Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar ajang Anugerah Jurnalistik Adinegoro sebagai penghargaan tertinggi bagi karya jurnalistik di Indonesia menjelang Hari Pers Nasional tahun ini.
Tema yang diangkat pada pemberian Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2021 dikaitkan dengan semangat berbagai elemen masyarakat dalam menjalani hidup di tengah pandemi.
Ajang ini bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh wartawan di Tanah Air untuk bisa melombakan karya mereka sesuai dengan kategori yang sudah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Panitia Tetap Anugerah Jurnalistik Adinegoro-PWI Pusat yang dipimpin Rita Sri Hastuti bersama dengan dewan juri akan menjaring dan menilai karya jurnalistik yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau disiarkan pada media cetak, media daring, media televisi, atau media radio sepanjang 2021.
“Saatnya seluruh wartawan di Tanah Air menyiapkan karyanya untuk ikut memperebutkan Anugerah Jurnalistik Adinegoro,” kata Rita dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 11/8/2021.
Acara puncak Anugerah Jurnalistik Adinegoro rencananya akan digelar menjelang Hari Pers Nasional 9 Februari 2022.
Acara akan dilakukan secara hibrida yakni, menggabungkan luring dan daring, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan karena pandemi COVID-19.
Tahun 2020 lalu, Anugerah Adinegoro 2020 memberikan penghargaan untuk Kategori Media Cetak, Media Siber, Media Televisi, Radio , Foto Berita , dan Karikatur.
Anugerah jurnalistik Adinegoro mengabadikan nama wartawan multi-talenta Djamaluddin Adinegoro, yang lebih dikenal dengan nama Adinegoro, ketimbang nama aslinya Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan yang diberikan ayahnya. Ia tokoh yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan pers nasional.
Baca: Menkominfo Harapkan Vaksinasi Covid-19 bagi Awak Media Bantu Percepat Pemulihan Kesehatan Nasiona














