Kementerian Perdagangan menyatakan jumlah pengguna aplikasi pelayanan ekspor nonmigas satu pintu, InaExport.id, meningkat sejak peluncuran awal (soft launching) aplikasi tersebut pada 11 April 2022 lalu.
“Sejak dibukanya layanan aplikasi berbasis daring InaExport.id, para pelaku ekspor dapat menggunakan aplikasi ini untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 24/04/2022
Aplikasi tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh pelaku usaha ekspor di dalam negeri, buyer di luar negeri, perwakilan perdagangan RI di luar negeri, serta para pemangku kepentingan. Para pengguna baru itu tercatat berasal dari dalam maupun luar negeri.
Didi mengatakan penyediaan aplikasi InaExport.id sebagai salah satu langkah transformasi digital eksportir nasional melalui sistem elektronik telah mengarah ke hasil yang positif bagi pengembangan ekspor nasional.
Menurutnya, aplikasi InaExport.id menawarkan empat keunggulan bagi para penggunanya dalam fasilitasi aktivitas ekspor.
Pertama, InaExport.id menciptakan ekosistem dagang yang kondusif bagi pelaku usaha dan buyer di InaExport.id karena pengguna diverifikasi terlebih dahulu oleh Kemendag saat mendaftar sebagai anggota. InaExport.id berperan meminimalisasi kekhawatiran kejahatan digital dalam aktivitas ekspor di era digital.
Kedua, InaExport.id menyediakan fasilitas etalase virtual sehingga pelaku usaha ekspor dapat menampilkan produk unggulan mereka, lengkap dengan informasi dan spesifikasinya untuk membantu buyer memilih produk.
Ketiga, InaExport.id memiliki media komunikasi langsung daring berbasis fitur chat yang membantu mempercepat terjadinya kontak antara pelaku usaha ekspor dengan buyer potensial.
Keempat, InaExport.id menyediakan fitur inquiry dan rencana kegiatan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk aktif mencari peluang ekspor.
InaExport.id masih terus dikembangkan sehingga nantinya memiliki fitur konsultasi bisnis, katalog elektronik, pameran virtual, aplikasi berbasis mobile, hingga penambahan bahasa asing lain untuk mengakomodasi kebutuhan buyer dari berbagai belahan dunia.”
Baca: Kinerja Ekspor-Impor Menguat, Neraca Perdagangan Surplus US$4,74 Miliar
Baca: Ini Pentingnya Kolaborasi Perkuat INSW















