Penulis: Abi Abdul Jabar Siddiq
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang memproyeksikan Kota Malang mampu mengimplementasikan smart city secara menyeluruh di tahun 2022. Penerapan smart sistem yang terintegrasi dan pemberdayaan sumber daya pintarpun kini terus digeber.
Kepala Bidang APTIKA Diskominfo Malang Moh Sidik mengatakan konsep Smart City kota Malang diproyeksikan agar mampu menghubungkan, memonitor dan mengendalikan berbagai sumber daya yang ada di dalam kota dengan lebih efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada warganya serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Hal ini tentu sesuai dengan visi kami untuk Smart City Kota Malang, yaitu untuk mewujudkan kota Malang sebagai kota cerdas yang inovatif melalui pengimplementasian smart city secara menyeluruh pada 6 dimensi smart city yakni Smart Governance, Smart Economy, Smart Living, Smart Environment, Smart Society dan Smart Branding,” kata Moh Sidik dalam wawancara penjurian Top Digital Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah IT Works dan berlangsung secara virtual belum lama ini.
Adapun implementasi yang telah dijalankan pada 6 dimensi Smart City tersebut antara lain; Pada aspek Smart Economy, pemerintah menyediakan informasi online terkait data UMKM dan platform jual beli online lokal melewati e-commerce bernama rombongmalang.com yang bisa diunduh di playstore.
Pada aspek Smart Society, Kota Malang menyediakan e-library yang terintegrasi dengan website perpustakaan nasional, menerapkan sistem e-learning, dan pengawasan terhadap kriminalitas melalui CCTV untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Dalam aspek Smart Living, penerapan yang paling menonjol yaitu pada cyber park yang dilengkapi dengan hotspot. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, dinas perhubungan Kota Malang juga merintis aplikasi pemantauan arus lalu lintas secara real time, seperti ATCS (Area Traffic Control System) dan RTTIC (Road Traffic and Transport Information Center).
Pada aspek Smart Governance, sudah terdapat sistem pelayanan publik online seperti Ngalam command center, UP3, sistem pajak online, dll. Lalu pada aspek Smart Environment, terlihat pada penggunaan traffic solar cell, penataan kampung kumuh dan banjir menjadi kampung tematik (contohnya Kampung warna-warni), penggunaan smart PJU (penerangan jalan umum) berbasis android, partisipasi masyarakat dalam bank sampah & 3R, dll.
Dan yang terakhir pada aspek Smart Branding, sebagai kota yang memilki daya tarik wisata baik alam maupun budaya, kini di Kota Malang sudah didukung dengan aplikasi “Malang Menyapa” yang menyediakan informasi terkait event-event wisata atau kebudayaan yang berlangsung di Malang Raya.
Moh Sidik mengatakan dengan implementasi Smart City secara menyeluruh pada 6 dimensi Smart City tersebut diharapkan mampu mewujudkan kota Malang sebagai kota industry 4.0 dan menuju society 5.0.
“Untuk menciptakan ekosistem kota Malang sebagai kota industry 4.0 dan society 5.0 kami Diskominfo Kota Malang bersama Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik sejauh ini telah melakukan berbagai upaya mulai dari membuat aplikasi, membangun infrastruktur IT yang memadai, membangun sistem keamanan IT, membangun Big Data Kota Malang untuk Satu Data Kota Malang hingga membangun Cloud Aplikasinya untuk Perencaaan integrasi cloud dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika dalam program pusat data nasional” ujar Moh Sidik.
“Saat ini untuk aplikasi kami sudah membuat 33 aplikasi baru internal dan eksternal untuk pelayanan masyarakat, untuk infrastruktur kami sudah membangun 5 co-working space, membangun Malang Command Center dan menyediakan internet di seluruh perangkat daerah dan RW di kota Malang. Untuk sistem kemanan kami telah menyediakan CCTV di 120 lokasi dan telah teritegrasi secara real time dan dapat diakses oleh publik, kami juga telah menyediakan infrastruktur sistem keamanan data dengan penambahan layanan shopos,” sambung Moh Sidik.
Solusi IT Unggulan
Moh Sidik menuturkan dalam tujuan pemerintah Kota Malang untuk menerapkan Smart City secara menyeluruh, saat ini Diskominfo Kota Malang telah memiliki berbagai solusi IT unggulan baik itu bersifat internal di pemerintahan yang memudahkan koordinasi antara perangkat daerah maupun Solusi IT yang bersifat eksternal dalam hal pelayanan publik.
Solusi IT unggulan yang pertama adalah SURADI (Surat Digital). SURADI merupakan Aplikasi manajemen persuratan yang telah terintegrasi dengan data kepegawaian dan kependudukan dengan beberapa menu didalamnya seperti manajemen surat masuk dan keluar, agenda, buku tamu, disposisi, sms, sipreti, surat kelurahan atau kecamatan yang telah dilengkapi dengan TTE.
“SURADI telah diimplementasikan pada tahun 2016 dengan fitur unggulan yang memudahkan pembuatan surat kelurahan. Kehadiran SURADI ini mampu Mempermudah pengiriman surat antar perangkat daerah serta Mempermudah dan mempercepat layanan persuratan dan layananpublikdi kelurahan,” papar Moh Sidik
Kedua, Dashboard Walikota yang bisa diakses di laman https://dashboard.malangkota.go.id/ . Dashboard Walikota ini merupakan sistem informasi internal untuk walikota yang menyajikan data dari seluruh perangkat daerah untuk membantu walikota dalam pengambilan keputusan.
“Dashboard Walikota mulai kami rilis dan diimplementasikan di tahun ini di 2021. Fitur unggulannya yaitu mampu menyajikan data perangkat daerah dalam bentuk diagram yang mudah dipahami secara real time. Adapun secara keseluruhan kehadiran Dashboard Walikota ini punya manfaat untuk mempermudah pengiriman dan integrasi data antar perangkat daerah serta mempermudah dan mempercepat menilai capaian kinerja Perangkat Daerah oleh Walikota,” jelasnya.
Ketiga, Sistem Informasi Presensi Terkini (SIPRETI) yang berbasis Android untuk memfasilitasi pegawai saat melakukan absensi setiap harinya yang telah menggunakan teknologi face recognition. SIPRETI telah diimplementasikan sejak tahun 2019 dan memiliki fungsi utama untuk Mempermudah absensi khususnya saat masa pandemi, Mempermudah pemantauan kedisiplinan pegawai dan Mencegah penyebaran virus covid-19.
Keempat, website NGALAM 112, yakni sebuah portal website yang memperkenalkan Layanan Panggilan Darurat kepada masyarakat, dengan menampilkan berita penanganan kejadian dan status penanganan kejadian darurat yang dilaporkan oleh masyarakat. Website ini bisa diakses melalui https://112.malangkota.go.id/ .
“Website NGALAM 112 telah kami implementasikan di tahun ini di 2021.Website ini terintegrasi dengan Aplikasi AFAZA yaitu Aplikasi internal yang digunakan oleh Operator Ngalam 112 untuk menerima panggilan dari masyarakat. Portal website ini punya banyak manfaat seperti Membantu masyarakat mengetahui infomasi layanan kedaruratan 112, membantu masyarakat melihat status penanganan kejadian secara real time hingga membantu masyarakat mengetahui grafik kejadian yang telah ditangani oleh layanan kedaruratan 112,” terang Moh Sidik.
Kelima ada Sambat Online yaitu Layanan pengaduan online warga kota Malang yang telah terintegrasidengan SP4N LAPOR. Sambat Online diimplementasikan sejak tahun 2016 dengan tujuan untuk memudahkan warga kota malang untuk melakukan pengaduan serta memudahkan perangkat daerah untuk meningkatkan pelayanan. Sambat Online bisa diakeses di https://sambat.malangkota.go.id/.
Keenam, EJKN Cekat yaitu Aplikasi layanan kepesertaan JKN bagi warga Kota Malang yang dilakukan secara Cepat, Efektif, Akurat, dan Terpadu yang terdiri dari Pengajuan dan Penonaktifan kepesertaan JKN yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Malang yang mulai diimplementasikan di tahun 2021. Layanan ini bisa diakses di https://ejkncekat.malangkota.go.id/.
“Layanan EJKN Cekat dihadirkan untuk memudahkan masyarakat untuk mengurus bantuan jkn dan pendaftaran BPJS. Layanan ini juga diharapkan bisa Membantu pemerintah untuk dapat memiliki arsip digital mengenai pendaftaran JKN untuk Dinas Kesehatan, Data DTKS untuk Dinas Sosial dan data PHK untuk Disnaker,” ujar Moh Sidik.
Ketujuh ada SIAPEL atau Sistem informasi pelayanan elektronik untuk memudahkan masyarakat membuat akta pencatatan sipil, KTP elektronik, pelayanan surat pindah, penyelesaian permasalahan data kependudukan dan pembuatan kartu identitas anak.
“SIAPEL mulai kami terapkan di tahun 2021 ini Single sign on untuk memudahkan masyarakat melakukan pengurusan dokumen kependudukan dan lebih jauh untuk membantu menyukseskan program social distancing,” kata Moh Sidik. SIAPEL bisa diakses di laman https://siapel.malangkota.go.id/.
Solusi IT unggulan yang Kedelapan yakni Vaksinasi Online yaitu Aplikasi yang dapat membantu masyarakat untuk pendaftaran vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat. Vaksinasi Online kota malang bisa diakses di https://vaksinasi.malangkota.go.id/.














