ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

McAfee Umumkan Solusi Keamanan Siber Berbasis Zero Trust

Fauzi
22 September 2021 | 16:00
rubrik: Business Solution
McAfee Umumkan Solusi Keamanan Siber Berbasis Zero Trust
Share on FacebookShare on Twitter

McAfee Enterprise resmi mengumumkan ketersediaan solusi keamanan siber berbasis Zero Trust yang merupakan bagian dari teknologi McAfee MVISION Private Access.

Sebagaimana diketahui akibat pandemi yang berkepanjangan, berbagai perusahaan memaksa diri untuk bertransformasi digital dan menerapkan sistem kerja yang lebih fleksibel. Data IDC memperlihatkan bahwa sejak awal pandemi, penggunaan cloud meningkat sebesar 40%. Alhasil, banyak celah keamanan yang timbul dari penggunaan layanan cloud dan teknologi kolaborasi seperti Microsoft 365, Webex, Zoom, Teams ataupun Slack.

Lembaga riset Gartner melalui studinya memperkirakan bahwa akibat dari peningkatan penggunaan layanan cloud tersebut, dan juga peningkatan jumlah titik sentuh platform digital yang digunakan, di tahun 2022 mendatang, 31% dari pekerja profesional di seluruh dunia akan bekerja remote, dan di tahun 2024, setidaknya 40% akses ke jaringan perusahaan akan didominasi oleh Zero Trust Network Access (ZTNA), meningkat pesat dari 5% saja di akhir tahun 2020 yang lalu. Hadirnya ZTNA ini akan menggeser teknologi VPN yang ada selama ini.

VPN Saja Tidak Cukup Aman
Menurut survey GlobalWebIndex dalam laporan “Global VPN Usage Report 2020”, di tahun lalu Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna Virtual Private Networks (VPN) terbanyak di dunia untuk kalangan pengguna pribadi maupun perusahaan. Walau demikian, nyatanya tingkat keamanan siber di Indonesia masih sangat memprihatinkan dibandingkan negara-negara lainnya, dilihat dari indeks National Cyber Security Index (NCSI), yang memperlihatkan tingkat keamanan suatu negara secara keseluruhan, Indonesia berada di peringkat ke 77 dari 160 negara. Selain itu, bahkan lembaga dan layanan pemerintahan yang notabene memiliki tingkat keamanan berstandar tinggi pun tidak luput dari serangan siber seperti terlihat pada kasus kebocoran data eHAC baru-baru ini yang melibatkan lebih dari 1,3 juta data pengguna di Indonesia.

BACA JUGA:  Lintasarta Luncurkan Cloudeka, Solusi Cloud untuk Korporasi

Kekhawatiran global ini juga menjadi dorongan beberapa negara lain, contohnya Singapura, menjadi negara pertama yang menerapkan kebijakan tingkat pemerintah untuk mengubah sistem keamanan siber nasionalnya menggunakan Zero Trust pada bulan Februari 2021 lalu.

Hal ini membuktikan bahwa walau populer sebagai salah satu cara mengamankan perangkat teknologi dari serangan siber dan peretasan, VPN bukanlah jawaban mutlak untuk menghadang penjahat siber dalam melakukan tindak kejahatannya. Seiring dengan meningkatnya kepopuleran work-from-home atau work-from-anywhere yang dilakukan oleh berbagai perusahaan di Indonesia, VPN rentan mengalami kelebihan beban dan trafik yang akhirnya membuat pertahanannya lemah dan kinerjanya menurun. Zero Trust Network Access merupakan salah satu teknologi yang digadang-gadang akan melengkapi dan memperkokoh teknologi VPN, terutama bagi organisasi dan perusahaan yang tidak lagi bisa menggantungkan keamanannya pada VPN akibat ancaman siber yang terus berevolusi.

Konsep dan Penerapan Zero Trust
Zero Trust bukanlah konsep baru, dan sudah lama menjadi topik bahasan industri. Konsep dasar Zero Trust adalah menjadikan data sebagai awal dari semua keputusan terkait trust atau kepercayaan, dan bukan lagi berdasarkan pembatasan tingkat akses penggunanya.

McAfee mengumumkan ketersediaan solusi keamanan siber berbasis Zero Trust yang merupakan bagian dari teknologi McAfee MVISION Private Access. Zero Trust Network Access (ZTNA) ini diposisikan untuk menjawab kebutuhan perusahaan untuk mengamankan sistem IT di masa kini, didorong oleh tren kerja secara remote/jarak jauh, dan WFH (Work From Home), dan munculnya berbagai ancaman keamanan baru yang muncul akibat perubahan pola kerja tersebut.

“Zero Trust mengubah pola pikir kita untuk tidak lagi membatasi akses berdasarkan penggunanya, atau menggunakan password yang lebih sulit untuk ditebak (dan diingat). Perusahaan harus meninjau ulang semua hal dari segi data: aset-aset digital yang penting, data aplikasi, juga data dari berbagai layanan, dan semua itu harus disegmentasi secara lebih khusus untuk menentukan siapa saja yang membutuhkan akses ke data tersebut, dan bagaimana cara melindungi masing-masing jalur akses data tersebut,” jelas Jonathan Tan, Managing Director, Asia, McAfee.

BACA JUGA:  Laporan McAfee Mengungkap 3 Tren Ancaman Baru di Perangkat Mobile

“Walau demikian, penerapan keamanan Zero Trust juga harus fleksibel, karena terkadang postur keamanan siber perusahaan harus bisa memberikan akses ke perangkat yang mungkin belum mendapat ijin, namun penting untuk kelangsungan proses. Hal-hal semacam ini dapat diatasi dengan teknologi Zero Trust yang lengkap yang melindungi IT perusahaan dari hulu ke hilir.”

Tags: McAfee
Previous Post

Telah Hadir, Lenovo Legion 5i Pro Stingray White Limited Edition

Next Post

Ini Saran Kredivo Menyikapi Maraknya Pinjol Ilegal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Ikut Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Transformasi Digital Berbasis Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suguhkan Visual Imersif, Ini Jajaran Monitor Gaming Predator dan Nitro Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto