasan Buatan mendukung banyak perusahaan bertahan meski pandemi masih terus berlangsung. Maka, profesi yang berkaitan dengan AI seperti artificial intelligence specialist dan machine learning researcher, jadi pekerjaan yang banyak di butuhkan di dunia kerja.
Baca: Ini Dia Bos-bos Perusahaan Indonesia Paling Favorit versi LinkedIn














