Jakarta, ItWorks- Setelah melalui proses audit,The British Standard Institution (BSI) Indonesia akhirnya menyerahkan sertifikasi ISO 22301: 2012 – Business Continuity Management System (BCMS) kepada PT Jasa Raharja (Persero). Acara penyerahan sertifikat ini dilakukan di Kantor Pusat Jasa Raharja-Jakarta yang diterima Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Amos Sampetoding didampingi oleh Kepala Divisi Manajemen Risiko Suhardiman. Sertifikasi ISO 22301: 2012 – BCMS yang diserahkan 11/02 lalu ini, merupakan pertama kalinya diraih Jasa Raharja dengan masa berlaku sampai 3 tahun ke depan.
“Perolehan sertifikasi ini merupakan buah kerja keras seluruh jajaran Jasa Raharja dan semoga menambah semangat kami untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan guna memperkuat Perusahaan dalam menghadapi dan bertahan dalam era disrupsi agar senantiasa dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia,” ujar dalam keterangan persnya di Jakarta , belum lama ini.
Disebutkan, sebagai entitas bisnis, di dalam upaya menumbuhkembangkan perusahaan, manajemen dituntut dapat mengelola perusahaan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan standar dan regulasi. Salah satunya melalui menerapkan strategi dan kebijakan agar selalu dapat beradaptasi dan mengantisipasi serta menjawab tantangan perubahan yang terjadi di era disurpsi ini. Dengan demikian perusahaan dapat terus eksis berkelanjutan.
“Tentunya langkah yang perlu dilakukan harus memiliki standar yang telah teruji dengan baik dan diakui oleh berbagai kalangan, demi terjaganya citra perusahaan yang unggul. Oleh karena itu, Manajemen PT Jasa Raharja terus berusaha untuk mewujudkan harapan dimaksud melalui proses standarisasi penerapan Business Continuity Management System (BCMS) dengan menempuh Sertifikasi ISO 22301 : 2019 tentang implementasi Business Continuity Management System (BCMS) pada tahun 2021 yang diterbitkan oleh The British Standard Institution (BSI) Indonesia ini,” tambahnya.
Berdasarkan hasil audit yang dilakukan, diperoleh komentar positif (positive commentary) atas penerapan BCMS di Jasa Raharja, dimana adanya komitmen, dukungan, kerja sama, dan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak, mulai dari manajemen puncak hingga seluruh pegawai di unit kerja Perusahaan dalam implementasi BCMS.
“Melalui penerapan BCMS sebagai bagian dari proses bisnis Jasa Raharja diharapkan dapat meningkatkan resiliensi dan kepastian pencapaian sasaran Perusahaan dalam menghadapi berbagai macam kondisi yang akan mengancam keberlangsungan proses bisnis perusahaan sehingga kepercayaan stakeholder dapat terjaga, dan tentunya eksistensi Perusahaan dapat terus tumbuh serta berkelanjutan”, pungkasnya. (AC)














