RUN System, penyedia solusi ERP terintegrasi, meyakini digitalisasi menjadi elemen penting bagi setiap bisnis di Indonesia, termasuk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), untuk bertahan melewati kondisi perekonomian yang terpukul akibat pandemi COVID-19.
“Dengan kondisi pandemi yang belum reda, berbagai cara dilakukan pelaku usaha dengan memanfaatkan platform yang ada termasuk menambah saluran pemasaran dan migrasi ke kanal digital agar bisnis tetap berjalan,” kata Komisaris RUN System Kenneth Li, melalui keterangannya, 05/08/2021.
Menurut Kenneth, upaya digitalisasi lainnya yang dapat diterapkan pelaku UMKM antara lain adalah digitalisasi arus kas, manajemen, dan inventory. “Dengan demikian, pelaku usaha dapat berfokus kepada core bisnis mereka dan membuat strategi yang relevan untuk bisnisnya,” katanya.
“Penerapan solusi Enterprise Resource Planning (ERP) yang biasanya digunakan oleh perusahaan berskala besar bisa menjadi salah satu alternatif digitalisasi UMKM saat ini,” tambahnya.
Secara singkat ERP atau Enterprise Resource Planning adalah sekumpulan perangkat lunak yang berperan mengintegrasi dan mengotomasi proses-proses bisnis yang ada di dalam lingkup suatu perusahaan atau organisasi.
“Dengan memanfaatkan sistem ERP, para pelaku bisnis dapat menghemat waktu dalam mengumpulkan, menyimpan, mengelola, dan menafsirkan data dari banyak aktivitas bisnis, seperti keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, distribusi, dan departemen lainnya,” terang Kenneth.
Salah satu penerapan solusi ERP sederhana yang dapat diadopsi oleh UMKM adalah iKAS, produk aplikasi point of sales (POS) buatan RUN System untuk membantu pengusaha mengelola bisnisnya secara lebih mudah.
RUN System merupakan startup asal Indonesia yang menawarkan ragam modul ERP untuk perusahaan berskala besar, menengah, dan kecil serta pelaku UMKM. Dengan biaya bulanan yang relatif terjangkau dan tampilan antarmuka yang mudah dioperasikan, iKAS bisa menjadi salah satu langkah awal bagi pengusaha mikro untuk digitalisasi.
“Dengan adopsi sistem yang sifatnya scaled down dan terkustomisasi, UMKM bisa mendapat manfaat dari sistem ERP sederhana yang memungkinkan bisnis mereka untuk terus bertahan tanpa transaksi tatap muka,” kata Kenneh.
Pendekatan metode pemanfaatan data yang bersifat real-time, tracking dan analisis yang terintegrasi lewat solusi ERP memungkinkan pelaku UMKM untuk mengambil keputusan dalam upaya melipatgandakan bisnis mereka.
“Kehadiran teknologi ERP menunjukkan bahwa digitalisasi merupakan kunci bagi sektor bisnis untuk beradaptasi dengan perilaku pasar yang dinamis, khususnya di masa pandemi yang penuh dengan keterbatasan bertemu fisik demi mengurangi penyebaran virus COVID-19 yang mematikan.” tutup Kenneth.
Baca: Mulyawan Gani: “Solusi SAP Membantu Mengolah Data untuk Customer Experience yang Lebih Baik”














