Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Virtual Innovation Day pada Oktober 2021 lalu, menyatakan saat ini di Indonesia sudah ada 2 decacorn, 7 unicorn, dan lebih dari 2.000 startup. Pertumbuhan pesat ini tentunya berpengaruh ke berbagai aspek, termasuk juga dalam hal human resource/karyawan yang bekerja maupun terserap ke perusahaan.
Tahun 2021, RevoU kembali melakukan studi terkait karyawan perusahaan teknologi di Indonesia. Laporannya bertajuk “2021 Tech Companies Employee Recap”, dengan hasil, ada 44 perusahaan yang masuk ke daftar.
“Beberapa data dan temuan menarik, antara lain: perusahaan dengan pertumbuhan karyawan paling tinggi dan perusahaan dengan rating karyawan paling tinggi di Q4,” tulis Tim Content Marketing RevoU dalam siaran pers, 20/01/2022.
Berikut adalah beberapa temuan menarik dari perusahaan yang berada di peringkat teratas:
Bibit menempati posisi pertama
Bibit adalah perusahaan fintech yang menyediakan aplikasi reksadana yang membantu investor pemula berinvestasi. Setahun belakangan ini, Bibit mengalami pertumbuhan karyawan sebesar 233.88%, dari 121 karyawan menjadi 404 karyawan.
Fintech menjadi industri yang mengalami pertumbuhan karyawan yang terpesat di 2021
Selain dari Bibit, ada 3 perusahaan fintech lain yang berhasil berada di 10 besar yakni Ajaib (urutan 2), Flip (urutan 4) dan Xendit (urutan 6).
Ajaib, platform pasar modal yang target pengguna utamanya adalah milenial. Di akhir tahun ini, tercatat Ajaib sudah memiliki 1 juta pengguna sejak diluncurkan tahun 2019.
Xendit, startup payment gateway, saat ini memiliki 3 juta merchant aktif yang terdiri dari 10% perusahaan dan 90% UMKM.
Ula, startup yang didanai Jeff Bezos, berada di 3 besar
Ula adalah B2B e-commerce yang berfokus untuk mendigitalisasi kios warung dan UMKM dengan menyediakan layanan inventaris, pengiriman, dan pembiayaan. Meski perusahaan ini baru berdiri tahun 2020, karyawan Ula di tahun 2021 bertambah dari 161 menjadi 424 karyawan, dengan persentase pertumbuhan 163.35%.
Perkembangan startup edutech di 2021
Secara pertumbuhan persentase karyawan, Zenius berada di urutan kelima dengan kenaikan 136.03% (521 orang). Sedangkan secara pertambahan jumlah karyawan, Ruangguru berada di urutan kedua yaitu bertambah 1.661 karyawan baru selama 2021.
Shipper dan EFishery, dua perusahaan dari industri yang unik
Di tengah perusahaan fintech, edutech, maupun e-commerce yang merajalela, ada 2 perusahaan yang masuk ke 10 besar dan berasal dari industri yang unik: aggregator logistik dan aquaculture intelligence.
Shipper adalah perusahaan agregator logistik yang mulai beroperasi di tahun 2017. Pertumbuhan karyawan mereka cukup pesat dari 427 menjadi 874 karyawan (104.68%).
Sedangkan perusahaan Aquaculture Intelligence pertama di Indonesia, eFishery, mengalami pertumbuhan karyawan sebesar 103.61% (bertambah 258 karyawan) di tahun 2021.
Pertumbuhan karyawan besar-besaran di Shopee tahun 2021
Di tingkat regional, Shopee menjadi perusahaan tech yang beroperasi di Indonesia dengan pertambahan karyawan paling banyak yakni 14.205 orang, dan pertumbuhan karyawan di tahun 2021 ini sebesar 64%.
GoTo
Dua raksasa teknologi Indonesia: Gojek dan Tokopedia menjadi group GoTo. Layanan perusahaan teknologi ini mencakup transportasi on-demand, ecommerce, pengiriman makanan, logistik, dan layanan keuangan (finansial).
Meskipun secara persentase pertumbuhan kedua perusahaan ini tidak masuk ke 10 besar, namun secara pertambahan karyawan baru keduanya menempati 3 besar yakni Tokopedia di urutan pertama (1.761 orang) dan Gojek di urutan ketiga (1.316 orang).
Metodologi “2021 Tech Companies Employee Recap”, :
Employee Growth: Data dikumpulkan dari LinkedIn Premium Insights masing-masing perusahaan pada bulan Desember 2020 dan Desember 2021 dengan minimal pertumbuhan karyawan 30% atau pertambahan karyawan 100 orang.
Data dikumpulkan : Desember 2021
Data mentah:
Baca: Ini Temuan dari Riset Happiness Index Perusahaan di Indonesia
Baca: Inilah Daftar Perusahaan di Indonesia yang Karyawannya Paling Bahagia
Baca: Siapkan Ratusan Talenta Digital Indonesia Timur Masuki Revolusi Industri 4.0















