ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Fitur AI Baru LinkedIn Bantu Perekrutan dan Pembelajaran di Indonesia

Fauzi
5 March 2025 | 10:00
rubrik: Digital
Fitur AI Baru LinkedIn Bantu Perekrutan dan Pembelajaran di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

LinkedIn berkomitmen mendukung tenaga kerja Indonesia di era transformasi digital yang pesat melalui solusi terbaru berbasis AI. Inovasi ini mencakup AI agent pertama LinkedIn, LinkedIn Hiring Assistant, serta fitur baru dalam AI-Powered Coaching di LinkedIn Learning. Teknologi ini akan menyederhanakan proses perekrutan bagi bisnis di Indonesia serta membantu para profesional mengembangkan keterampilan yang sedang banyak dibutuhkan, sehingga mereka bisa meningkatkan karier sekaligus menjembatani kesenjangan keterampilan yang dihadapi para perekrut di Indonesia.

LinkedIn Hiring Assistant dirancang untuk menangani tugas-tugas perekrutan yang repetitif dan memakan waktu—seperti memposting lowongan kerja dan melakukan pencarian berulang untuk posisi yang sama. Dengan begitu, perekrut dapat lebih fokus pada hal-hal strategis, seperti membangun hubungan dengan kandidat, melakukan wawancara mendalam, serta menilai soft skills dan kecocokan budaya kerja. Berdasarkan data LinkedIn, 74% profesional HR di Indonesia percaya bahwa alat berbasis AI dapat mempercepat dan menyederhanakan proses perekrutan.

Dengan memanfaatkan AI dan wawasan unik dari platform LinkedIn, Hiring Assistant membantu perekrut menemukan kandidat berdasarkan keterampilan mereka, bukan hanya berdasarkan riwayat pekerjaan atau pendidikan. Hal ini membuka akses ke lebih banyak talenta potensial. AI agent ini juga terus mempelajari preferensi perekrut untuk memberikan rekomendasi yang semakin personal, sehingga mempermudah pencarian kandidat yang tepat dengan lebih cepat.

Selain itu, LinkedIn juga memperluas AI-Powered Coaching dengan fitur baru dalam bahasa Inggris yang dirancang untuk membantu para profesional berlatih keterampilan interpersonal yang penting di dunia kerja. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berlatih menghadapi berbagai skenario—seperti memberikan review kinerja, membahas keseimbangan kerja dan kehidupan, serta memberikan umpan balik—melalui interaksi berbasis teks atau suara. Dengan adanya umpan balik personal dalam lingkungan virtual yang aman, pengguna bisa lebih percaya diri dalam menghadapi percakapan penting di tempat kerja.

BACA JUGA:  Akibat Sistem Belum Ditambal, Lebih 500 Ribu Eksploit Targetkan Bisnis di Indonesia

Perusahaan global seperti Thomson Reuters, Gates Foundation, dan lembaga pemikir asal Inggris IIED telah menggunakan fitur ini. Di tengah pesatnya perkembangan AI, tantangan dalam meningkatkan keterampilan semakin besar, sehingga investasi dalam Learning & Development (L&D) serta mobilitas internal menjadi sangat penting. Hal ini sangat relevan di Indonesia, di mana 56% profesional HR mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber belajar yang disesuaikan, yang dapat menghambat mereka dalam menemukan dan mengembangkan talenta terbaik dari dalam organisasi. Dengan menyediakan kesempatan belajar yang lebih terarah, AI-Powered Coaching di LinkedIn Learning membantu para profesional mengasah keterampilan yang paling dibutuhkan—terutama keterampilan interpersonal—untuk mempercepat kemajuan karier mereka.

“Kesenjangan keterampilan di Indonesia perlu diatasi dengan dua pendekatan,” kata Rohit Kalsy, Indonesia Country Lead di LinkedIn. “Perusahaan harus fokus merekrut berdasarkan keterampilan, sementara profesional perlu terus belajar. Seiring AI yang semakin membentuk dunia kerja, LinkedIn berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi berbasis AI agar bisnis dan profesional bisa terhubung lebih cepat, mempercepat perekrutan, dan membuka peluang baru.”

Setuju dengan Rohit, Alifah Zahra, Head of Talent Acquisition di Paragon Corp, menambahkan, “AI membuat kerja HR lebih efisien dengan memungkinkan fokus pada strategi dan keputusan berbasis data. Dengan LinkedIn Hiring Assistant, kami berharap proses rekrutmen jadi lebih lancar dan efektif, sehingga Talent Acquisition bisa lebih berperan sebagai mitra strategis bisnis.”

Pendekatan Berbasis Keterampilan Bisa Mengatasi Kesenjangan Keterampilan di Indonesia

Ekspansi solusi AI dari LinkedIn di Indonesia hadir di momen yang tepat, karena 94% eksekutif di Asia-Pasifik (APAC) menetapkan adopsi AI sebagai prioritas strategis untuk 2025. Dengan wawasan dari lebih dari 1,1 miliar anggota dan hampir 69 juta perusahaan, laporan perdana LinkedIn Work Change Report menunjukkan bahwa organisasi yang cepat beradaptasi akan memiliki keunggulan kompetitif. Buktinya, dalam dua tahun terakhir, 51% bisnis global yang telah menerapkan Generative AI (GAI) mengalami peningkatan pendapatan hingga 10% atau lebih.

BACA JUGA:  Gelar RUPSLB, Ini Jajaran Pengurus Baru Telkom

Namun, meskipun AI mendorong pertumbuhan bisnis di seluruh dunia, tenaga kerja di Indonesia masih kekurangan keterampilan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang ini. Jika investasi dalam pengembangan keterampilan AI tidak segera dilakukan, Indonesia berisiko tertinggal dalam memanfaatkan AI untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi.

Data LinkedIn mengungkapkan kesenjangan keterampilan yang signifikan di Indonesia:

  • 1 dari 2 profesional HR mengatakan bahwa kurang dari setengah pelamar memenuhi semua kualifikasi yang dibutuhkan.
  • 63% profesional HR melaporkan adanya ketidaksesuaian antara keterampilan pelamar dan kebutuhan perusahaan.
  • Keterampilan yang paling sulit ditemukan di antara kandidat Indonesia meliputi Keahlian AI (45%), Keterampilan teknis & IT seperti pengembangan perangkat lunak dan rekayasa (40%), dan Soft skills seperti komunikasi dan pemecahan masalah (32%).

Sebagai solusinya, LinkedIn mendorong model perekrutan berbasis keterampilan (skills-first hiring), di mana kompetensi menjadi prioritas utama dibandingkan latar belakang pendidikan atau pengalaman kerja. Pendekatan ini terbukti efektif, meningkatkan jumlah kandidat yang memenuhi syarat hingga 9,5 kali lipat dibandingkan perekrutan berbasis pengalaman. Secara global, setengah dari perekrut di LinkedIn sudah menggunakan data keterampilan untuk mencari kandidat, menandakan pergeseran menuju proses perekrutan yang lebih inklusif dan efisien.

Kebutuhan untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan semakin mendesak. Data LinkedIn menunjukkan 85% profesional HR di Indonesia menetapkan upskilling karyawan sebagai prioritas utama untuk 2025; keterampilan AI (85%) dan soft skills seperti kolaborasi serta growth mindset (84%) menjadi yang paling dibutuhkan.

Perusahaan yang menerapkan perekrutan berbasis keterampilan lebih efektif dalam mencocokkan talenta dengan peran yang tepat, menghasilkan kinerja dan hasil bisnis yang lebih baik. Pendekatan ini juga membuka peluang yang lebih luas dan inklusif. Bahkan, 92% pemimpin C-suite di APAC lebih memilih kandidat dengan potensi berkembang dan kemauan belajar, dibandingkan mereka yang hanya memiliki pengalaman panjang tetapi kurang fleksibel.

BACA JUGA:  Riset Ungkap Pengaruh Affiliate Marketing dan Evolusi Influencer E-commerce di Asia Tenggara

Seiring AI yang terus mengubah pasar kerja, dampaknya terhadap perekrutan dan pengembangan karier tidak bisa diabaikan. LinkedIn berkomitmen untuk mendukung bisnis dan profesional dalam menemukan serta mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Dengan memanfaatkan tools berbasis AI, LinkedIn membantu perusahaan menerapkan perekrutan berbasis keterampilan sekaligus memberikan kesempatan bagi para profesional untuk meningkatkan keterampilan mereka dan beradaptasi dengan perubahan.

Tags: AIGenerative AILinkedin
Previous Post

Hanya 1 Persen Perusahaan di Asia-Pasifik yang Mengantisipasi Risiko AI

Next Post

Laporan Ungkap Pencurian Data Perbankan pada Smartphone Melonjak 3 Kali Lipat di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Habiskan Kuota Data Internet sebanyak 5 GB Setiap Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GWI: Pengguna WeChat Indonesia Meningkat 895%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen Green Port, IPC TPK Gelar Uji Emisi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto