ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ada Inovasi True-Chroma Shot di Balik Kamera Mumpuni HUAWEI P50 Pro

Fauzi
15 February 2022 | 12:00
rubrik: Product
HUAWEI P50 Pro Resmi Melenggang di Pasar Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Menawarkan pengalaman fotografi paling nyata, kamera utama HUAWEI P50 Pro mengadopsi sensor ambient light multi-spektrum untuk hasilkan gambar yang dapat mendekati warna aslinya, keunggulan ini sekaligus menjawab tantangan utama pada fotografi seluler.

Melalui HUAWEI P50 Pro yang baru, Huawei mengedepankan fitur True-Chroma Shot yang memungkinkan pengguna untuk menangkap beragam warna akurat secara mudah hanya dengan satu sentuhan. Smartphone flagship terbaru dari Huawei ini, sudah bisa didapatkan secara preorder di toko offline dan online dengan penawaran menarik bagi pelanggan di Indonesia.

Patrick Ru, Country Head of Huawei CBG mengatakan, “Sebagai legenda yang terlahir Kembali, HUAWEI P50 Pro membawa citra seluler ke tingkat baru berkat inovasi True-Chroma Image Engine yang revolusioner. Dilengkapi dengan sensor ambien light multi-spektrum, memungkinkan teknologi ini mendukung penuh kamera utama HUAWEI P50 Pro dalam menghasilkan gambar yang mendekati warna aslinya.”

Dalam fotografi seluler, ada tiga tantangan terbesar bagi pengguna yang kerap dijumpai untuk menghasilkan citra visual warna yang nyata. Pertama, tantangan meniru reaksi otak dan memori manusia terhadap warna; secara ilmiah, warna adalah respons psikologis dan fisiologis terhadap gelombang cahaya yang ditangkap mata dan otak manusia, di mana turut dipengaruhi oleh persepsi masing-masing orang.

Kedua, tantangan memperkirakan sumber cahaya di sekitar; lensa kamera membutuhkan estimasi dalam menangkap cahaya sekitar agar visual yang dihasilkan terasa hidup dan nyata, tidak seperti mata manusia yang dapat hanya dengan mempertimbangkan warna.

Terakhir, tantangan dalam mengukur respons psikologis mata manusia; saat mengukur respons psikologis mata manusia dalam mengamati warna, seseorang harus mempertimbangkan adaptasi kromatik, kemampuan untuk sepenuhnya atau sebagian beradaptasi dengan perubahan iluminasi untuk menstabilkan tampilan warna dari suatu obyek. Ketika rasio adaptasi warna oleh kamera smartphone tidak sesuai dengan mata manusia, maka dialihkan melihat suhu warna berbeda antara dingin dan hangat, sehingga mempengaruhi dan mendistorsi saturasi warna.

BACA JUGA:  BliBli Hadirkan Official Online Store Vintage Electric Bikes

Sementara itu, muncul istilah Luther condition untuk mengatasi ketiga tantangan di atas. Kondisi ini dapat mengubah kurva respons perangkat dan kurva respons mata secara linier, sehingga menghasilkan estimasi cahaya sekitar yang akurat, dan mendukung kemampuan adaptasi warna yang lebih baik. Ini menjelaskan mengapa warna yang sama pada kamera mungkin terlihat berbeda di mata manusia.

3 Langkah Jitu Kamera HUAWEI P50 Pro dalam Menangkap Akurasi Warna
Melalui inovasi True-Chroma Image Engine yang revolusioner, memungkinkan kamera utama HUAWEI P50 Pro menangkap gambar mendekati warna aslinya. Namun jika ditilik lebih dalam, terhadap tiga langkah jitu teknologi tersebut dalam menjadikan bidikan foto dan rekaman video terasa begitu nyata warnanya. Ketiga hal tersebut adalah:

Sensor Multi-Spektrum yang Meniru Mata Manusia
Matriks super pada kamera utama HUAWEI P50 Pro terdiri dari dua lensa –yakni lensa RGB dan lensa monokrom– serta sensor multi-spektrum. Lensa RGB mirip dengan sel kerucut mata manusia, yang bertanggung jawab atas persepsi kecerahan. Sementara lensa monokrom sama dengan sel batang mata manusia, yang merasakan kecerahan dalam skenario cahaya rendah. Menggabungkan keduanya, Huawei menciptakan sensor multispektrum 10 saluran untuk mendapat informasi warna sekitar yang lebih akurat.

Kini, melalui HUAWEI P50 Pro, Huawei memperkenalkan teknologi sensor multi-spektrum 10 saluran generasi berikutnya dengan puncak spektrum dan bandwidth yang dioptimalkan. Inovasi ini dapat membaca hampir seluruh spektrum cahaya, sehingga secara signifikan meningkatkan kinerjanya di bawah cahaya redup sambil mempertahankan konsistensi warna.

Meniru Respons Psikologis Manusia untuk Memproses Warna Terbaik
Kamera utama HUAWEI P50 Pro menawarkan pendekatan baru untuk menggantikan modul AWB dan CC tradisional untuk menghasilkan warna yang nyata, yakni dengan memanfaatkan algoritma AI Color Constancy yang kuat. Setelah melalui lebih dari 40.000 pengujian gambar, algoritma ini telah mampu memahami dengan baik revitalisasi atmosfer dan warna cahaya sekitar berdasarkan adaptasi kromatik.

BACA JUGA:  ADVAN G5 Plus Melenggang, Harga Rp1 Jutaan

Pemenuhan Warna yang Komprehensif untuk Citra yang Lebih Presisi
Untuk mengikat warna yang nyata, Huawei mempertajam modul peningkatan warna sehingga mampu hadirkan presisi ekstrem dalam mengoreksi perbedaan optik dan memulihkan detail dalam gambar. HUAWEI P50 Pro baru melakukan penyesuaian halus untuk lebih dari 2.000 warna, alih-alih mengoptimalkan blok warna prioritas hanya dalam gamut (keseluruhan) warna standar merah, hijau dan biru (sRGB). Kini, dengan mengedepankan gamut warna P3 secara penuh, HUAWEI P50 Pro dapat mengidentifikasi warna secara akurat, bahkan hingga mendeteksi perbedaan kecil antara berbagai warna yang senada.

“HUAWEI P50 Pro adalah bukti dari upaya kami yang tidak pernah berhenti untuk merevolusi fotografi ponsel cerdas. Dengan seri terbaru ini yang sekarang tersedia untuk pasar Indonesia, kami berharap kami dapat memenuhi kebutuhan konsumen,” tutup Patrick.

Resmi dirilis Jumat (11/02) lalu, selama periode pre-order pada 11-25 Februari 2022, HUAWEI P50 Pro dapat dipesan dengan harga Rp14.999.000. Selama periode pre-order, pelanggan berkesempatan mendapat HUAWEI Watch GT 2 Pro senilai Rp3.999.000 dan cashback hingga Rp1.000.000. Adapun untuk kanal pembeliannya dapat dilakukan secara online melalui beberapa rekanan e-commerce, seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, Eraspace.com, dan DataScrip Mall. Untuk pembelian secara offline dapat dilakukan di HUAWEI High-End Experience Shop, Erafone, Urban Republic, dan berbagai mitra resmi lainnya.

Tags: Huawei
Previous Post

Ingin Mencoba Laptop Gaming yang Luar Biasa? Ada di Lenovo Legion Store

Next Post

Program Studi Independen Bersertifikat Kembali Digelar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: AstraPay Perkuat Inovasi Pembayaran Digital Berbasis AI, Hadirkan Fitur Split Bill Otomatis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto