Jakarta, ItWorks- LINE Indonesia melalui salah satu layanan miliknya, LINE Stickers, berpartisipasi dalam ajang Katapel MAYA 2021 dengan memberikan edukasi pengembangan IP bagi para kreator. Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan bisnis mereka lebih luas melalui LINE Creators Market.
Katapel Maya 2021 diselenggarakan oleh Danumayadipa dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sebagai program workshop singkat yang diperuntukkan para kreator IP kreatif dengan tujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam industri IP. Dalam kegiatan ini LINE turut memberikan pelatihan IP kreatif bagi para kreator di Indonesia yang diharapkan bisa meningkatkan daya saing dan bisnisnya melalui Line Creator Market.
“Program ini merupakan salah satu program unggulan Kemeparekraf dalam mendorong percepatan industri ekonomi kreatif. Dalam hal ini, LINE Creators Market bisa digunakan oleh para kreator di Tanah Air untuk mengembangkan IP bisnis mereka. Program ini merupakan salah satu program unggulan Kemeparekraf dalam mendorong percepatan industri ekonomi kreatif,” ujar Trisnia Anchali, Chief Commercial Officer (CCO) LINE Indonesia dalam keterangan tertulis kepada pers (06/09), di Jakarta.
Ditambahkan, ekosistem LINE Stickers memungkinkan kreator untuk dapat memperkenalkan karyanya ke masyarakat luas baik di Indonesia maupun luar negeri. Sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan penghasilan dan mengembangkannya dalam bisnis yang luas. “Seperti yang kita ketahui, keberadaan profesi kreator kini menjadi sebuah profesi yang menjanjikan. LINE Creators Market memungkinkan sebuah karya dapat dijual ke pasar Indonesia dan luar negeri. Tahilalats dan Milk & Mocha adalah contoh dari dua kreator yang sukses memasarkan stiker karya mereka di beberapa negara seperti Thailand dan Taiwan dan diadaptasi sesuai dengan bahasa lokal negara tersebut,” tambahnya.
Pada Katapel MAYA 2021 ini, Anchali juga berbagi tips dan trik bagaimana sebuah karya kreator bisa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk dikenal masyarakat. Selain itu, pemanfaatan LINE Creators Market sebagai wadah kreatif para kreator bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Sejak tahun 2018 lalu, LINE Stickers bekerjasama dengan KATAPEL dan Kemenparekraf untuk melakukan pelatihan mengenai IP guna memberikan edukasi kepada para kreator.
Beberapa kreator yang memiliki prestasi kemudian akan mendapatkan pelatihan lanjutan. Pencarian kreator berbakat secara mandiri pun dilakukan untuk mencari karya-karya terbaru. Beberapa kompetisi LINE Stickers juga pernah diadakan bekerjasama dengan LINE CREATIVATE. Hasil karya para kreator ini pun mendapatkan eksposur di dalam aplikasi LINE sendiri.
LINE Creators Market telah memiliki 200 ribu kreator yang terdaftar dengan total jumlah lebih dari 2 juta stiker, 80 ribu di antara nya adalah hasil karya anak bangsa. Kesempatan untuk mendapatkan perhatian, pendapatan, dan kerjasama dengan berbagai merek pun dapat dilakukan, beberapa kreator handal di Indonesia telah bekerjasama dengan berbagai brand terkenal seperti Alfamart, Dominos Pizza, Microsoft, H&M, dan lain sebagainya.
Di LINE Creators Market, banyak hasil karya Indonesia yang juga diminati di kancah Internasional, beberapa bahkan masuk dalam top rank. Kegiatan monetisasi tersebut sangat mungkin dilakukan melalui LINE Creators Market karena para kreator tersebut dapat memilih sendiri negara mana yang dituju untuk memasarkan karya mereka.
“Melihat perkembangan pasar digital yang semakin cepat, melakukan kegiatan seni dengan menggunakan platform ini menjadi sebuah pekerjaan yang menjanjikan, dan LINE memiliki komitmen untuk terus dapat membantu proses tersebut,” pungkasnya. (AC)














