Saat ini, Open Radio Acces Network jadi salah satu teknologi yang banyak dilirik karena dapat menghubungkan perangkat, misalnya ponsel atau komputer, ke jaringan
Kelebihan Open RAN, perangkat lunak bisa berasal dari pembuat yang berbeda dengan perangkat keras. Sementara pada RAN tradisional, perangkat keras dan perangkat lunak merupakan satu kesatuan, berasal dari satu perusahaan yang sama
Maka menggunakan teknologi Open RAN, operator seluler bisa menggabungkan perangkat radio dan perangkat lunak dari merk yang berbeda. Sehingga menggunakan teknologi ini, operator seluler dapat memberikan kualitas layanan yang sama kepada pelanggannya.
Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo, Ismail, dalam sebuah webinar, Rabu, 02/02/2022 mengungkapkan, “Konsep Open RAN memberikan efisiensi biaya, baik untuk belanja modal maupun biaya operasional.”
Ia pun mengutip riset Deloitte pada 2021, implementasi Open RAN menjanjikan penghematan belanja modal antara 40 persen sampai 50 persen, sementara biaya operasional bisa hemat sekitar 31 persen sampai 35 persen.
Baca: XL Axiata Uji Coba Teknologi Open RAN, Ambon Sebagai Lokasi Uji Coba
Keuntungan penggunaan Open RAN berupa efisiensi ini akan memberikan peluang bagi operator seluler untuk menggelar jaringan seluler lebih luas lagi. Ketika jaringan telekomunikasi semakin meluas, tentu akan berpengaruh terhadap transformasi digital.
Keuntungan berikutnya, teknologi ini menawarkan keluwesan dan bisa ditingkatkan, baik dari segi desain maupun produksi.
Bahkan menurut Ismail, Open RAN juga memicu industri lokal untuk meningkatkan dan mendorong partisipasi menggelar jaringan di Indonesia.
Terlebih pemerintah, melalui Kementerian Kominfo, sedang memperluas pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di daerah terdepan, terluar dan tertinggal. Pembangunan infrastruktur berupa menara base transceiver station (BTS) ditargetkan selesai pada 2022.
“Tahun ini, BLU BAKTI Kominfo berencana membangun menara BTS di 3.704 titik” tutup Ismail.
Baca: Telkomsel Implementasikan Open RAN, Tumbuhkan Ekosistem Pengembang Lokal














